• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dolar Jatuh Pasca Keputusan Fed dan Data Ekonomi Mengecewakan

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 30 Juli 2021 - 09:27
in Ekonomi
indoposco

Dokumentasi - Dolar AS dihitung oleh seorang bankir di bank di Westminster, Colorado, Selasa (3/11/2009). (ANTARA/REUTERS)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dolar jatuh ke level terendah dalam satu bulan pada akhir perdagangan Jumat (30/7/2021), sehari setelah Federal Reserve AS mengatakan pasar kerja masih memiliki “beberapa alasan untuk dibahas” sebelum tiba saatnya untuk melonggarkan stimulus moneter, mengambil tenaga greenback dari reli selama sebulan.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,383 persen pada 91,905, terendah sejak 29 Juni. Euro menguat 0,35 persen terhadap dolar AS, menjadi 1,1885 dolar AS.

BacaJuga:

Jelang 100 Tahun Panas Bumi Indonesia, PGE Bidik Kapasitas 1 GW pada 2028

Bea Cukai Malang Setujui Izin NPPBKC PR Choirul Anam Lukmana

Bea Cukai Jalin Sinergi dengan Industri Hasil Tembakau melalui Customs Visit Customer

“Kekuasaan dolar atas euro tampaknya berakhir karena The Fed tampaknya tidak jauh dari tapering (pengurangan pembelian obligasi) karena ekonomi perlahan-lahan mencapai kemajuan substansial di pasar tenaga kerja,” kata Edward Moya, analis pasar senior untuk Amerika di OANDA seperti dikutip Antara, Jumat (30/7/2021).

Indeks, yang masih naik 1,6 persen sejak pertemuan Fed Juni, setelah pergeseran hawkish dari bank sentral AS, mendapat sedikit dukungan dari angka produk domestik bruto AS yang dirilis pada Kamis (29/ 7/ 2021).

Data menunjukkan bahwa sementara ekonomi AS tumbuh solid pada kuartal kedua, didorong oleh bantuan besar-besaran pemerintah, pertumbuhan jauh dari ekspektasi para ekonom.

PDB meningkat pada tingkat tahunan 6,5 persen di kuartal terakhir, Departemen Perdagangan mengatakan pada Kamis (29/7/2021), jauh di bawah tingkat perkiraan ekonom 8,5 persen yang disurvei oleh Reuters.

“Dengan dolar yang sudah di bawah tekanan hari ini karena lingkungan risiko stabil dan pasar menerima retorika dovish dari Ketua Fed (Jerome) Powell kemarin, penurunan hampir 2,0 persen di PDB kuartal kedua tidak banyak membantu meringankan greenback,” kata Simon Harvey, analis pasar valas senior di Monex Eropa.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS cenderung lebih rendah setelah pernyataan Fed pada Rabu (28/7/2021), dengan imbal hasil riil yang disesuaikan dengan inflasi jatuh ke level terendah baru, sehingga membebani mata uang AS.

“Jika kurva imbal hasil terus meningkat secara perlahan dengan selera risiko tetap ada, penurunan dolar dapat meningkat dalam beberapa minggu mendatang,” kata Moya dari OANDA.

Pasar menganggap pengumuman Fed pada Rabu( 28/7/2021) sebagai hal yang positif untuk risiko karena membiarkan skenario suku bunga yang lebih rendah untuk jangka waktu yang lebih lama, kata Brad Bechtel, kepala valas global di Jefferies.

“Dikombinasikan dengan komentar menenangkan dari pejabat China tentang niat mereka mengenai IPO di AS dan tindakan keras regulasi yang mereka mulai… pasar disiapkan untuk reli kecil yang bagus tadi malam,” katanya.

China meningkatkan upaya untuk menenangkan kegelisahan investor setelah kejatuhan pasar yang liar minggu ini dengan memberi tahu pialang asing untuk tidak “melebih- lebihkan” tindakan regulasi terbarunya.

Dolar Australia dan Selandia Baru, yang bergantung pada pertumbuhan ekonomi dunia dan China, masing-masing naik 0,33 persen dan 0,7 persen.

Sementara itu, dolar AS yang lebih lemah dan penurunan kasus virus corona di Inggris membantu mengangkat pound Inggris ke level tertinggi dalam lebih dari sebulan terhadap dolar. (mg3/wib)

Tags: dolarnilai tukar dolarthe fed

Berita Terkait.

pge
Ekonomi

Jelang 100 Tahun Panas Bumi Indonesia, PGE Bidik Kapasitas 1 GW pada 2028

Kamis, 5 November 2026 - 16:06
bc
Ekonomi

Bea Cukai Malang Setujui Izin NPPBKC PR Choirul Anam Lukmana

Kamis, 5 November 2026 - 15:05
Bea Cukai Jalin Sinergi dengan Industri Hasil Tembakau melalui Customs Visit Customer
Ekonomi

Bea Cukai Jalin Sinergi dengan Industri Hasil Tembakau melalui Customs Visit Customer

Kamis, 5 November 2026 - 14:15
PHE Perkuat Daya Saing Hulu Migas Indonesia di Forum Energi Dunia ADIPEC 2026
Ekonomi

PHE Andalkan Teknologi SeepsPro untuk Tingkatkan Temuan Cadangan Migas

Kamis, 5 November 2026 - 12:05
Indonesia Bidik Kemitraan Strategis di ADIPEC 2026, Ketahanan Energi Jadi Prioritas
Ekonomi

Indonesia Bidik Kemitraan Strategis di ADIPEC 2026, Ketahanan Energi Jadi Prioritas

Kamis, 5 November 2026 - 11:50
PDC Perkuat Tata Kelola Rantai Pasok, Keselamatan Mitra Jadi Prioritas
Ekonomi

PDC Perkuat Tata Kelola Rantai Pasok, Keselamatan Mitra Jadi Prioritas

Kamis, 5 November 2026 - 11:26

OLAHRAGA

verdong
Olahraga

Calvin Verdonk Diganjar MOTM di Liga Champions, UEFA Ungkap Alasan Logis

Editor Dilianto
Kamis, 5 November 2026 - 16:26

INDOPOSCO.ID - Calvin Verdonk mencuri perhatian di panggung tertinggi sepak bola Eropa. Bek Timnas Indonesia itu sukses menyabet penghargaan Man...

SelengkapnyaDetails
Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci

Pangsuma FC Bongkar Carut-marut Liga Futsal Nasional, FFI dan KFI Didesak Berbenah

Rabu, 4 November 2026 - 22:31
Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Rabu, 4 November 2026 - 18:41
Raja Sapta Oktohari

Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

Rabu, 4 November 2026 - 17:31
noc

Diplomasi Olahraga Okto, Indonesia Incar World Skate Championships di Bali

Rabu, 4 November 2026 - 13:13

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3332 shares
    Share 1333 Tweet 833
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2305 shares
    Share 922 Tweet 576
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1876 shares
    Share 750 Tweet 469
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

    1094 shares
    Share 438 Tweet 274
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.