• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Thailand Prihatin, Tuntut Konsensus ASEAN Soal Myanmar

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 6 Juni 2021 - 16:00
in Internasional
Personel militer dengan kendaraan tempur tank berjaga di Ibu Kota Naypritaw, Myanmar. Foto : Antara/Reuters/Stringer/wsj.

Personel militer dengan kendaraan tempur tank berjaga di Ibu Kota Naypritaw, Myanmar. Foto : Antara/Reuters/Stringer/wsj.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kekerasan yang terjadi di banyak wilayah Myanmar membuah Thailand prihatin. Negara Gajah Putih itu juga menuntut implementasi langkah-langkah yang telah disepakati para pemimpin Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) atau Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara untuk membantu mengakhiri kekacauan yang dipicu kudeta militer pada 1 Februari 2021.

“Kami telah mengikuti perkembangan di Myanmar dengan sangat prihatin, terutama insiden kekerasan di banyak bagian negara itu,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Jubir Kemenlu) Thailand Tanee Sangrat dalam sebuah pernyataan, Minggu (6/6/2021).

BacaJuga:

Jemaah Haji 2026 Dilarang City Tour Sebelum Armuzna, Diminta Fokus Jaga Kesehatan

Prabowo Tunggangi Mobil Maung saat Tiba di KTT ASEAN Filipina

PHI Borong Penghargaan Global, CSR Lokal Tembus Panggung Dunia

Dia mengulangi seruan kepada Myanmar untuk mengakhiri kekerasan, membebaskan semua tahanan, serta implementasi konkret dari Konsensus Lima Poin yang telah disepakati oleh ASEAN sesegera mungkin.

Di lain pihak, junta Myanmar telah menunjukkan keengganan untuk memperhatikan lima poin konsensus yang disepakati para pemimpin ASEAN pada April 2021. Konsensus itu antara lain juga mencakup desakan untuk pembicaraan politik serta penunjukan utusan khusus ASEAN untuk membantu menyelesaikan krisis Myanmar.

Junta telah gagal menerapkan kontrol sejak merebut kekuasaan dari pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi, yang termasuk di antara lebih dari 4.500 orang yang ditahan sejak kudeta. Sedikitnya 847 orang tewas dalam unjuk rasa anti kudeta, kata sebuah kelompok hak asasi manusia, tetapi tentara membantah angka itu.

Sementara itu, protes harian terhadap militer telah berkembang di beberapa bagian Myanmar menjadi pemberontakan bersenjata dan konflik etnis yang telah berlangsung selama satu dekade kembali berkobar.

Para penentang junta telah menyuarakan rasa frustrasi atas kurangnya tindakan keras oleh ASEAN dan mengatakan pertemuan dua perwakilan kelompok itu dengan pemimpin junta Min Aung Hlaing justru memberinya legitimasi yang lebih besar, tetapi tidak mendatangkan manfaat untuk memperbaiki situasi di Myanmar.

Thailand berbagi perbatasan yang lebih panjang dengan Myanmar daripada negara lain, dan khawatir konflik tersebut dapat menyebabkan banjir pengungsi. Pemerintahannya sendiri dipimpin oleh seorang mantan panglima militer yang merebut kekuasaan dalam sebuah kudeta sebelum mengadakan pemilihan.

“Banyak dari apa yang telah dilakukan Thailand mungkin tidak dipublikasikan karena kami percaya bahwa diplomasi yang tenang dan rahasia antara tetangga akan lebih efektif dan sejalan dengan diplomasi tradisional Thailand,” kata Tanee dikutip Reuters via Antara. (aro)

Tags: konflikMyanmarThailand

Berita Terkait.

Ichsan-Marsha
Internasional

Jemaah Haji 2026 Dilarang City Tour Sebelum Armuzna, Diminta Fokus Jaga Kesehatan

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:46
Prabowo
Internasional

Prabowo Tunggangi Mobil Maung saat Tiba di KTT ASEAN Filipina

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:26
Penghargaan
Internasional

PHI Borong Penghargaan Global, CSR Lokal Tembus Panggung Dunia

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:05
Trump
Internasional

Gertak Sambal Trump, Ancam Serang Iran Lagi di Tengah Narasi Perdamaian

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:24
Jemaah-haji
Internasional

Jemaah Diminta Jaga Kondisi Fisik di Tengah Cuaca Ekstrem di Tanah Suci

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:04
Kapal-Tanker
Internasional

Konflik Mereda, Iran Pastikan Jalur Logistik Selat Hormuz Aman

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:42

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1297 shares
    Share 519 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.