• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pengamat: Hati-hati Utang Bisa Membuat Negara Bangkrut

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 11 Agustus 2021 - 20:45
in Ekonomi
Ilustrasi. Uang. Foto: Antara

Ilustrasi. Uang. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai pengumuman Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani yang menyebut pemerintah akan menarik utang jumbo senilai Rp515,1 triliun di semester II 2021 aneh.

Pasalnya, menurut dia, pengumuman tersebut dibeberkan pada saat laju ekonomi Indonesia yang naik hingga 7,07 persen (yoy) di kuartal II 2021.

BacaJuga:

Wisatawan Indonesia Jadi Target, Taiwan Genjot Promosi Jelang Libur Akhir Tahun

PSR Perlu Dipercepat, Produktivitas Sawit Rakyat Jadi Kunci Hilirisasi

Minyak Sawit Merah Berpotensi Tingkatkan Gizi dan Dukung Penanganan Stunting

“Katanya pertumbuhan ekonomi naik 7,07 persen, tapi kenapa mau berhutang. Ini aneh saja,” ujar Jerry Massie melalui gawai, Rabu (11/8/2021).

Dia mengatakan, Menkeu hanya mengandalkan utang luar negeri tanpa membuat terobosan. Jelas langkah tersebut berdampak buruk bagi keberlangsungan masa depan Indonesia.

“Utang ini akan membebani negara. Dan bisa membuat negara bangkrut,” katanya.

Lebih jauh Jerry mengungkapkan, alokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 lebih dari Rp1000 triliun. Sementara kasus Covid-19 di Indonesia buruk, bahkan pernah menempati nomor wahid kasus meninggal tertinggi di dunia.

“Jadi tujuannya untuk apa utang jumbo ini? Sebaiknya ditangguhkan, karena masyarakat tengah menderita karena pandemi,” tegaasnya.

“Ingat bahaya dari utang luar negeri. Negara bukan hanya bisa bangkrut, tapi juga bisa diambil alih oleh asing jika tidak mampu bayar utang. Kita bisa saksikan Zimbabwe dan Bangladesh yang diambilalih oleh China karena tidak bisa membayar utang,” imbuhnya.

Perlu diketahui, saat ini utang Indonesia lebih dari Rp6 ribu triliun. Dan diperkirakan terus bertambah hingga akhir masa pemerintahan Joko Widodo.

Setidaknya ada lima negara yang bangkrut karena gagal bayar utang. Di antaranya Yunani, Ekuador, Argentina, Venezuela, dan Zimbabwe. Tentu ini harus menjadi contoh Indonesia, agar lebih hati-hati dalam berutang. (nas)

Tags: Jerry Massienegara bangkrutP3Sutangutang indonesia

Berita Terkait.

Abe Chou
Ekonomi

Wisatawan Indonesia Jadi Target, Taiwan Genjot Promosi Jelang Libur Akhir Tahun

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:26
Perkebunan
Ekonomi

PSR Perlu Dipercepat, Produktivitas Sawit Rakyat Jadi Kunci Hilirisasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:06
Sawit
Ekonomi

Minyak Sawit Merah Berpotensi Tingkatkan Gizi dan Dukung Penanganan Stunting

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:14
MGS5 EV Paling Diminati, MG Catat 1.088 SPK Selama GIIAS 2026
Ekonomi

GAC Indonesia Catat 2.170 SPK di GIIAS 2026, AION V Jadi Pilihan Terbanyak

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:05
MGS5 EV Paling Diminati, MG Catat 1.088 SPK Selama GIIAS 2026
Ekonomi

MGS5 EV Paling Diminati, MG Catat 1.088 SPK Selama GIIAS 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:03
Asyiknya Staycation Bernuansa Wisata Kuliner di Swiss-Belinn Kemayoran 
Ekonomi

Asyiknya Staycation Bernuansa Wisata Kuliner di Swiss-Belinn Kemayoran 

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:45

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1168 shares
    Share 467 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3744 shares
    Share 1498 Tweet 936
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.