• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Berisiko Tinggi, Pemprov DKI Diminta Tambah Insentif Petugas Covid-19

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 10 Juli 2021 - 20:49
in Megapolitan
indoposco

Petugas pemakaman beristirahat usai memakamkan sejumlah jenazah dengan protokol Covid-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta, Minggu (4/7/2021). Foto : Antara/Muhammad Adimaja/aww.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diminta untuk memberikan dana insentif tambahan untuk tenaga atau petugas penanganan Covid-19 seperti tenaga kesehatan (nakes) dan penggali kubur. Pasalnya, petugas penanganan Covid-19 memiliki risiko tinggi saat menjalankan tugas dan kewajiban.

“Penambahan insentif bentuk terima kasih Pemprov DKI, kami PWNU DKI mendorong untuk adanya penambahan insentif untuk nakes dan tukang gali kubur,” kata Bendahara Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta Mohamad Taufik dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (10/7/2021).

BacaJuga:

Sengketa Lahan Kedoya Selatan Diminta Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Viral Pukul Pemotor di Jagakarsa, Pengendara Ninja ‘Bang Jago’ Ditangkap Polisi

Relatif Hangat, Cuaca di Jakarta Awal Pekan Ini Cenderung Cerah Merata

Untuk nakes, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini menilai tenaga penanganan Covid-19 pantas menerima insentif tambahan karena petugas tersebut merupakan garda terdepan ketika menjalankan tugas selama pandemi Covid-19 dengan risiko potensi terpapar Covid-19 .

Terlebih, hasil data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), pertumbuhan warga terkonfirmasi Covid-19 DKI pada Jumat kemarin mencapai 13.112 kasus yang merupakan rekor tertinggi selama pandemi. “Mereka pahlawan. Kasus terus naik. jadi, harus ada apresiasi. Kami PWNU DKI, akan berkirim surat ke Pemprov DKI agar ada penambahan insentif untuk nakes,” kata Taufik dilansir Antara.

Dia menilai penambahan insentif untuk tenaga kesehatan akan memberikan dampak positif sehingga petugas tidak memikirkan pendapatan sampingan untuk keperluan keluarga di rumah.

PWNU DKI, lanjut dia, tidak ingin tenaga kesehatan memikirkan kebutuhan saat bertugas mengurus pasien Covid-19, sebab krisis kesehatan akan berdampak pada seluruh sektor dan bisa mengakibatkan ekonomi runtuh.

“PWNU berpendapat, pemulihan ekonomi tak bisa dilakukan jika sektor kesehatannya belum membaik. Ini alasan kami mendorong ada penambahan insentif nakes. Saya rasa mampu DKI tambah insentif untuk nakes,” tandasnya.

Selain itu, Taufik menyatakan, PWNU DKI juga akan mendorong peningkatan pendapatan bagi petugas gali kubur di taman pemakaman umum (TPU) se-DKI Jakarta. Terlebih angka kematian akibat Covid-19 di Jakarta terus meningkat, data terbaru terdapat 138 kasus kematian di ibu kota pada Jumat kemarin. “Bayangkan bagaimana kerja mereka. Makanya, harus ada penambahan juga insentif penggali kubur di Jakarta,” ujarnya.

Diketahui pada Jumat (9/7/2021), kasus harian baru mencatatkan rekor dengan 13.112 kasus yang menyebabkan total konfirmasi kasus positif Covid-19 sebanyak 636.389 kasus.

Untuk kasus aktif atau orang yang masih dirawat atau diisolasi sampai Jumat tersebut, ada sebanyak 100.142 orang.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 526.941 dengan tingkat kesembuhan 82,8 persen, dan total 9.306 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5 persen.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 42,8 persen angka ini sangat jauh dari standar WHO yang menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen untuk terkategori aman. (aro)

Tags: coronacovid-19dki jakartaInsentif Petugas Covid-19Pemprov DKI

Berita Terkait.

kedoya
Megapolitan

Sengketa Lahan Kedoya Selatan Diminta Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Senin, 6 Juli 2026 - 12:43
viral
Megapolitan

Viral Pukul Pemotor di Jagakarsa, Pengendara Ninja ‘Bang Jago’ Ditangkap Polisi

Senin, 6 Juli 2026 - 09:19
cuaca
Megapolitan

Relatif Hangat, Cuaca di Jakarta Awal Pekan Ini Cenderung Cerah Merata

Senin, 6 Juli 2026 - 08:46
Pramono Anung Ajak Gen Z Hidupkan Marhaenisme Lewat Aksi Nyata
Megapolitan

Pramono Anung Ajak Gen Z Hidupkan Marhaenisme Lewat Aksi Nyata

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:00
delondel
Megapolitan

Menuju Kota Global, Jakarta Andalkan Obligasi Daerah demi Perkuat Investasi SDM

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:10
cuaca
Megapolitan

Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:09

BERITA POPULER

  • brace

    Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    917 shares
    Share 367 Tweet 229
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2262 shares
    Share 905 Tweet 566
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    756 shares
    Share 302 Tweet 189
Ronaldo
Olahraga

Jelang Hadapi Spanyol, Ronaldo Fokus Nikmati Piala Dunia Terakhirnya

Editor Dilianto
Senin, 6 Juli 2026 - 19:15

INDOPOSCO.ID - Megabintang Timnas Portugal Cristiano Ronaldo enggan memusingkan laga hidup-mati melawan Timnas Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia...

SelengkapnyaDetails
Piala Dunia 2026: Ronaldo Pede Rekor Bagusnya Bisa Redam Spanyol

Piala Dunia 2026: Ronaldo Pede Rekor Bagusnya Bisa Redam Spanyol

Senin, 6 Juli 2026 - 18:25
Haaland Usai Norwegia Depak Brasil di Piala Dunia: Sejarah Ini Dikenang Selamanya

Haaland Usai Norwegia Depak Brasil di Piala Dunia: Sejarah Ini Dikenang Selamanya

Senin, 6 Juli 2026 - 16:46
Piala Dunia 2026: Runtuhkan Keangkeran Azteca, Tuchel Bangga dengan Tekad Skuad Inggris

Piala Dunia 2026: Runtuhkan Keangkeran Azteca, Tuchel Bangga dengan Tekad Skuad Inggris

Senin, 6 Juli 2026 - 15:01
Antar Prancis Singkirkan Paraguay, Mbappe Tegaskan Les Bleus Tak Hanya Jago Menyerang

Antar Prancis Singkirkan Paraguay, Mbappe Tegaskan Les Bleus Tak Hanya Jago Menyerang

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:27
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.