• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KPAI: Pandemi Hilangkan Hak Anak

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 22 Juli 2021 - 01:31
in Nasional
Komisioner KPAI Retno Listyarti. Foto: Antara

Komisioner KPAI Retno Listyarti. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi Perlindungan Anak Indonesia menyebut pandemi Covid-19 muncul sebagai krisis tidak hanya di bidang kesehatan, namun juga atas hak anak perihal pengasuhan.

Komisioner KPAI Retno Listyarti menjelaskan pandemi Covid-19 ini tidak hanya dilihat dari sisi angka- angka statistik saja, namun sisi kemanusiaan lain yang juga wajib dapat perhatian yakni dampak langsung pada yang sakit serta keluarga, khususnya anak- anak.

BacaJuga:

Dari Olahraga dan Seni Bentuk Mental Mahasiswa Unggul dan Berdaya Saing

Ibu Rumah Tangga di Tangsel Ditusuk Tetangga, Pelaku Dibekuk

Dorong UMKM dan Ekraf, Pemerintah ‘Gaspol’ Tekan Kemiskinan Ekstrem

“Pandemi Covid-19 telah muncul sebagai krisis atas hak anak. Anak- anak kehilangan orang tua serta pengasuhnya, karena virus Covid-19, membuat mereka sangat rentan dan tanpa pengasuhan orang tua”, ucap Retno dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Retno menjelaskan selama 2 tahun ini perayaan Hari Anak Nasional (HAN) wajib dilakukan dalam situasi pandemi Covid-19 tentu saja penuh kesedihan. Terlebih pada Juli 2021 ini, ketika permasalahan Covid-19 di Indonesia angkanya terus meningkat.

Dia mengatakan ada 34.000 permasalahan Covid-19 pada Senin (19/7) serta 38.000 pada Selasa (20/7). Sebelumnya, per Sabtu (17/7), peningkatan permasalahan baru tembus 51.000 dan per Minggu (18/7), permasalahan baru meningkat 44.721.

Seiring peningkatan permasalahan Covid-19, angka kematian akibat Covid-19 juga mengalami peningkatan. Total kumulatif permasalahan Covid-19 yang ditemukan di Indonesia sejak Maret 2020 sampai Selasa (20/7) berjumlah 2.950.058 permasalahan. Dari jumlah tersebut, penderita Covid-19 di Indonesia yang meninggal dunia sebanyak 76.200 orang.

“Jumlah itu menggambarkan kalau tidak sedikit anak-anak Indonesia yang kehilangan Ayah maupun Ibunya, terlebih lagi kehilangan keduanya sebab meninggal akibat sakit Covid-19,” ucap Retno.

Apabila merujuk pada permasalahan Covid-19 di India pada 5 Juni 2021 berakhir permasalahan Covid-19 melonjak, sebesar 3.632 anak menjadi yatim piatu karena kedua orang tuannya meninggal akibat Covid-19.

Kemudian 26.176 anak yang kehilangan salah satu orang tuanya karena Covid-19. Data serupa, menurut Retno, bisa saja menimpa anak- anak Indonesia pascalonjakan permasalahan Covid-19 di Indonesia 2 bulan terakhir. (mg2)

Tags: Hak AnakKPAIpandemi covid-19

Berita Terkait.

Dari Olahraga dan Seni Bentuk Mental Mahasiswa Unggul dan Berdaya Saing
Nasional

Dari Olahraga dan Seni Bentuk Mental Mahasiswa Unggul dan Berdaya Saing

Senin, 4 Mei 2026 - 23:59
Ibu Rumah Tangga di Tangsel Ditusuk Tetangga, Pelaku Dibekuk
Nasional

Ibu Rumah Tangga di Tangsel Ditusuk Tetangga, Pelaku Dibekuk

Senin, 4 Mei 2026 - 23:47
Harga Cabai hingga Telur Turun, Inflasi Pangan April Melandai
Nasional

Dorong UMKM dan Ekraf, Pemerintah ‘Gaspol’ Tekan Kemiskinan Ekstrem

Senin, 4 Mei 2026 - 23:11
Kantor-Pertanahan
Nasional

Tak Serumit yang Dibayangkan, Warga Buktikan Urus Sertipikat Tanah Sendiri Lebih Mudah

Senin, 4 Mei 2026 - 18:08
siswa
Nasional

Mutu Belajar Siswa RI Terpuruk, P2G Soroti Rendahnya Literasi dan Numerasi

Senin, 4 Mei 2026 - 12:22
p2g
Nasional

P2G Desak Perombakan Tata Kelola Guru, Soroti Nasib P3K yang Belum Digaji

Senin, 4 Mei 2026 - 09:51

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3668 shares
    Share 1467 Tweet 917
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1295 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.