• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ekspor Edamame-Porang Tinggi Peminat, Kabarantan Ajak Pengusaha-Petani Disiplin

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 7 Agustus 2021 - 20:40
in Nasional
Webinar yang digelar Forum Wartawan Pertanian (Forwatan), Barantan Kementan, dan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk bertemakan ‘Mendorong Ekspor Berbasis Kawasan’, Sabtu (7/8/2021)

Webinar yang digelar Forum Wartawan Pertanian (Forwatan), Barantan Kementan, dan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk bertemakan ‘Mendorong Ekspor Berbasis Kawasan’, Sabtu (7/8/2021)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Selama Pandemi Covid-19, ekspor produk pertanian menunjukkan ketangguhannya. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor sektor pertanian pada Juni 2021 mengalami kenaikan, yakni sebesar 33,04 persen (M-to-M) atau sebesar 15,19 persen secara (Y-on-Y). Kenaikan terjadi setelah komoditas tanaman obat, aromatik, rempah, kopi dan sarang burung walet memberi andil besar dalam ekspor selama Juni 2021. Sementara produk pertanian seperti edamame atau kacang kedelai Jepang dan porang juga tetap diminati negara tujuan ekspor.

Kepala Badan Karantina Pertanian (Kabarantan) Kementerian Pertanian (Kementan) RI Bambang mengatakan, sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo terkait peningkatan ekspor pertanian melalui Program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks), Badan Karantina Pertanian (Barantan) terus melakukan dorongan ekspor komoditas pertanian melalui berbagai aspek.

BacaJuga:

Masyarakat Tidak Panik, DPR Minta Kewaspadaan Influenza Diperkuat

Pendaftaran TKA 2026 Ditutup, Peserta Lengkap Naik Hampir 350 Ribu

Bandung Dipilih Jokowi untuk Umumkan Gabung PSI, Ada Pesan Politik di Baliknya

“Kami sangat terbuka dan mendukung ekspor produk andalan seperti edamame dan porang. Silakan menghubungi Barantan di daerah masing-masing untuk berdiskusi dan berkoordinasi apabila ada kendala,” kataya saat menjadi pembicara utama dalam Diskusi Webinar yang digelar Forum Wartawan Pertanian (Forwatan) bertemakan ‘Mendorong Ekspor Berbasis Kawasan’, Sabtu (7/8/2021).

Webinar ini terlaksana atas dukungan Barantan Kementan dan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. Sebanyak tiga pembicara ditampilkan dalam diskusi itu antara lain Presiden Direktur (Presdir) PT Gading Mas Indonesia Teguh (GMIT) Erwan Santoso, Ketua DPW Pegiat Petani Porang Nusantara Deny Welianto; dan Pejabat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati Badan Karantina Pertanian Abdul Rahman.

Bambang menerangkan, pihaknya berupaya meningkatkan ekspor melalui berbagai kegiatan Gratieks, peningkatan informasi, dan menjalin kerja sama dengan entitas terkait baik di pusat maupun daerah. ”Harapannya agar dapat menambah kemanfaatan atau kesejahteraan bagi petani dan pelaku agribisnis,” tandasnya.

Bambang juga berpesan dan mengajak mengajak para pelaku usaha dan petani dalam negeri untuk disiplin penuhi tuntutan pasar global. “Setiap bangsa di dunia ini berupaya mengamankan warganya dari potensi bahaya bagi kesehatan. Saya pikir tanggung jawab ini juga melekat di kita terkait erat dengan tugas Balai Karantina yang juga bertangung jawab mengamankan risiko-risiko dari bahaya bagi kesehatan,” ujarnya.

Karenanya, Bambang mendorong para petani dan pengusaha agar menyesuaikan pangsa pasar internasional agar produk pertanian dalam negeri bisa mendapatkan harga jauh lebih bagus.

Kepala UPT Karantina Pertanian Balikpapan Abdul Rahman yang mewakili Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati A.M Adnan meminta petani mulai menanam porang dengan standar Good Agricultural Practices (GAP) dan Good Handling Pracliices (GHP), seperti yang persyaratan China.

Selain itu, Abdul juga meminta petani porang agar tidak menggunakan pupuk kimia sebagaimana yang disyaratkan dalam draf protokol ekspor chip porang ke Tiongkok sebagai negara tujuan ekspor.

Ketua DPW Pegiat Petani Porang Nusantara Deny Welianto menjelaskan, sampai saat ini belum ada standarisasi harga porang secara nasional. “Itu yang menjadi problem bagi petani untuk pengembangan budidaya porang secara masif,” ujarnya.

Selain itu, serapan pasar, tidak ada keseluruhan pabrik yang ada di wilayah tertentu. Saat ini ada kurang lebih sekitar 18-19 pabrik yang terpisah-pisah dan itu akan membuat jarak mobilisasi petani menjadi lebih berat, atau menambah biaya post produksi ketika panen. Di sektor budidaya, untuk mulai budidaya porang itu tidak harus skala besar atau satu-dua hektare (ha). Memulai budi daya tanaman itu berkaitan dengan biaya dan target.

Sementara untuk komoditas edamame, Presdir GMIT Erwan Santoso mengatakan, edamame merupakan sejenis kacang-kacangan yang memiliki protein dan antioksidan tinggi. Sejak 2015, GMIT membeli edamame dari para petani mitra dan menjualnya ke pasar domestik. Jenis produk edamame untuk pasar domestik antara lain edamame segar, edamame beku (edashi), mukimame (edamame kupas). Di pasar ekspor, perusahaan menjual produk edamame beku, mukimame, dan okra beku.

“Tren pasar ekspor edamame sangatlah bagus. Di kala pandemi, ada kenaikan permintaan di negara tujuan ekspor. Baru tahun lalu, kami mulai ekspor edamame,” jelasnya.

Di dalam negeri, lanjut Erwan, produk edamame segar menjadi pilihan konsumen yang sebagian besar diserap kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bali. Pilihan produk segar menunjukkan pertumbuhan ketika munculnya Pandemi Covid-19. “Sekarang ini, konsumen beralih kepada produk segar. Perusahaan dapat menjual ratusan ton edamame segara ke berbagai kota besar, terutama Bali. Sebab, banyak wisatawan, terutama asal Jepang yang mengunjungui Bali,” tandasnya.

Erwan menerangkan, perusahaannya berkomitmen dan fokus terhadap manajemen Food Safety atau keamanan pangan. Konsep Food Safety ini menuntut kemampuan industri pengolahan menerapkan sistem keamanan pangan di setiap unit proses dan pengadaan bahan baku, sehingga produknya aman dikonsumsi.

”Dalam Food Safety ini melibatkan banyak dokumen yang harus disediakan bagi tujuan ketertelusuran jika terjadi komplai atau ketidaksesuaian,” tandasnya.

Pabrik edamame GMIT mampu memproduksi mencapai 6.000 ton per tahun dan telah menerapkan standar internasional dengan memerhatikan Food Safety, Food Quality, dan Traceability. Selain itu, perusahaan juga menjalin pola kemitraan KSO ditujukan mengubah perilaku petani dari cara konvensional menuju pertanian berbasis standar global sehingga dicapai hasil sesuai spesifikasi pembeli. Dalam program KSO, GMIT memberikan dukungan berupa teknik budidaya edamame, memberi bantuan modal, dan jaminan pasar. (aro)

Tags: eksporforwatankarantinaKementan

Berita Terkait.

Masyarakat Tidak Panik, DPR Minta Kewaspadaan Influenza Diperkuat
Nasional

Masyarakat Tidak Panik, DPR Minta Kewaspadaan Influenza Diperkuat

Rabu, 30 September 2026 - 14:05
Pendaftaran TKA 2026 Ditutup, Peserta Lengkap Naik Hampir 350 Ribu
Nasional

Pendaftaran TKA 2026 Ditutup, Peserta Lengkap Naik Hampir 350 Ribu

Rabu, 30 September 2026 - 13:45
Bandung Dipilih Jokowi untuk Umumkan Gabung PSI, Ada Pesan Politik di Baliknya
Nasional

Bandung Dipilih Jokowi untuk Umumkan Gabung PSI, Ada Pesan Politik di Baliknya

Rabu, 30 September 2026 - 12:55
International Pepper Day 2026 Dorong Daya Saing Lada di Pasar Global
Nasional

Pasca Putusan MK, YLKI Desak Pemerintah Terbitkan Label Peringatan GGL

Rabu, 30 September 2026 - 12:42
International Pepper Day 2026 Dorong Daya Saing Lada di Pasar Global
Nasional

International Pepper Day 2026 Dorong Daya Saing Lada di Pasar Global

Rabu, 30 September 2026 - 12:32
Sokong Indonesia ASRI, Mendagri dan Menteri PKP Geber 2.200 Rumah di Papua Hingga Gerakan Gentengisasi ​
Nasional

Sokong Indonesia ASRI, Mendagri dan Menteri PKP Geber 2.200 Rumah di Papua Hingga Gerakan Gentengisasi ​

Rabu, 30 September 2026 - 10:30

OLAHRAGA

Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!
Olahraga

Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 30 September 2026 - 08:30

INDOPOSCO.ID – Kontingen Indonesia terus menambah pundi-pundi medali di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Keberhasilan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel...

SelengkapnyaDetails
Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Rabu, 30 September 2026 - 07:53
Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Selasa, 29 September 2026 - 15:30
ganda

Amri/Nita Naik Level Usai Persembahkan Perak Buat Tim Indonesia di Asian Games 2026

Selasa, 29 September 2026 - 13:52
jasmine

Jasmine Azzahra Raih Perunggu BMX Racing di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Selasa, 29 September 2026 - 11:11

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3915 shares
    Share 1566 Tweet 979
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3880 shares
    Share 1552 Tweet 970
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1126 shares
    Share 450 Tweet 282
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.