• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Waspada! Infeksi Delta Varian Dua Kali Tingkatkan Keterisian RS

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 15 Juni 2021 - 14:49
in Nasional
indoposco

Ilustrasi. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Epidemolog Dicky Budiman mengatakan, peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia dipengaruhi oleh varian-varian baru virus Corona. Ia memperkirakan puncak pandemi terjadi pada akhir Juni.

“Puncak kasus akhir Juni ini merupakan akumulasi perjalanan pandemi di Indonesia,” ujar Dicky Budiman melalui daring, Selasa (15/6/2021).

BacaJuga:

Menhut Sampaikan Keberhasilan Pengendalian Karhutla Indonesia di PBB, Waspadai Kemarau Panjang 2026

Tiba di Indonesia, Teknologi KRI Canopus-936 Siap Dukung Riset Nasional

Bangun Karakter Bangsa, Akademisi Ingatkan Pentingnya Revitalisasi Naskah Kuno dengan Tekstologi

Penambahan kasus yang relatif cepat, menurutnya, disebabkan oleh varian alfa yang ditemukan di Inggris. Kemudian puncak pandemi berikutnya, ditambahkan Dicky, diprediksi terjadi pada Juli nanti.

“Pada puncak Juli nanti bisa lebih buruk, karena dipengaruhi oleh varian delta yang jauh lebih menular dari varian alfa,” katanya.

Ia mengatakan, varian delta berpotensi meningkatkan hunian rumah sakit. Karena pasien akan mengalami potensi gejala yang lebih buruk.

“Di India, varian delta gejalanya jauh lebih signifikan. Pasien dua kali lebih banyak dirawat di Rumah Sakit (RS) daripada terinfeksi varian alfa,” terangnya.

Dikatakan dia, delta varian baru Covid-19 bisa menginfeksi mereka yang sudah divaksinasi. Tentu saja ini sangat rawan bagi situasi di Tanah Air.

“Kenapa rawan? Karena cakupan testing dan tracing kita rendah, kecuali DKI Jakarta,” ucapnya.

Selain itu, lanjut dia, laju vaksinasi di Indonesia sangat rendah. Hingga saat ini vaksinasi sua kali masih di bawah lima persen.

“Masyarakat dan pemerintah juga masih abai, ini juga menjadi rawan,” ungkapnya.

Lebih jauh ia mengungkapkan, varian delta memiliki kelebihan mudah masuk dan menempel pada sel atau tubuh manusia. Dan kemungkinan sangat kecil terdeteksi oleh sistem tubuh manusia.

“Ini harus diketahui agar kita lebih hati-hati. Karena tubuh yang terinfeksi delta varian ini sangat cepat drop,” ujarnya. (nas)

 

Tags: covid deltacovid-19Varian Baru Covid-19Varian Covid-19 Delta

Berita Terkait.

Menhut
Nasional

Menhut Sampaikan Keberhasilan Pengendalian Karhutla Indonesia di PBB, Waspadai Kemarau Panjang 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:17
Perempuan Dianiaya di SPBU Slipi, Korban Ternyata Calon Saksi Sidang
Nasional

Tiba di Indonesia, Teknologi KRI Canopus-936 Siap Dukung Riset Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:34
Perempuan Dianiaya di SPBU Slipi, Korban Ternyata Calon Saksi Sidang
Nasional

Bangun Karakter Bangsa, Akademisi Ingatkan Pentingnya Revitalisasi Naskah Kuno dengan Tekstologi

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:03
Hantavirus Terdeteksi di Sejumlah Wilayah, Kemenkes: Belum Ada Kasus Tipe HPS
Nasional

Hantavirus Terdeteksi di Sejumlah Wilayah, Kemenkes: Belum Ada Kasus Tipe HPS

Senin, 11 Mei 2026 - 23:41
BRIN Bantah Penularan Hantavirus Antarmanusia, Begini Penjelasannya
Nasional

BRIN Bantah Penularan Hantavirus Antarmanusia, Begini Penjelasannya

Senin, 11 Mei 2026 - 23:21
Kemendikdasmen: TPG Perkuat Kesejahteraan dan Profesionalisme Guru
Nasional

Kemendikdasmen: TPG Perkuat Kesejahteraan dan Profesionalisme Guru

Senin, 11 Mei 2026 - 22:41

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    974 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    791 shares
    Share 316 Tweet 198
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    714 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    672 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.