INDOPOSCO.ID – Koordinator Komunikasi Rainforest Action Network (RAN) Leoni Rahmawati mengatakan, pihaknya sejak 2018 lalu telah melayangkan surat pengaduan kepada komite penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 bahwa bahan baku pembangunan stadion di Tokyo berasal dari Indonesia.
Namun, menurut dia, pengaduan tersebut tidak mendapatkan respon positif dari Komite penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020.
“Kami sudah melayangkan surat pengaduan setelah menemukan bukti kode sumber suplai bahan baku untuk pembangunan stadion yang digunakan dalam perhelatan Olimpiade Tokyo 2020,” ujar Leoni Rahmawati melalui gawai, Minggu (8/8/2021).
Ia mengungkapkan, bahan baku kayu lapis untuk pembangunan stadion tersebut berasal dari hutan tropis di Kalimantan. Padahal di mata internasional penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 mengusung tema pemasaran hijau (green).
“Kode suplai bahan baku itu berasal dari 1 perusahaan di Kalimantan. Daerah tersebut juga menjadi habibat orang utan. Jadi kami ingin melaporkan ada kesalahan dalam pengadaan bahan baku yang jelas mengancam hutan tropis di Kalimantan,” imbuhnya.
Ia berharap ke depan penyelenggaraan perhelatan olahraga internasional harus lebih transparan. Dan menyediakan ruang pengaduan yang baik.
“Berkaca dari kasus ini, penyelenggara perhelatan olahraga internasional harusnya memberikan ruang pengaduan, tidak membiarkan begitu saja,” tegasnya.
“Apalagi seperti penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 ini selalu mengembar-gemborkan Olimpiade hijau,” imbuhnya. (nas)










