• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

PPKM Diperpanjang, Dikhawatirkan Terjadi Learning Loss pada Siswa

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 12 Agustus 2021 - 22:28
in Headline
indoposco

Ilustrasi - Siswa MIN 5 Kota Banda Aceh mengikuti proses belajar secara daring di rumahnya. Foto: Antara/Khalis

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Keputusan pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di wilayah Jawa-Bali, memunculkan kekhawatirannya soal Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Menurut Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriawan Salim, persoalan PJJ yang jadi masalah ialah gap digital yang masih tersentral di daerah tertentu. Jakarta atau Pulau Jawa misalnya.

BacaJuga:

Kejagung Buka Peluang Klraifikasi Kepala BGN Terkait Kasus Korupsi MBG

Komnas Haji Soroti Aturan Baru: Ada Apa di Balik OJK Ikut Awasi Dana Haji?

Saut Situmorang Soroti Carut-Marut Program Pemerintah: Dari Niat Jahat hingga Korupsi Sistemik yang Seret Presiden

“Sejauh ini kami perhatikan di Jawa-Bali persoalan PJJ ini kan lebih kepada disparitas kesenjangan digital,” kata Satriawan melalui gawai di Jakarta, Kamis (12/8/2021).

Maka tidak semua murid memperolah pelayanan pendidikan. Karena terbatasnya akses digital, artinya mereka tidak punya laptop, gawai atau sinyal internetnya susah.

“Pemerintah harus melakukan pembenahan ketimpangan digital untuk mendukung PJJ,” ujar Satriawan.

Selama pelaksanaan pembelajaran melalui daring yang telah berjalan satu tahun lebih, P2G belum lama melakukan survei terhadap para orang tua di 168 kota/kabupaten 34 provinsi.

“43,9 persen orang tua ingin tatap muka, walaupun kondisinya waktu itu pertengah Juli PPKM darurat,” imbuhnya.

Ia mengungkap, bahwa diantara alasan orang tua setuju belajar di sekolah karena para siswa sudah bosan, kemudian mereka kecanduan gim online.

“2 hal ini yang terbesar saya lihat. Jadi PJJ tidak ideal. PJJ yang kita lakukan juga tidak efektif,” kritik Satriawan.

Sehingga menyebabkan terjadinya learning loss, yang merupakan menurunnya kompetensi belajar siswa. Lantaran berkurangnya intensitas interaksi dengan guru saat proses pembelajaran.

“PJJ yang tidak efektif ini melahirkan, learning loss. Anak belajar online tapi, sebenarnya tidak belajar,” ucap Guru PKN SMA Labschool Jakarta itu.

“Tentu akan berdampak jangka panjang tingkat kesehatan mental anak, karena kecanduan gim. Namun, di sisi lain ada prioritas terhadap kesehatan dan keselamatan,” tandasnya. (dan)

Tags: Belajar Onlinepandemi covid-19PPKMsiswa

Berita Terkait.

kejagung
Headline

Kejagung Buka Peluang Klraifikasi Kepala BGN Terkait Kasus Korupsi MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 17:37
Jemaah-Haji
Headline

Komnas Haji Soroti Aturan Baru: Ada Apa di Balik OJK Ikut Awasi Dana Haji?

Senin, 22 Juni 2026 - 09:50
Saut
Headline

Saut Situmorang Soroti Carut-Marut Program Pemerintah: Dari Niat Jahat hingga Korupsi Sistemik yang Seret Presiden

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:05
Purbaya
Headline

Purbaya Ungkap Mesin Ekonomi RI Kian Bertenaga, Pertumbuhan Lampaui Banyak Negara G20

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:32
Petugas
Headline

YLKI Desak Prabowo Turun Tangan, Ancam Tempuh Jalur Hukum Jika Pemadaman Listrik Berulang

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:20
Polres-Bekasi
Headline

Bekasi Ditch Bodies Case: Police Detain Four Suspects

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:29

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1131 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7148 shares
    Share 2859 Tweet 1787
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    842 shares
    Share 337 Tweet 211
fifa
Piala Dunia 2026

Jadwal Piala Dunia: Argentina, Prancis, Norwegia Main, Buru 32 Besar Lebih Cepat

Editor Dilianto
Senin, 22 Juni 2026 - 17:27

INDOPOSCO.ID – Persaingan di Piala Dunia 2026 kembali memanas dengan rangkaian pertandingan dari Grup H hingga Grup J yang digelar...

SelengkapnyaDetails
Salah

Hasil Piala Dunia: Comeback, Mesir Bekuk Selandia Baru dan Rebut Puncak Klasemen

Senin, 22 Juni 2026 - 12:03
Trossard

Hasil Piala Dunia 2026: Ditahan Imbang Iran, Lini Serang Belgia Kurang Efektif

Senin, 22 Juni 2026 - 10:41
Yamal

Libas Arab Saudi 4-0, Yamal Sebut Spanyol Sudah Temukan Ritme Permainan

Senin, 22 Juni 2026 - 08:39
Helio-Varela

Hasil Piala Dunia: Pertahanan Buruk Bikin Uruguay Gagal Menang Atas Tanjung Verde

Senin, 22 Juni 2026 - 07:55
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.