• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dolar Naik Tipis Terangkat Data Manufaktur setelah Melemah di Awal

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 2 Juni 2021 - 10:17
in Ekonomi
indoposco

Karyawan bank menunjukkan mata uang dollar Amerika Serikat (AS) yang disetor nasabah di bank BNI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Jumat (14/8/2020). Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto/nz

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dolar naik tipis terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), setelah data manufaktur AS menunjukkan kenaikan aktivitas yang lebih kuat dari perkiraan, bahkan ketika kekurangan tenaga kerja dan kurangnya bahan baku membebani produksi.

Lembaga riset Institute for Supply Management (ISM) mengatakan indeks aktivitas manufaktur AS naik pada Mei karena permintaan yang terpendam di tengah pembukaan kembali ekonomi mendorong pesanan, dikutip dari Antara.

BacaJuga:

Swiss-Belresort Dago Heritage Gandeng Hompimplay Tawarkan Paket Mulai Rp1,619 Juta

Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito

Wuling Aira EV Catat Respons Positif, Lebih dari 3.500 SPK dalam Dua Pekan

Dolar awalnya diperdagangkan lebih rendah atas laporan tersebut, di mana ISM mengatakan potensi pertumbuhan manufaktur terus terhambat oleh ketidakhadiran pekerja dan penutupan sementara karena kekurangan suku cadang dan tenaga kerja.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa masalah pasokan di sektor manufaktur berdampak pada perekonomian secara keseluruhan, kata Kathy Lien, direktur pelaksana di BK Asset Management.

“Ini juga memberi tahu kami bahwa momentum yang kami lihat di awal kuartal kedua bisa mulai melambat.”

Indeks dolar merangkak naik 0,35 persen menjadi 89,822, tetapi jauh dari tertinggi Jumat (28/5/2021) di 90,447, ketika ukuran inflasi AS yang diawasi ketat oleh Federal Reserve membukukan kenaikan tahunan terbesar sejak 1992.

Bias pasar umumnya menuju dolar yang lebih lemah, kata Vassili Serebriakov, analis valas dan makro di UBS.

“Pemulihan global di luar AS yang tertinggal pada kuartal pertama karena lambatnya vaksinasi kini telah meningkat, terutama di tempat-tempat seperti zona euro dan Inggris,” katanya tentang pelemahan dolar baru-baru ini.

Sinyal hawkish dari bank sentral beberapa negara G10, termasuk Kanada, Norwegia dan Selandia Baru, juga menambah tekanan pada greenback, katanya.

Pound Inggris menyentuh level tertinggi tiga tahun di 1,425 dolar AS selama sesi Asia, dibantu oleh pernyataan dari pembuat kebijakan bank sentral Inggris, Bank of England, pekan lalu yang menyatakan kenaikan suku bunga tahun depan atau lebih cepat.

Euro naik 0,05 persen menjadi 1,2305 dolar AS, menyusul data yang menunjukkan inflasi zona euro melonjak melewati target Bank Sentral Eropa (ECB) pada Mei.

“Data inflasi kuartal berikutnya benar-benar penuh dengan efek dasar dan faktor sementara lainnya, jadi sangat sulit bagi pasar dan pembuat kebijakan untuk menghilangkan sinyal dari kebisingan itu,” kata Simon Harvey, analis valas di Monex Eropa.

Mata uang terkait komoditas umumnya lebih kuat terhadap dolar karena harga minyak naik di tengah ekspektasi meningkatnya permintaan bahan bakar.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya – yang dikenal secara kolektif sebagai OPEC+ – sepakat pada Selasa (1/6/2021) untuk tetap pada kecepatan yang ada saat ini secara bertahap mengurangi pembatasan pasokan minyak, ketika produsen menyeimbangkan antisipasi pemulihan permintaan terhadap kemungkinan peningkatan pasokan Iran.

Dolar Kanada mencapai level tertinggi enam tahun di 1,2010 per greenback, dibantu oleh penguatan harga minyak, dan data yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi Kanada pada kuartal pertama tetap kuat.

Dolar Australia naik 0,45 persen pada 0,77625 dolar AS.

Bank sentral Australia mempertahankan suku bunganya pada rekor terendah dan menegaskan kembali sikap kebijakannya yang lebih rendah untuk jangka waktu lebih lama, bahkan ketika data menunjukkan PDB negara itu di atas tingkat pra-pandemi.

Yuan China stabil setelah pihak berwenang memerintahkan bank untuk meningkatkan rasio cadangan devisa mereka, sebuah langkah yang dilihat sebagai upaya untuk membatasi apresiasi cepat yuan.

Yuan di luar negeri berada di 6,3817 terhadap dolar AS, naik 0,11 persen pada Selasa (1/6/2021).

Di pasar mata uang kripto, Bitcoin turun 2,66 persen pada 36.348,78 dolar AS, sementara Ether turun 1,21 persen menjadi 2.566,90 dolar AS. (arm)

Tags: dolarnilai tukar dolar

Berita Terkait.

Room
Ekonomi

Swiss-Belresort Dago Heritage Gandeng Hompimplay Tawarkan Paket Mulai Rp1,619 Juta

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:05
Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito
Ekonomi

Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:34
Aira-ev
Ekonomi

Wuling Aira EV Catat Respons Positif, Lebih dari 3.500 SPK dalam Dua Pekan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:04
Merchandise
Ekonomi

J&T Express Gandeng Tahilalats, Warnai Perayaan 11 Tahun dengan Aktivasi Kreatif

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:03
Stella
Ekonomi

PHE Siapkan Ekosistem Natural Hydrogen, Bidik Pengembangan Energi Masa Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:02
Pelatihan
Ekonomi

Grup PHI Zona 9 Jangkau Lebih dari 750 Penerima Manfaat Program PPM

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:00

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3769 shares
    Share 1508 Tweet 942
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Makin Banyak Pengguna, Komunitas Geely Perkuat Kebersamaan di GIIAS 2026

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.