• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KPK Telusuri Aliran Dana Yayasan Masjid Pucak

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 30 Juli 2021 - 19:05
in Nasional
Suasana Masjid Pucak yang dibangun Nurdin Abdullah. Foto: Ist

Suasana Masjid Pucak yang dibangun Nurdin Abdullah. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri aliran dana yang masuk ke Yayasan Masjid Pucak yang dibangun di atas lahan Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (NA), di Kampung Ara, Desa Tompobulu, di Kabupaten Maros.

” Fakta persidangan yang disampaikan saksi( kontraktor menyumbang masjid) sebagai rujukan untuk dilakukan pendalaman (penelusuran aliran dana),” tutur Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Andry Lesmana pada wartawan, Jumat (30/7).

BacaJuga:

KSP Qodari Soal Isu Reshuffle: Kita Tunggu Saja

Penutupan Prodi Bayangi Hardiknas 2026, Pengamat Ingatkan Risiko “Genosida” Intelektual

Ketua Fraksi PKS DPR RI Dorong Kepala Daerah Fokus Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat

Dengan pengakuan saksi 2 kontraktor bernama Setya Budi alias Thiawudy Wikarso alias Thiao serta Petrus Salim yang memberikan masing- masing Rp100 juta untuk pembangunan masjid itu disaat sidang di PN Tipikor kemarin.

Oleh sebab itu, pihaknya berusaha mengungkap siapa sesungguhnya pemilik rekening yayasan mengingat tidak ada kejelasan kepemilikan rekening yayasan masjid itu.

Tidak hanya itu, pemberian uang pembangunan masjid terungkap adalah pribadi, bukan bantuan dari “corporate social responsibility” (CSR) perusahaan sehingga layak dicurigai adanya aliran dana lain yang masuk ke pihak yayasan.

Terlebih lagi ukuran masjid itu dari bentuk fisik tidak terlalu besar, apalagi para saksi tidak menyebut secara rinci berapa luasnya. Posisi masjid juga berada di lahan perkebunan durian milik terdakwa Nurdin Abdullah, sehingga semakin menguatkan kebenaran dugaan gratifikasi kepada terdakwa.

“Dakwaan itu masuk atas dugaan kepentingan pak Nurdin, karena rekeningnya ada sama pihak yayasan. Keterangan saksi menyebut di sekitar masjid banyak pohon durian, serta tidak ada aktifitas lalu lalang orang,” ujar dia.

Dalam sidang, Petrus mengakui sumber uang yang disetorkan ke rekening yayasan masjid Rp100 juta merupakan dana pribadi bukan CSR. dia dimintai uang oleh Syamsul Bahri, ajudan terdakwa, tanpa melalui proposal. Sebab jika memakai dana CSR harus resmi.

Begitu pula Setya Budi dimintai uang Rp100 juta oleh Syamsul Bahri serta baru melihat lokasi setelah peletakan batu pertama pembangunan yang dilakukan langsung Nurdin Abdullah pada 29 November 2020.

Secara terpisah, Kuasa Hukum Nurdin Abdullah, Arman Hanis mengatakan 3 saksi yang didatangkan sudah jelas memberikan informasi sesuai fakta.

Pihaknya menyangkal kalau tidak ada sama sekali permintaan Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah secara langsung pada kontraktor untuk bantuan pembangunan masjid tersebut. (mg2)

Tags: Dana Yayasan Masjid PucakKPK

Berita Terkait.

Muhammad-Qodari
Nasional

KSP Qodari Soal Isu Reshuffle: Kita Tunggu Saja

Senin, 27 April 2026 - 14:04
Riset
Nasional

Penutupan Prodi Bayangi Hardiknas 2026, Pengamat Ingatkan Risiko “Genosida” Intelektual

Senin, 27 April 2026 - 10:30
Ketua Fraksi PKS DPR RI Dorong Kepala Daerah Fokus Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat
Nasional

Ketua Fraksi PKS DPR RI Dorong Kepala Daerah Fokus Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat

Senin, 27 April 2026 - 05:45
PP-Tunas
Nasional

Ancaman Ruang Digital Mengintai Anak, Komdigi Gaungkan “Seni Menunda Layar” dan PP Tunas

Minggu, 26 April 2026 - 19:27
riset
Nasional

Mendiktisaintek: Generasi Muda Harus Perkuat Inovasi Berbasis Riset dan Teknologi

Minggu, 26 April 2026 - 18:08
jamaah
Nasional

28.274 Jemaah Haji Telah Berangkat ke Tanah Suci, 125 Ribu Nikmati Fast Track

Minggu, 26 April 2026 - 17:07

BERITA POPULER

  • kartinian

    Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    912 shares
    Share 365 Tweet 228
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Unggah Foto Wajah Burung, Instagram Lee Jong Suk Picu Spekulasi Hubungan dengan IU

    684 shares
    Share 274 Tweet 171
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan Ringan Diperkirakan di Jaktim dan Jaksel

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.