• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Epidemolog Minta Jangan Ada Konflik Kepentingan Dalam Vaksin Gotong Royong

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 13 Juli 2021 - 12:42
in Nasional
indoposco

Vaksin Covid-19 (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Resolusi WHO menyebutkan vaksin adalah global public goods. Dan harus bisa diakses oleh siapapun di masa pandemi Covid-19. Pernyataan tersebut diungkapkan Epidemolog Windhu Purnomo dalam acara daring, Selasa (13/7/2021).

Dia juga mengatakan, pemerintah Indonesia dalam pertemuan kelompok negara G20 2020 juga telah mengatakan, vaksin adalah global public good. Vaksin diberikan kepada masyarakat secara gratis.

BacaJuga:

Jemaah Haji Pulang Lebih Nyaman, Bea Cukai Hadirkan Layanan Registrasi IMEI di Debarkasi

Viral Video Kekerasan 3 PMI di Malaysia, Kementerian P2MI Turun Tangan

Sambut Hari Bhayangkara, Wakapolri Minta Jajaran Dekat dengan Masyarakat

“Seharusnya semua warga negara mendapatkan vaksin gratis dari pemerintah. Siapapun, termasuk warga negara asing (WNA) yang tinggal di Indonesia,” katanya.

Karena, lanjut dia, tujuan vaksinasi untuk mencegah penularan Covid-19. Agar tidak ada seseorang yang menularkan virus Covid-19.

“Kalau WNA tidak divaksinasi, dia bisa menularkan apabila terpapar Covid-19. Jadi penularan akan terus terjadi,” ucapnya.

Ia mengatakan, seseorang bisa memilih jenis vaksin Covid-19 sendiri-sendiri. Semua vaksin jenis harus masuk melalui badan pengawas obat dan makanan (BPOM). Kendati, pemerintah tidak terlibat pada pengadaannya.

“BPOM harus menyaring obat dan makanan atau vaksin yang masuk ke Indonesia. Ini untuk keamanan saat dikonsumsi,” terangnya.

Ia khawatir keterlibatan biofarma dalam distributor vaksin gotong royong bisa menjadi jadi conflict of interest (konflik kepentingan). “Pemerintah itu tidak bisa ikut-ikut, tidak peduli siapa yang mengimpor. Kalau biofarma kemudian jadi distributor vaksin gotong royong, ini bisa terjadi conflict of interest,” ucapnya. (nas)

Tags: epidemologvaksin berbayarVaksin Covid-19Vaksin Gotong Royong

Berita Terkait.

imei
Nasional

Jemaah Haji Pulang Lebih Nyaman, Bea Cukai Hadirkan Layanan Registrasi IMEI di Debarkasi

Senin, 15 Juni 2026 - 18:20
udin
Nasional

Viral Video Kekerasan 3 PMI di Malaysia, Kementerian P2MI Turun Tangan

Senin, 15 Juni 2026 - 14:04
Dedi-Prasetyo
Nasional

Sambut Hari Bhayangkara, Wakapolri Minta Jajaran Dekat dengan Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 09:27
Pengawalan
Nasional

Presiden Jerman ke Jakarta, Pengaturan Lalin Jalur Protokol Bersifat Situasional

Senin, 15 Juni 2026 - 09:07
Presiden-Jerman
Nasional

585 Personel Gabungan Amankan Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman di Jakarta

Senin, 15 Juni 2026 - 08:26
rini
Nasional

Menteri PANRB Dorong ASN BerAKHLAK dan Adaptif Hadapi Tantangan Birokrasi Masa Depan

Senin, 15 Juni 2026 - 02:02

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6346 shares
    Share 2538 Tweet 1587
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1685 shares
    Share 674 Tweet 421
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1018 shares
    Share 407 Tweet 255
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    955 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.