• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Saran Nih, Bantuan Hibah Pesantren di Banten Disesuaikan Jumlah Santri Saja

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 11 Juni 2021 - 17:11
in Nusantara
indoposco

Puluhan mahasiswa melakukan unjuk rasa pengusutan secara tuntas kasus dugaan korupsi di kantor Kejaksaan Tinggu (Kejati) Banten, Serang, Selasa (8/6/2021). Foto: Antara/Mulyana

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pesantren merupakan sebuah lembaga nonformal atau tradisional yang sudah ada sebelum Bangsa Indonesia merdeka. Biasanya, para murid (santri) tinggal bersama dengan Kiai. Lembaga itu pun mendapat perhatian dari pemerintah. Hal itu sudah tertuang dalam UU Nomor 18/2019 tentang pesantren.

Pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten sudah memberikan perhatian melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Namun pada perjalanannya, bantuan itu dinodai dengan tindakan yang melanggar hukum. Seperti pada bantuan hibah Ponpes tahun 2018 dan 2020 yang sedang ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten.

BacaJuga:

Karhutla Mengganas, 8,3 Hektare Lahan di Kalsel dan Jateng Hangus Terbakar

DPR Desak Kepolisian Usut Tuntas Kasus Penyekapan Perempuan di Bandung: Kekerasan Tak Bisa Ditoleransi

Banten Bergetar Pagi Ini, BMKG Ungkap Lokasi dan Kedalaman Gempa

Untuk mengantisipasi pelanggaran hukum terulang, Pengamat Kebijakan Publik Moch Ojat Sudrajat berpendapat bahwa bantuan hibah Ponpes sebaiknya disesuaikan dengan jumlah santri. Hal itu dinilai lebih berkeadilan.

Menurutnya, Pemprov Banten harus tetap memberikan perhatian kepada pesantren. Tapi pada pelaksanaanya, wajib memiliki inovasi baru. Seperti penyaluran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDa).

“Belajar dari Kasus hibah yang saat ini ditangani Kejati Banten, maka saya mengusulkan untuk tahun anggaran 2021 Pemprov Banten harus tetap hadir dalam pendanaan pesantren, tentunya dengan melakukan inovasi dalam penyalurannya. Untuk itu saya mengusulkan cara penyaluran hibah pesantren dilakukan sama seperti penyaluran dana BOSDa di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” katanya, Jumat (11/6/2021).

Menurutnya, aturan yang ada pada Peraturan Gubernur (Pergub) No 49/2017, sudah sangat rijit. Sehingga tinggal dilakukan evaluasi pelaksanaannya agar adil. Artnya, panitia hibah pada saat menerima proposal dan memverifikasi tidak membeda-bedakan pesantren.

“Sama seperti di BOSDa sekolah swasta, Dindikbud tidak membeda–bedakan, dan semua sekolah menerima BOSDa dengan nilai besaran yang sama setiap siswanya. Apakah sekolah tersebut merupakan sekolah dengan berbasis keagamaan tertentu atau pun umum,” ungkapnya.

Ia menerangkan, penyaluran dana hibah pesntren dilakukan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), tidak melalui lembaga tertentu, yang akan menimbulkan kecemburuan dan kecurigaan dari lembaga yang lain.

“Besaran nilai hibah harus juga adil, yakni jika Pesantren X dengan santri yang lebih sedikit dan Pesantren Y yang santrinya lebih banyak, maka harus dapat diperhitungkan dengan seksama. Contoh, jumlah santri kurang dari 50 orang, per-santri Rp 500.000. Kemudian, jumlah santri 51 orang sampai dengan 150 orang, Rp 400.000,” terangnya.

Ojat menuturkan, jika pun terjadi permasalahan hukum atas penggunaan yang tidak sesuai atau verifikasi yang tidak benar, maka permasalahan tersebut akan terlokalisir.

“Demikian ususlan saya ini, semoga bisa dan dapat memberikan masukan bagi para pihak, dengan demikian Pesantren di Banten tetap dan harus mendapatkan pendanaan dari Pemprov Banten,” tuturnya. (son)

Tags: BantenBOSDaDana Hibah PonpeskorupsiKorupsi Dana Hibah PonpesKorupsi Hibah Ponpes

Berita Terkait.

Karhutla
Nusantara

Karhutla Mengganas, 8,3 Hektare Lahan di Kalsel dan Jateng Hangus Terbakar

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:25
Sari-Yuliati
Nusantara

DPR Desak Kepolisian Usut Tuntas Kasus Penyekapan Perempuan di Bandung: Kekerasan Tak Bisa Ditoleransi

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:44
Gempa-banten
Nusantara

Banten Bergetar Pagi Ini, BMKG Ungkap Lokasi dan Kedalaman Gempa

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:42
Anton
Nusantara

DPR Dorong STTAL Percepat Inovasi Teknologi Maritim untuk Perkuat Kemandirian Pertahanan Nasional

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:53
Wisata-bali
Nusantara

BKSAP DPR Perkuat Diplomasi Parlemen Dorong Pariwisata Bali Naik Kelas dan Berkelanjutan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:47
bc2
Nusantara

Tim Gabungan Bea Cukai Musnahkan Ribuan Batang Ganja di Aceh Utara

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:30

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7144 shares
    Share 2858 Tweet 1786
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1126 shares
    Share 450 Tweet 282
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1777 shares
    Share 711 Tweet 444
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Hasil Piala Dunia: Bungkam Tunisia 4-0, Jepang Tempel Ketat Belanda di Puncak
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Bungkam Tunisia 4-0, Jepang Tempel Ketat Belanda di Puncak

Editor Dilianto
Minggu, 21 Juni 2026 - 18:16

INDOPOSCO.ID – Jepang menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kekuatan Asia dengan meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Tunisia pada laga kedua...

SelengkapnyaDetails
Gakpo

Cetak Brace ke Gawang Swedia, Brobbey dan Gakpo Masuk Buku Sejarah Oranje

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:42
Floranus

Hasil Piala Dunia: Dominasi Laga, Ekuador Gagal Tembus Benteng Curacao

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:31
Pemain-Timnas-Jerman

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Brace Denis Undav Bawa Jerman Benamkan Pantai Gading

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:32
Brobbey

Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:02
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.