• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Yogyakarta Konsentrasi Turunkan Mobilitas Warga di Permukiman

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 4 Agustus 2021 - 02:21
in Nusantara
Ilustrasi - Penyekatan di kawasan Malioboro saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Foto: Ho-Humas Pemkot Yogyakarta

Ilustrasi - Penyekatan di kawasan Malioboro saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Foto: Ho-Humas Pemkot Yogyakarta

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Yogyakarta kini fokus pada upaya menurunkan mobilitas warga di permukiman yang dinilai belum turun secara optimal selama PPKM dan diduga menjadi salah satu penyebab masih munculnya kasus penularan Covid-19 di Yogyakarta.

“Penurunan mobilitas di permukiman baru mencapai 19 persen. Artinya angka mobilitas warga masih cukup signifikan, sehingga potensi penularan juga masih tinggi,” kata Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Selasa (3/8).

BacaJuga:

Banten Andra Soni Tegaskan Peningkatan SDM Jadi Prioritas KUA-PPAS 2027

Istiana Minta Tim Gabungan Segera Sisir Reruntuhan Pasca-Gempa M 7,7 di NTT

PHM Gelar SHU Ecovation Day, Bantu Anak di Delta Mahakam Jaga Kesehatan Mata

Padahal, lanjut Heroe, potensi penularan Covid-19 saat ini lebih banyak terjadi di lingkungan keluarga dan perkantoran, sehingga langkah utama yang harus dilakukan adalah menurunkan mobilitas warga di permukiman.

Upaya untuk menurunkan mobilitas warga di permukiman dilakukan dengan meminta satgas di tingkat kelurahan atau posko setempat melakukan penyekatan jalan atau gang di kampung, khususnya untuk wilayah yang masuk zona oranye, merah atau wilayah yang mengalami pertumbuhan kasus Covid-19.

Berdasarkan data, kata Heroe, saat ini terdapat 235 RT di Kota Yogyakarta yang sudah melakukan penyekatan akses jalan keluar masuk.

Dengan melakukan penyekatan mobilitas sejak dari permukiman atau perkampungan, menurut dia, maka diharapkan potensi munculnya kasus baru dapat ditekan lebih cepat.

Perubahan strategi pengendalian kasus sejak dari hulu tersebut, lanjut Heroe, diharapkan dapat memberikan dampak pada berkurangnya beban fasilitas pelayanan kesehatan atau selter isolasi yang berada di sektor hilir.

“Tidak lagi kewalahan menangani pasien,” katanya, dilansir Antara.

Selain dilakukan penyekatan akses masuk dan keluar, kata Heroe, juga dilakukan pemantauan terhadap pasien yang menjalani isolasi mandiri agar bisa melakukan isolasi dengan disiplin.

Pemantauan dilakukan oleh petugas dari puskesmas melalui WhatsApp dibantu gerakan “Sapa Aruh” dari tim PKK di wilayah setempat.

“Jika ada keluhan kesehatan dari warga yang isoman bisa segera ditangani,” katanya.

Untuk penyekatan di sejumlah ruas jalan pada perpanjangan PPKM Level 4 di Yogyakarta, tetap akan dilakukan untuk menurunkan tingkat mobilitas warga di tempat umum.

Sejak diberlakukan PPKM pada awal Juli hingga saat ini, tingkat mobilitas warga di jalan raya atau tempat umum berkurang hingga 50-60 persen.

“Untuk akses masuk kawasan Malioboro juga tetap dilakukan pembatasan akses. Penutupan dilakukan dari sore hingga pagi hari,” katanya. (mg1)

Tags: covid-19Mobilitas WargaPPKMyogyakarta

Berita Terkait.

Banten Andra Soni Tegaskan Peningkatan SDM Jadi Prioritas KUA-PPAS 2027
Nusantara

Banten Andra Soni Tegaskan Peningkatan SDM Jadi Prioritas KUA-PPAS 2027

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:52
Istiana Minta Tim Gabungan Segera Sisir Reruntuhan Pasca-Gempa M 7,7 di NTT
Nusantara

Istiana Minta Tim Gabungan Segera Sisir Reruntuhan Pasca-Gempa M 7,7 di NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:51
SHU-Ecovation-Day
Nusantara

PHM Gelar SHU Ecovation Day, Bantu Anak di Delta Mahakam Jaga Kesehatan Mata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:07
Petugas
Nusantara

Transportasi NTT Diguncang Gempa, Menhub: Pelabuhan dan Bandara Terdampak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:35
Warga
Nusantara

Pasca-Gempa M 7,7 NTT: Jalan Macet dan Listrik Padam, BNPB Kirim Helikopter

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:25
Petugas-BNPB
Nusantara

BNPB Ralat Data Korban Gempa NTT: Meninggal Dunia 1 Orang, 4 Luka-luka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:04

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3753 shares
    Share 1501 Tweet 938
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

    825 shares
    Share 330 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.