• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Harga Minyak Atsiri Meroket, LPEI Dorong Pelaku Usaha Perluas Pasar Ekspor

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Jumat, 6 Agustus 2021 - 20:23
in Ekonomi
Produk minyak atsiri. Foto: Antara/HO-LPEI

Produk minyak atsiri. Foto: Antara/HO-LPEI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank mendorong pelaku usaha minyak atsiri untuk memperluas pasar ekspor seiring meningkatnya permintaan produk aromaterapi selama masa pandemi di mana minyak atsiri merupakan salah satu bahan dasar utamanya.

Direktur Pelaksana LPEI Agus Windiarto mengatakan nilai ekspor minyak atsiri Indonesia hingga April 2021 mencapai 83,9 juta dolar AS dengan pertumbuhan sebesar 15,5 persen (yoy).

BacaJuga:

PDC Gaungkan Pentingnya Kesehatan Pekerja untuk Jaga Keselamatan dan Bisnis Berkelanjutan

Mendag: Jangan Cuma Jualan, Waralaba Lokal Ditantang Berani Berinovasi

Banggar DPR Setujui Arah RAPBN 2027, Fokus Jaga Daya Beli dan Pacu Pertumbuhan Ekonomi

“Peningkatan tersebut ditopang oleh meningkatnya harga minyak atsiri yang meroket pada masa pandemi,” kata Agus dilansir dari Antara di Jakarta, Jumat (06/08/2021).

Selama 2020, nilai dan volume ekspor minyak atsiri Indonesia naik masing-masing 16,45 persen (yoy) dan 14,69 persen (yoy) mencapai 215,81 juta dolar AS dengan volume 7,54 juta ton. Dalam lima tahun terakhir (2016-2020), nilai ekspor minyak atsiri Indonesia cenderung mengalami peningkatan.

“Selama lima tahun terakhir, pertumbuhan rata-rata tahunan majemuk atau Compound Annual Growth Rate atau CAGR ekspor minyak atsiri Indonesia ke lima negara tujuan utama berada pada tren positif, kecuali ke Singapura,” kata Agus.

Berdasarkan kajian yang dihasilkan oleh Indonesia Eximbank Institute, CAGR nilai ekspor Indonesia selama periode 2016-2020 ke lima negara tujuan utama antara lain ke India naik 10,73 persen per tahun, ke Amerika Serikat naik 4,79 persen per tahun, ke Perancis naik 2,38 persen per tahun, dan ke China naik 5,72 persen per tahun. Sementara ekspor ke Singapura menunjukkan tren penurunan tipis selama lima tahun terakhir di level minus 0,35 persen per tahun.

Pada 2020 lalu, Indonesia memiliki 189 eksportir minyak atsiri yang tersebar di seluruh provinsi. Jawa Barat merupakan provinsi penyumbang ekspor minyak atsiri terbesar dengan nilai 68,92 juta dolar AS (setara 31,9 persen total ekspor minyak atsiri Indonesia), diikuti oleh Jawa Tengah sebesar 36,61 juta dolar AS (17 persen) dan Sumatera Utara sebesar 33,24 juta dolar AS (15,4 persen).

Dari sisi sebaran eksportir, DKI Jakarta memiliki eksportir produk minyak atsiri paling banyak di Indonesia dengan 48 eksportir di 2020, diikuti oleh Jawa Barat (29 eksportir) dan Jawa Timur (24 eksportir).

Di tahun 2020 minat masyarakat terhadap produk minyak atsiri secara global menunjukkan peningkatan cukup tinggi, khususnya di Eropa seperti Prancis, Polandia, Irlandia, Belgia, Spanyol dan Belanda. Menurut Agus, fakta tersebut tentu menjadi angin segar bagi ekspor Indonesia. Momentum baik komoditas minyak atsiri sebagai bahan penyusun aromaterapi pun seharusnya dapat dipertahankan.

“Selain bahan mentah, para eksportir juga perlu meningkatkan nilai tambah minyak atsiri sehingga nilai ekspornya juga turut terdongkrak,” ujar Agus.

Meskipun tidak dapat langsung mengatasi COVID-19, namun aromaterapi dipercaya bermanfaat sebagai antiviral, antibakterial dan membantu meningkatkan imunitas tubuh.

Melihat kebermanfaatannya dan antusiasme masyarakat global untuk menjaga kesehatan, diharapkan menjadi momentum bagi eksportir untuk meningkatkan ekspornya ke negara tujuan ekspor baik yang eksisting maupun negara tujuan baru yang potensial sehingga minyak atsiri Indonesia semakin mendunia. (gin)

Tags: LPEIminyak atsiri

Berita Terkait.

PDC Gaungkan Pentingnya Kesehatan Pekerja untuk Jaga Keselamatan dan Bisnis Berkelanjutan
Ekonomi

PDC Gaungkan Pentingnya Kesehatan Pekerja untuk Jaga Keselamatan dan Bisnis Berkelanjutan

Senin, 22 Juni 2026 - 19:33
budi
Ekonomi

Mendag: Jangan Cuma Jualan, Waralaba Lokal Ditantang Berani Berinovasi

Senin, 22 Juni 2026 - 18:08
said
Ekonomi

Banggar DPR Setujui Arah RAPBN 2027, Fokus Jaga Daya Beli dan Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 22 Juni 2026 - 17:17
bc2
Ekonomi

Capai Rp123,8 Triliun, Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Tumbuh Positif 0,7 Persen hingga Akhir Mei 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 17:07
bc
Ekonomi

Waspada Modus Penipuan Ini, Pelaku Ubah Data pada Dokumen Asli Bea Cukai

Senin, 22 Juni 2026 - 16:06
sai
Ekonomi

PLB di Gorontalo Dorong Efisiensi Distribusi dan Bangun Ekonomi Kawasan Timur

Senin, 22 Juni 2026 - 14:24

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1131 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7148 shares
    Share 2859 Tweet 1787
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    841 shares
    Share 336 Tweet 210
fifa
Piala Dunia 2026

Jadwal Piala Dunia: Argentina, Prancis, Norwegia Main, Buru 32 Besar Lebih Cepat

Editor Dilianto
Senin, 22 Juni 2026 - 17:27

INDOPOSCO.ID – Persaingan di Piala Dunia 2026 kembali memanas dengan rangkaian pertandingan dari Grup H hingga Grup J yang digelar...

SelengkapnyaDetails
Salah

Hasil Piala Dunia: Comeback, Mesir Bekuk Selandia Baru dan Rebut Puncak Klasemen

Senin, 22 Juni 2026 - 12:03
Trossard

Hasil Piala Dunia 2026: Ditahan Imbang Iran, Lini Serang Belgia Kurang Efektif

Senin, 22 Juni 2026 - 10:41
Yamal

Libas Arab Saudi 4-0, Yamal Sebut Spanyol Sudah Temukan Ritme Permainan

Senin, 22 Juni 2026 - 08:39
Helio-Varela

Hasil Piala Dunia: Pertahanan Buruk Bikin Uruguay Gagal Menang Atas Tanjung Verde

Senin, 22 Juni 2026 - 07:55
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.