• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Disway

Tersangka 2 T

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 3 Agustus 2021 - 05:05
in Disway
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dahlan Iskan

INDOPOSCO.ID – Tiga jam setelah dinyatakan sebagai tersangka, Heryanti masih menghubungi Si Cantik Disway. Masih juga menegaskan uang Rp2 triliun itu ada.

BacaJuga:

Pengusaha Pilihan

Weda Bay

Bali Lombok

“Ibu, duitnya tuh ada. Besok (3/8/2021) baru cair,” ujar putri bungsu almarhum Akidi Tio itu kepada Si Cantik.

Berarti, saat Heryanti menelepon itu dia sudah di kantor polisi Polda Sumatera Selatan (Sumsel). “Ada apa ya mas, kok dari kantor polisi dia (Heryanti, red) masih mau telepon saya,” tanya Si Cantik pada saya kemarin (2/8/2021) sore.

Tentu saya tidak bisa menjawab pertanyaan itu. Saya sulit membayangkan apakah di kantor polisi Heryanti lagi menganggur. Kok bisa bertelepon. Apakah dia tidak langsung diperiksa secara maraton.

“Kelihatannya dia curi-curi waktu untuk menelepon saya. Begitu ganti saya yang mau bicara dia tutup telepon,” ujar Si Cantik dengan lima ‘i’ itu.

Kemarin (2/8/2021) malam pun, sebelum paginya Heryanti dibawa ke kantor polisi, Si Cantik masih berhubungan dengan Si Bungsu. Masih bicara bahwa Senin (2/8/2021) besoknya dana itu pasti cair. Lewat Bank Mandiri. Tapi ketika Senin sudah dinyatakan sebagai tersangka dia masih berani menelepon Si Cantik ”uangnya akan cair besok”. Berarti Selasa (3/8/2021) hari ini.

Hebatnya pula Senin sore kemarin, Humas Polda Sumsel menyatakan Heryanti belum berstatus tersangka. Itu bertentangan dengan penjelasan Kepala Intel Polda Sumsel beberapa jam sebelumnya. Tentu penjelasan kepala humaslah yang lebih bisa dipegang. Berarti Heryanti belum jadi tersangka.

Minggu (1/8/2021) malam kemarin Si Cantik mengaku sempat takut tidak bisa tidur. Terlalu membayangkan apa yang akan terjadi Senin keesokan harinya. Apakah uang Rp3 miliar yang dipinjam Heriyanti benar-benar akan cair.

“Tetap harus tidur. Jangan terlalu memikirkan uang itu,” saran saya.

Sampai jam 22.00 WIB, Si Cantik belum juga tidur. Dia WA saya lagi. Tapi saya tidak bisa merespons. Saya lagi Zoom dengan Pondok Pesantren Singa Putih Munfaridin di Tretes.

Selesai Zoom saya WA dia: harus tidur, please!

Lalu saya pun menutup WA itu dengan bahasa Prancis yang dia kuasai: “passe une bonne nuit de sommeil”. Selamat tidur.

“BON NUIT …,” balas Si Cantik. Lalu dia pun tidur.

Semoga dia tidak tahu rahasia saya. Kalimat bahasa Prancis yang saya kirim itu sebenarnya saya ambil dari Google translate.

Senin siang kemarin saya bangunkan dia: ternyata dia sudah bangun sejak subuh. Saya tanya apakah Senin pagi itu dia berangkat ke tempat dinas yang baru –setelah pensiun muda dari pegawai negeri.

Ternyata dia sudah di tempat kerja. Alhamdulillah. Berarti dia tidak stres.

“Senin saya banyak sekali pekerjaan. Banyak tanggung jawab,” katanya. Alhamdulillah. “Saya pikir sepanjang Senin pagi ini Anda nongkrong di Bank Mandiri,” gurau saya.

“Biar pun saya tidak nunggu di bank, kalau cair kan tahu juga,” jawabnya serius.

Pagi kemarin, yang nongkrong di Bank Mandiri ternyata justru polisi. Sang petugas mengajak serta Heryanti. Senin pagi-pagi Heryanti sudah dijemput di rumahnya untuk diajak ke Bank Mandiri. Polisi pun melakukan pengecekan di bank itu: apakah dana Rp2 triliun dari Heryanti sudah ada.

“Tidak ada,” jawab petugas bank.

Maka Heryanti langsung dibawa ke Polda Sumsel. Dinyatakan sebagai tersangka penipuan.

Tapi kenapa Heryanti masih bisa menelepon Si Cantik? Kok perlu-perlunya? Begitu yakinnya Heryanti.

Memang perkara ini secara hukum sebenarnya sederhana sekali. Tidak perlu pemeriksaan yang bertele-tele. Barang bukti juga sudah banyak. Mungkin Heryanti juga tidak perlu ditahan: dia tidak akan bisa menghilangkan barang bukti. Tidak mungkin juga dia melarikan diri –di masa pandemi seperti ini. Yang perlu dijaga hanyalah: kalau-kalau dia bunuh diri.

Dua hari lalu saya dihubungi tokoh besar Tionghoa Jakarta. Ia minta saran: apa yang harus dilakukan oleh golongan Tionghoa, kalau-kalau sumbangan itu ternyata bodong.

Saya bilang: tidak usah melakukan reaksi yang berlebihan. Biasa-biasa saja. Bikin saja pernyataan: “menyesalkan kecerobohan yang dilakukan Heryanti sampai menimbulkan kehebohan nasional”. Cukup. Soal seperti ini bisa menimpa siapa saja. Suku apa saja. Bangsa mana saja.

Toh kita sudah pernah heboh oleh harta karun Bung Karno. Juga harta karun Bogor.

Memang dengan Heryanti dinyatakan sebagai tersangka drama Rp2 triliun itu mencapai ujungnya. Drama itu ternyata begitu cepat berakhir.

Ups…ternyata belum.

Status tersangka Heryanti diralat. Ada apa? Jangan-jangan Selasa hari ini cair –seperti sempat-sempatnya diinfokan Heryanti kepada Si Cantik dari kantor polisi? (*)

Tags: disway

Berita Terkait.

Kanan Dalam
Disway

Pengusaha Pilihan

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Weda Bay

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Bali Lombok

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Rocky Gerung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Polsek Baru

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Jumling Suyudi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:00

OLAHRAGA

Bank Mandiri Borong Gelar Liga Jasa Keuangan (LJK) 2026, Tim Putri Cetak Threepeat
Olahraga

Bank Mandiri Borong Gelar Liga Jasa Keuangan (LJK) 2026, Tim Putri Cetak Threepeat

Editor Laurens Dami
Senin, 12 Oktober 2026 - 15:10

INDOPOSCO.ID — Final Liga Jasa Keuangan (LJK) bank bjb 2026 menjadi panggung bagi dua tim bola basket Bank Mandiri untuk...

SelengkapnyaDetails
Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:28
Kapolri Mutasi Jajaran Polda Banten, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Sekadar Rebut Gelar, Turnamen Biliar FWUMKM Perkuat Sinergi Wartawan dan Pemerintah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:34
Hadi-Tj

Hadi Tjahjanto Sebut Negara Eropa Jadi Pesaing Terberat Karateka Indonesia di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:48
forki

Bekal Juara di Vietnam, Hadi Tjahjanto Optimistis Timnas Karate Bidik 6 Emas di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:09

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1062 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    921 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    983 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.