INDOPOSCO.ID – Aksi gemilang Jack Grealish bersama klub anyarnya Manchester City dinodai Leicester City di Community Shield, Sabtu (7/8/2021). The Citizen, julukan City takluk 0 -1 berkat gol Kelechi Iheanacho melalui titik putih di menit-menit akhir.
Penampilan Grealish bersama Manchester City banyak menjadi soro menyusul transfer fantastisnya yang memecahkan rekor di Inggris dengan nilai 100 juta pound.
Pemain yang diboyong dari Aston Villa ini masuk pada menit ke-65 menggantikan Sam Edozie dan tampak bersemangat dalam penampilan singkatnya.
Seakan ingin menunjukkan kualitasnya, pemain termahal Liga Inggris ini berhasil menghidupkan serangan City dan beberapa kali aksinya lebih mengancam dibandingkan rekan-rekan setimnya.
Namun aksi gemilang di pertandingan pertama Grealish berseragam City malah dicoreng dengan hasil mengecewakan setelah Iheanacho mencetak gol dari dari titik penalti setelah pemain Nigeria itu dijatuhkan oleh Nathan Ake.
Kekalahan dalam laga Community Shield ini memang tak banyak berarti bagi City, karena Piala ini merupakan piala pembuka musim saja. Tapi laga sesungguhnya menanti anak asuh Guardiola karena mereka akan kembali memulai kampanye mempertahankan gelar Liga Primer dengan menantang Tottenham Hotspur 15 Agustus mentang.
Duel itu menjadi menarik, pasalnya Pelatih City Pep Guardiola beberapa kali menyatakan minatnya membeli striker Tottenham Harry Kane. Bahkan untuk membujuk Tottenham agar melepas Kane, City terpaksa harus mau mengeluarkan uang hingga 150 juta pound.
Kembali ke ajang Community Shield, City memang tampak kurang menggigit tanpa Kevin De Bruyne dan Phil Foden setelah kedua playmaker tersebut mengalami cedera di Euro 2020. Sejumlah bintang City pun masih beristirahat setelah Euro dan Copa America. Di laga itu, Guardiola menurunkan tim pelapis dengan memasang pemain debutan Edozie dan Cole Palmer dari akademi mereka. Demikian dilaporkan Antara, Minggu (8/8/2021).
Sedangkan bagi Leicester, kemenangan Community Shield ini merupakan kali kedua mereka di stadion Wembley dalam tiga bulan terakhir. Sebelumnya mereka berhasil merebut gelar Piala FA musim lalu dengan mengalahkan Chelsea di final Piala FA.
Pelatih Leicester Brendan Rodgers kembali memasang Harvey Barnes setelah lama absen akibat cedera lutut yang serius. Barnes berhasil membayar kepercayaan mantan pelatih Liverpool dengan kinerjanya yang memaksa kiper City Zack Steffen harus mementahkan tendangan terukurnya.
The Foxes julukan Leicester tampak lebih padu. Selain Barnes mereka juga menciptakan peluang melalui penyerang gaeknya, Jamie Vardy. Kerja sama Vardy tinggal dan Barnes kerap membahayakan gawang City.
Meski itu merupakan pertandingan eksebisi, kegagalan City mencetak gol membuat Guardiola frustrasi sampai-sampai harus diganjar kartu kuning karena kata-kata kasar yang marah kepada ofisial keempat setelah Palmer dihukum akibat melakukan pelanggaran. (wib)











