• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kisah Bocah Vino, Remaja BSS, dan Kementerian Sosial

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Rabu, 4 Agustus 2021 - 22:21
in Nasional
indoposco

Kementerian Sosial memberikan atensi khusus pada Vino (10), anak yatim piatu akibat orang tuanya terpapar pandemi di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, Rabu (4/8/2021). Foto : Antara/HO-Kemensos

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dalam penanganan dampak Pandemi Covid-19, Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan perhatian luas, khususnya terhadap kasus anak terpisah dari orang tuanya yang meninggal terpapar Covid-19 atau dirawat dalam ruang isolasi.

“Kemensos sudah menyusun protokol pengasuhan anak terdampak Covid-19 yang bekerja sama dengan lembaga lain maupun pemerintah daerah (pemda). Intinya kita hendak memastikan ketika ada orang tua dirawat di RS (rumah sakit), maka RS bertanya apakah ada anak di rumah dan siapa yang mengasuh, untuk kemudian dilaporkan ke Dinas Sosial dan diurus,” kata Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Eka Kanya Santi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (4/8/2021).

BacaJuga:

Prabowo Panggil Jaksa Agung Usai Eks Jampidsus Tersangka, Minta Minimalkan Kegaduhan

Kosmetik Mengandung Merkuri Masih Beredar, DPR Minta Pengawasan Diperketat

Komnas HAM Minta Perlindungan Warga Sipil Jadi Prioritas Penyelesaian Konflik Papua

Kanya meyakini pandemi telah memunculkan beberapa kasus keterpisahan anak, baik karena orang tua isolasi mandiri, dan dirawat karena terpapar Covid-19, atau orang tua meninggal, sehingga hal tersebut perlu menjadi perhatian bagi jajaran Kemensos.

Ia menjelaskan, baru-baru ini, Kemensos memberikan perhatian kepada bocah Vino (10) yang menjadi yatim piatu karena ibu dan bapaknya meninggal terpapar Covid-19. Hidup sebatang kara, Vino dijemput Mbah Yatin atau biasa dipanggil Kakung oleh Vino, yakni kakek Vino dari keluarga almarhumah ibunya.

Pada kasus Vino, didampingi Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) dari Kabupaten Sragen Januri dan difasilitasi Dinas Sosial Kabupaten Sragen, Mbah Yatin datang menjemput ke kediaman Vino, di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Setelah ziarah ke makam anak dan menantunya di Kutai Barat, Mbah Yatin dan Vino, bersiap terbang ke Sragen, Jawa Tengah.

Diantar langsung rombongan Dinas Sosial Kabupaten Kutai Barat menuju Bandara Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan, Mbah Yatin bersama Vino dan Sakti Peksos Januri berangkat menuju Bandara Juanda Surabaya. Selanjutnya mereka dijemput oleh staf Dinas Sosial Kabupaten Sragen untuk kembali ke rumahnya di Desa Gringging, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Kemensos melalui Tim Respon Darurat Balai Budi Luhur Banjarbaru yang terdiri dari Pekerja Sosial dan Penyuluh Sosial memberikan dukungan psikososial, motivasi dan penguatan kepada Vino dan Mbah Yatin. Tim juga memberikan paket pelindung diri berupa masker medis, hand sanitizer, dan face shield dan sarung tangan.

Balai juga memberikan penyuluhan agar Vino dan keluarga selalu mentaati protokol kesehatan dan memakai alat pelindung diri lengkap ketika keluar dari rumah. Selanjutnya Vino akan tinggal bersama keluarga besar nya di Kabupaten Sragen Jawa Tengah dan melanjutkan sekolah.

Kemensos juga melakukan respon kasus terhadap remaja BSS (18), disabilitas intelektual di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara. BSS tidak memiliki tempat tinggal setelah kedua orang tuanya meninggal karena Covid-199. BSS lebih banyak dikurung, sehingga dinas sosial setempat, aparat desa, dan warga setempat tidak mengetahui keberadaannya.

Kepala Balai Medan Lyana Siregar menugaskan Kepala Subbag Tata Usaha Budi Prayitno dan dua Pekerja Sosial Maidinse Hutasoit dan Ilzami untuk datang ke lokasi melakukan respon kasus. Sejak 1 Agustus 2021, BBS ditempatkan di asrama putra. Selama di dalam balai, BSS akan mendapat pendampingan dan pelatihan terutama berkaitan dengan kegiatan aktivitas kehidupan sehari-hari.

“Harapannya, BSS cukup mandiri untuk melakukan berbagai aktivitas kehidupan sehari-hari sendiri yang sederhana,” ujar Lyana dilansir Antara.

Salah satu hal yang menjadi perhatian utama dari koordinasi tersebut adalah dengan berusaha melakukan penelusuran keluarga dan tempat layanan yang tepat bagi BSS. (aro)

Tags: bantuancoronacovid19kemensosMensos

Berita Terkait.

Prabowo
Nasional

Prabowo Panggil Jaksa Agung Usai Eks Jampidsus Tersangka, Minta Minimalkan Kegaduhan

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:27
Kosmetik
Nasional

Kosmetik Mengandung Merkuri Masih Beredar, DPR Minta Pengawasan Diperketat

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:15
Komnas-HAM
Nasional

Komnas HAM Minta Perlindungan Warga Sipil Jadi Prioritas Penyelesaian Konflik Papua

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:44
Bima-Arya
Nasional

Wamendagri Bima Arya Sebut Pentingnya Keberlanjutan dalam Kepemimpinan

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:04
Bachrum-Lubis
Nasional

Perkuat Transformasi AI Indonesia, StratLogic.AI Resmi Angkat Bachrum Lubis sebagai Chief Executive Officer

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:53
Mendagri
Nasional

Mendagri Tito: Kemendagri dan Pemda Akan Dukung Penuh Optimalisasi Program BSPS

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:43

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    9991 shares
    Share 3996 Tweet 2498
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2409 shares
    Share 964 Tweet 602
  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    1526 shares
    Share 610 Tweet 382
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1203 shares
    Share 481 Tweet 301
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    1177 shares
    Share 471 Tweet 294
Mbapee
Olahraga

Curhat Mbappe Setelah Prancis Ditekuk Spanyol, Singgung Kegagalan Taktik di Semifinal

Editor Dilianto
Rabu, 15 Juli 2026 - 14:24

INDOPOSCO.ID - Kapten Timnas Prancis Kylian Mbappe menyesali kegagalan strategi dan lemahnya eksekusi di lapangan yang membuat Les Bleus gagal...

SelengkapnyaDetails
Pemberantasan Korupsi Tak Cukup dengan Dukungan Politik, Pengamat Tekankan Konsistensi

Resep Spanyol ke Final Piala Dunia 2026: Setia pada Fondasi dan Regenerasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:42
Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:12
Hasil Piala Dunia: Oyarzabal-Porro Bawa Spanyol ke Final Usai Bekuk Prancis

Hasil Piala Dunia: Oyarzabal-Porro Bawa Spanyol ke Final Usai Bekuk Prancis

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:40
Timnas-Prancis

Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis Takkan Biarkan Spanyol Dominasi Bola

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:13
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.