• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Ganti 2,3 Miliar Luminer Konvensional ke LED, Uni Eropa Kurangi Emisi CO2 50,9 Juta Ton

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 27 Juli 2021 - 17:36
in Gaya Hidup
indoposco

Beralih ke pencahayaan LED dapat bantu Uni Eropa berpacu menuju emisi nol, menghemat uang masyarakat dan menciptakan lapangan kerja

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di Uni Eropa, pencahayaan diperkirakan berkontribusi pada sekitar 10% dari semua penggunaan listrik.

Temuan Signify (Euronext: LIGHT), pemimpin dunia di bidang pencahayaan, mengungkapkan bahwa dengan mengganti luminer konvensional ke LED mampu menghadirkan peluang signifikan untuk membantu UE mencapai emisi nol karbon bersih pada tahun 2050.

BacaJuga:

Komentar Iseng San ATEEZ Soal Koreografi “BAD” Viral, Interaksinya dengan Penggemar Banjir Pujian

Penggemar NCT Kirim Truk Protes ke SM Entertainment, Ancam Berhenti Dukung Grup karena Singgung Mantan Member

Young K DAY6 Resmi Umumkan Comeback Solo Lewat Album Penuh Kedua “YOUNGEST”

Peralihan tersebut selanjutnya akan lebih jauh membantu ke-27 negara anggota memenuhi tujuan Kesepakatan Hijau Eropa dan memenuhi komitmen mereka sebagai bagian dari Perjanjian Paris.

Mengganti 2,3 miliar luminer konvensional yang ada di Uni Eropa dengan LED akan mengurangi jumlah emisi CO2 sebesar 50,9 juta ton. Ini ekuivalen dengan CO2 yang akan diserap oleh 2,3 miliar pohon – setara hutan yang luasnya lebih dari daratan Inggris – dalam setahun.

Penghematan listrik akan mencapai 188,5 TWh, yang setara dengan konsumsi tahunan 51,8 juta rumah tangga, atau lebih dari seperempat jumlah rumah tangga di Uni Eropa. Ini berarti penghematan sebesar EUR 40 miliar untuk biaya listrik per tahun di 27 negara anggota. Selain itu, untuk setiap EUR 1 juta yang diinvestasikan dalam renovasi energi pada bangunan akan menciptakan rata-rata 18 pekerjaan di Uni Eropa.

Mengganti pencahayaan profesional yang mencakup pencahayaan di kantor, kompleks industri, jalan dan taman, serta di toko-toko dan hotel dengan LED akan menghadirkan peluang terbesar dengan potensi pengurangan emisi CO2 sebesar 42 juta ton.

Lebih dari itu, hal ini merupakan salah satu jenis renovasi bangunan yang tercepat dan paling tidak mengganggu, sambil memberikan penghematan listrik tertinggi dari teknologi pengganti apa pun.

Sebagai tambahan, meminta warga Uni Eropa untuk mengganti semua pencahayaan di rumah mereka dengan LED akan mengurangi emisi CO2 sebesar 8,9 juta ton per tahun.

Mengingat bahwa peluang terbesar ada di segmen profesional, Signify menyerukan kepada Uni Eropa untuk meningkatkan lebih dari dua kali lipat laju renovasi bangunan menjadi 3% per tahun dan beralih ke pencahayaan LED pintar.

Hal ini juga harus disertai dengan program informasi publik berskala Uni Eropa secara menyeluruh yang ditargetkan pada konsumen untuk menjelaskan manfaat lingkungan dan ekonomi dari peralihan ke pencahayaan LED di rumah mereka.

Peralihan ke pencahayaan LED mencerminkan pandangan yang diungkapkan oleh Badan Energi Internasional (IEA). Dalam laporan ‘NetZero by 2050’ baru-baru ini, IEA merekomendasikan bahwa penjualan bohlam LED “harus mencapai 100% pada tahun 2025 di semua wilayah” di dunia dan bahwa standar kinerja energi minimum harus disertai dengan kontrol peralatan yang pintar.

“Urgensi untuk mengambil tindakan atas perubahan iklim telah meningkat pada tahun lalu,” kata Harry Verhaar, Global Head of Public & Government Affairs Signify.

“Temuan kami mengungkapkan bahwa beralih ke pencahayaan LED terkoneksi memberi Uni Eropa peluang emas untuk membantu mencapai tujuan pengurangan emisi dan menstimulasi ekonomi nasional. Kunci untuk mewujudkannya adalah dengan mempercepat laju renovasi bangunan menjadi 3% per tahun. Beralih ke pencahayaan LED akan menunjukkan bahwa investasi awal akan terbayar kembali dalam waktu kurang dari dua tahun. Hal yang jelas menguntungkan bagi bumi ini, masa depan digital dan penciptaan lapangan kerja di Eropa,” cetusnya. (srv)

Tags: emisiLEDSignifyuni eropa

Berita Terkait.

Komentar Iseng San ATEEZ Soal Koreografi “BAD” Viral, Interaksinya dengan Penggemar Banjir Pujian
Gaya Hidup

Komentar Iseng San ATEEZ Soal Koreografi “BAD” Viral, Interaksinya dengan Penggemar Banjir Pujian

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:15
NCT-Dream
Gaya Hidup

Penggemar NCT Kirim Truk Protes ke SM Entertainment, Ancam Berhenti Dukung Grup karena Singgung Mantan Member

Selasa, 7 Juli 2026 - 03:03
Young-K
Gaya Hidup

Young K DAY6 Resmi Umumkan Comeback Solo Lewat Album Penuh Kedua “YOUNGEST”

Selasa, 7 Juli 2026 - 01:31
KARD
Gaya Hidup

KARD Resmi Akhiri Aktivitas Grup, Album Terakhir dan Tur Dunia Jadi Momen Perpisahan

Senin, 6 Juli 2026 - 23:09
Ahn-Bo-Hyun
Gaya Hidup

Ahn Bo Hyun Menyamar Jadi Musisi Mariachi di Meksiko demi Tangkap Tersangka dalam Flex X Cop 2

Senin, 6 Juli 2026 - 22:08
korea
Gaya Hidup

Drama Jepang Baru Chae Jong Hyeop Konfirmasi Tanggal Tayang Perdana dan Rilis Teaser

Senin, 6 Juli 2026 - 13:13

BERITA POPULER

  • brace

    Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    919 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2275 shares
    Share 910 Tweet 569
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
Portugal Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Resmi Mundur
Olahraga

Portugal Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Resmi Mundur

Editor Laurens Dami
Selasa, 7 Juli 2026 - 10:24

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Portugal Roberto Martinez akan mengundurkan diri dari jabatannya setelah timnya tersingkir dari Piala Dunia 2026. Selecao...

SelengkapnyaDetails
Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo Merana: Saya Sedih

Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo Merana: Saya Sedih

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:34
Hasil Piala Dunia: Bungkam AS, Belgia Tantang Spanyol di Perempatfinal

Hasil Piala Dunia: Bungkam AS, Belgia Tantang Spanyol di Perempatfinal

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:29
Hasil Piala Dunia: Sengit, Spanyol Singkirkan Portugal Lewat Drama Injury Time

Hasil Piala Dunia: Sengit, Spanyol Singkirkan Portugal Lewat Drama Injury Time

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:04
Ronaldo

Jelang Hadapi Spanyol, Ronaldo Fokus Nikmati Piala Dunia Terakhirnya

Senin, 6 Juli 2026 - 19:15
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.