• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Mentan SYL Kunjungi Integrated Farming dan RMU di Jateng

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 30 Juli 2021 - 20:25
in Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama Wakil Bupati Boyolali Wahyu Irawan melakukan peninjauan lokasi kegiatan pola Integrated Farming di Desa Giriroto Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali hari jumat (30/7). SYL didampingi pejabat lingkup Kementan, Kadis Pertanian Provinsi Jateng dan Kab. Boyolali, sekaligus meninjau upaya pemenuhan lumbung pangan mulai metode pertanian pola integrated farming  yang belakangan ini banyak ditekuni petani untuk memenuhi berbagai kebutuhan pangan secara holistik dalam satu lahan.

Mentan menjelaskan Pola integrated farming ini merupakan pengelolaan pertanian terpadu, dimana dalam satu hamparan dibudidayakan banyak komoditas yakni tanaman pangan, tanaman hortikultura, perkebunan, peternakan dan komoditas pertanian lainnya.

BacaJuga:

Kepala BNPB Tinjau Karhutla Gunung Arjuno-Welirang dari Udara, Hujan Mulai Turun

Jaga Kepercayaan Publik, LPDB Koperasi Benahi Sinkronisasi Data Keuangan

22 Ribu Hektare Lahan di Indonesia Masih Terbakar

“Kawasan ini merupakan salah satu Kawasan Korporasi Pertanian Keluarga dan harus jelas apa yang menjadi tanggung jawab, yakni ada tanggung jawab Menteri ada tanggung jawab Gubernur, tanggung jawab Bupati dan seterusnya sampai tanggung jawab Kepala Desa,” Tandas Mentan.

Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan produktivitas sehingga stok pangan pada masa pandemi covid 19 semakin melimpah dan kesejahteraan petani pun meningkat.

Program KUR juga perlu didorong sebagai salah satu instrumen kebijakan pemerintah dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi dasar masyarakat hingga menjadi penopang perekonomian nasional.

“Disamping tentu saja bantuan yang meliputi, Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, Prasarana dan Sarana Pertanian dan Peternakan dengan total sekitar Rp 9 Milyar harus benar-benar secara optimal direalisasikan,” jelas Mentan

SYL pada kesempatan tersebut sekaligus menyampaikan pesan dari Bapak Presiden untuk memastikan bantuan kepada petani bener – benar berjalan optimal. “Bantuan agar dapat dimanfaatkan secara optomal,” demikian dikatakan SYL saat penyerahan bantuan untuk Kabupaten Boyolali.

” Selanjutnya, Bapak Presiden Jokowi perintahkan kepada para menteri untuk turun ke lapangan, khususnya saya sebagai Menteri Pertanian untuk memastikan secara langsung seperti apa penyaluaran KUR di setiap daerah,” tegasnya.

Oleh karena itu, SYL berharap kepada Bupati bersama Gubernur untuk sama-sama mendorong agar KUR bisa diserap lagi masyarakat menjadi lebih cepat. Dengan begitu, ekonomi dasar yang ada di semua daerah dapat berputar lebih cepat dan memperkuat ekonomi dasar yang berkaitan dengan pangan.

Untuk informasi, di tahun 2021 ini, pemerintah menyiapkan dana KUR pertanian sebesar Rp 70 triliun. Realisasi penyerapan KUR pertanian hingga saat ini mencapai Rp 42,6 triliun atau 60,8 persen. Untuk Provinsi Banten sendiri telah menyerap sebesar Rp 64.6 miliar dari target Rp 1,17 triliun.

“Dengan serapan yang cukup tinggi tersebut KUR sektor pertanian ini layak untuk terus digulirkan guna meningkatkan produktivitas petani dan memperkuat perekonomian masyarakat, khususnya di masa pandemi covid 19 ini,” tandas SYL.

Hal yang sama disampaikan Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi. Ia turut bangga dan senang kegiatan Integrated farming di Boyolali ini bisa berjalan dengan lancar dan baik. Khususnya bagi petani sendiri bisa menambah penghasilan serta peningkatan kesejahteraan. Serta memiliki keuntungan ganda bagi petani.

“Dalam rangka ketersediaan konsumsi pangan berkualitas, menambah nilai tambah, pengembangan inovasi dan manajemen, pola integrated farming ini salah satu bentuk aksi nyatanya. Ini juga contoh nyata pengembangan pertanian yang maju, mandiri dan moder sehingga ke depan ketahanan pangan kita makin kokoh,” tandasnya. (bro)

Tags: Integrated FarmingjatengKementanMentan SYLRMU

Berita Terkait.

gunung
Nasional

Kepala BNPB Tinjau Karhutla Gunung Arjuno-Welirang dari Udara, Hujan Mulai Turun

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:06
lpdb
Nasional

Jaga Kepercayaan Publik, LPDB Koperasi Benahi Sinkronisasi Data Keuangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:05
hutan
Nasional

22 Ribu Hektare Lahan di Indonesia Masih Terbakar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:14
isnu
Nasional

ISNU Dorong Diplomasi Kebudayaan, Konser Andrea Bocelli Jadi Momentum Refleksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:02
bmw
Nasional

KPK Sita Mobil Listrik BMW dari Rumah Suami Fadia Arafiq di Semarang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:31
kmenkkop
Nasional

Kemenkop Luncurkan Koperasi Perumahan Rakyat di Cianjur

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:01

OLAHRAGA

noc
Olahraga

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 12 atlet muda Indonesia bersiap membawa Merah Putih ke panggung dunia melalui Youth Olympic Games (YOG) Dakar...

SelengkapnyaDetails
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31

BERITA POPULER

  • IWBIF

    IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1306 shares
    Share 522 Tweet 327
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    876 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.