• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemendikbudristek: Survei Lingkungan Belajar Tak Ukur Profil Individu

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 27 Juli 2021 - 04:27
in Nasional
Ilustrasi - Guru tengah mengajar di sekolah. Foto: Antara

Ilustrasi - Guru tengah mengajar di sekolah. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan (Balitbangbuk), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset, Teknologi (Kemendikbudristek) Anindito Aditomo mengatakan, pihaknya tidak berniat membuat variabel dan pertanyaan dalam survei lingkungan belajar dalam asesmen nasional (AN) seperti TWK yang memprofil individu.

“Survei lingkungan belajar ini tidak ada skor individu, karena tujuannya adalah memetakan dan promosi iklim sekolah yang toleran, yang aman, dan mendukung pembelajaran,” kata Anindito Aditomo melalui gawai, Senin (26/7/2021).

BacaJuga:

Wamen Ekraf: Kolaborasi Industri dan Kreator Kuatkan Ekonomi Kreatif Nasional

Konsisten Kawal Program Presiden, Gibran Dinilai sedang Mainkan Politik Dua Arah

Kemenkes Umumkan Kontak Erat Hantavirus Kapal MV Hondius Negatif

Data dari Survei Lingkungan Belajar, menurut dia, tidak digunakan untuk menilai individu murid, guru, ataupun kepala sekolah. Sebab, jawaban individu akan dirahasiakan, dan survei hanya akan menghasilkan skor kolektif di tingkat sekolah dan daerah untuk memetakan persoalan keamanan (perundungan, dll.), kebinekaan (toleransi, dll.), kualitas pembelajaran, dan kualitas pengelolaan sekolah.

“Tujuan yang ingin kami raih adalah terciptanya lingkungan yang memfasilitasi pembelajaran dengan baik,” ujarnya.

Salah satunya tujuan tersebut, dikatakan dia adalah menciptakan iklim kebinekaan sekolah yang baik, yang mencerminkan penerimaan dan dukungan terhadap hak-hak semua warga sekolah, terlepas dari latar belakang gender, sosial-ekonomi, budaya, agama, politik, maupun kondisi fisik.

“Rasa diterima dan didukung tanpa diskriminasi ini menjadi prakondisi bagi pembelajaran yang sifatnya mutlak,” ungkapnya.

Anindito menyebut, Survei Lingkungan Belajar adalah bagian dari Asesmen Nasional (AN), yang mencakup tiga komponen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Miminum (AKM) Literasi dan Numerasi, Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

Data dari ketiga komponen AN tersebut, dikatakan dia, akan disampaikan kepada sekolah dan pemerintah daerah sebagai bahan evaluasi diri dan perencanaan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran.

“Dengan pemetaan yang dihasilkan dari tiga komponen tersebut, Kemendikbudristek dapat melakukan intervensi yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan tiap daerah,” ucapnya.

Khusus mengenai Survei Lingkungan Belajar, masih ujar dia, survei tersebut untuk mengukur aspek-aspek dari sekolah sebagai lingkungan yang mendukung terjadinya pembelajaran. Hal ini mencakup aspek yang secara langsung berkaitan dengan pembelajaran.

“Aspek itu misalnya praktik pengajaran dan fasilitas belajar, serta aspek yang menjadi prakondisi bagi pembelajaran seperti iklim keamanan dan kebinekaan sekolah,” bebernya. (nas)

Tags: kemendikbudristeksurvei lingkungan belajar

Berita Terkait.

Ilead-Summit
Nasional

Wamen Ekraf: Kolaborasi Industri dan Kreator Kuatkan Ekonomi Kreatif Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:00
Pragi
Nasional

Konsisten Kawal Program Presiden, Gibran Dinilai sedang Mainkan Politik Dua Arah

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:19
Hantavirus
Nasional

Kemenkes Umumkan Kontak Erat Hantavirus Kapal MV Hondius Negatif

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:47
Tim-TERANGIN
Nasional

Tembus Top 4 Dunia, Startup Muda Indonesia Binaan Pertamina Curi Perhatian Internasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:37
Menhut
Nasional

Menhut Sampaikan Keberhasilan Pengendalian Karhutla Indonesia di PBB, Waspadai Kemarau Panjang 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:17
Perempuan Dianiaya di SPBU Slipi, Korban Ternyata Calon Saksi Sidang
Nasional

Tiba di Indonesia, Teknologi KRI Canopus-936 Siap Dukung Riset Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:34

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    975 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    792 shares
    Share 317 Tweet 198
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    716 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    672 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.