• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Sambangi Kejati, Kiai Minta Supremasi Hukum Kasus Korupsi di Banten

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 8 Juni 2021 - 18:52
in Nusantara
indoposco

Sejumlah kiai saat mendatangi Kejati Banten

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sejumlah kiai menyambangi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten untuk meminta supremasi hukum pada kasus korupsi yang sedang mendera Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Ada tiga kasus yang sedang ditangani Kejatii Banten. Di antaranya, kasus dugaan pemotongan dana hibah Pondok Pesantren (Ponpes) tahun 2018 dan 2020, kasus pengadaan lahan gedung Samsat Malingping dan pengadaan masker tahun 2020.

BacaJuga:

Kabar Baik Dunia Konservasi, Bayi Orangutan Sumatera Lahir di Cagar Alam Jantho

Bea Cukai Jambi Gagalkan Penimbunan Rokok Ilegal di Telanaipura, Pelaku Bayar Denda Rp250 Juta

PLN EPI Perkuat Komitmen ESG lewat Rumah Bibit Mangrove Berbasis IoT di Cilacap

Dari pantauan di lokasi, kiai yang hadir adalah Abuya Muhtadi Dimyati, KH. Embay Mulya Syarief, KH. Matin Syarqowi, KH. Sonhaji, KH Yusuf Mubarok, KH. Sadeli, KH. Munawar Halili, KH. Asep Athoillah.

KH. Matin Syarkowi mengatakan, penegakan hukum yang adil merupakan titah agama. Sehingga, supremasi hukum wajib dilakukan Kejati Banten agar tindakan korupsi tidak terulang lagi di tanah yang memiliki julukan seribu kiai sejuta santri.

“Hadir juga Abuya Muhtadi, tindakan beliau untuk tetap dalam garis tindakan hukum dan itu titah agama. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan dan kami mendukung di Banten ada supremasi hukum,” katanya saat ditemui di Kejati Banten, Selasa (8/6/2021).

Namun yang menjadi perhatian, lanjut dia, persoalan kasus hukum pada dana hibah Ponpes. Jangan sampai ada oknum yang merampas hak pesantren.

“Berbagai kasus korupsi, terutama dana hibah Ponpes, tujuannya melindungi pesantren agar tidak dijadikan alat oleh oknum siapapun yang merampas hak pesantren. Artinya yang memainkan pesantren,” ungkapnya.

Pihaknya juga meminta agar tidak membuat kegaduhan dalam proses hukum yang sedang ditegakan Kejati Banten.

“Insyaallah itu bagian membangun kesadaran hukum, yang benar pasti benar, yang salah harus rela menerima hukuman. Karena hukum langkah mengevaluasi diri kita menuju memperbaiki diri. Tidak ada tensi apa-apa, mensuport Kejati on the track,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Kejati Banten Asep Nana Mulyana menyebutkan, tim penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak yang dinilai berkaitan dengan dana hibah Ponpes.

“Masih jalan (penyelidikan dana hibah). Masih ada (yang diperiksa). Jadi teman-teman bisa lihat, pantau, monitoring, kami sangat terbuka bagi siapapun termasuk mereka yang ingin just colablator,” tuturnya.

Ia menegaskan, pemanggilan terhadap siapapun tujuannya untuk kepentingan pembuktian perkara dan melengkapi berkas perkara dalam penyelidikan kasus dugaan tindakan korupsi Ponpes 2018 dan 2020.

“Nanti kita lihat (gubernur dipanggil atau tidak), saya tidak ingin berandai andai. Tentu penyidikan akan menentukan siapa saja yang akan diminta keterangan, kalau perlu dilakukan penyelidikan, kepentingan untuk pembuktian. Sekali lagi pemanggilan siapapun untuk pembuktian perkara,” tegasnya.

Pihaknya juga berterimakasih kepada para kiyai yang mensuport dan mendoakan penegakan hukum berjalan dengan baik.

“Kami mendapatkan suport, spirit dan doa terutama dari kiai, kasepuhan masyarakat Banten dalam menjalakan tugas. Semoga ini menjadi penyemangat kami untuk bekerja lebih baik,” pungkasnya. (son)

Tags: kejati bantenKiaiKorupsi Dana Hibah PonpesKorupsi Hibah Ponpesulama

Berita Terkait.

Kabar Baik Dunia Konservasi, Bayi Orangutan Sumatera Lahir di Cagar Alam Jantho
Nusantara

Kabar Baik Dunia Konservasi, Bayi Orangutan Sumatera Lahir di Cagar Alam Jantho

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:35
Bea Cukai Jambi Gagalkan Penimbunan Rokok Ilegal di Telanaipura, Pelaku Bayar Denda Rp250 Juta
Nusantara

Bea Cukai Jambi Gagalkan Penimbunan Rokok Ilegal di Telanaipura, Pelaku Bayar Denda Rp250 Juta

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:05
PLN EPI Perkuat Komitmen ESG lewat Rumah Bibit Mangrove Berbasis IoT di Cilacap
Nusantara

PLN EPI Perkuat Komitmen ESG lewat Rumah Bibit Mangrove Berbasis IoT di Cilacap

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:05
Gempa Bumi Dangkal Hantam Poso di Sulteng Pagi Ini, Pusat Hiposenter Hanya 2 Km
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Hantam Poso di Sulteng Pagi Ini, Pusat Hiposenter Hanya 2 Km

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:25
klaten
Nusantara

BNPB: Kebakaran TPA Troketon Klaten Berdampak pada 1.485 Warga

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:19
Ekonomi Indonesia Kembali Tunjukkan Taji, Industri Bangkit dan Inflasi Kian Terkendali
Nusantara

Dipimpin Andra Soni, Banten Masuk Lima Besar Investasi Nasional

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:47

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2102 shares
    Share 841 Tweet 526
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1082 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.