• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Hati-hati! Ada Empat Motif Pembunuhan Berbasis Gender

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 30 Mei 2021 - 13:35
in Nasional
Ilustrasi. Foto: Pixabay

Ilustrasi. Foto: Pixabay

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisioner Komnas Perempuan Siti Aminah mengatakan, kasus pembunuhan berbasis gender sudah mendapatkan perhatian internasional. Kendati di Indonesia hal tersebut belum menjadi baku.

“Kalau di Indonesia hanya dikenal pembunuhan. Di mata Internasional, PBB sendiri pembunuhan berbasis gender sudah mendapatkan perhatian,” ungkap Siti Aminah melalui gawai, Minggu (30/5/2021).

BacaJuga:

Universitas Darunnajah Bawa Isu Wakaf Pendidikan ke ICOP 2026

KPK Akan Kembangkan Kasus Silmy Karim dkk ke TPPU

Usai Insiden Bekasi Timur, DPR Soroti “Benang Kusut” Persinyalan Kereta Nasional

Ia mengatakan, pembunuhan berbasis gender dikategorikan menjadi 11. Bentuk kekerasan tersebut meliputi di antaranya pembunuhan anak perempuan, pembunuhan domestik, pembunuhan atas nama kehormatan hingga pembunuhan yang menyasar anak di daerah konflik.

“Di dalam bentuk pembunuhan berbasis gender tersebut juga terdapat pembunuhan karena orientasi seksual yang berbeda,” katanya.

Ia menyebut, Komnas Perempuan tidak mendapatkan pengaduan pembunuh berbasis gender. Selama 2020 saja, menurutnya, ada 37 kasus pembunuhan berbasis gender. Sementara pada 2017-2018 ada 97 kasus.

“Kita tidak melihat naik turunnya kasus, tetapi kami ingin bagaimana melakukan pencegahan dan penegakan hukum pembunuhan yang berbasis gender terulang,” ungkapnya.

Dia menggunakan, pembunuhan berbasis gender bukan hal baru yang terjadi di wilayah hukum di Indonesia. Karena, beberapa kasus terjadi menimpa perempuan yang berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK), terapis hingga pemandu lagu.

“Ini (pembunuhan berbasis gender) sudah terjadi sebelumnya. Jadi bukan kasus baru,” ucapnya.

Terkait motif pelaku didorong oleh faktor ekonomi, masih ujar Siti, harus perlu didalami. Karena di tahun sebelumnya, terjadi kasus serupa karena ketersinggungan terkait jasa.

“Kasus di Depok misalnya, karena motif maskulinitas, seperti bau tubuh yang tidak enak dan hubungan seksualitas yang tidak memuaskan,” terangnya.

Menurut Siti, ada empat motif pembunuhan berbasis gender. Di antaranya, karena motif cemburu, ketersinggungan maskulinitas, transgender dan keterkaitan moralitas perempuan.

“Pada kasus moralitas ini, kita masih ingat pembunuh tahun lalu. Karena anak perempuan melakukan hubungan seksual sebelum menikah, kemudian atas nama kehormatan saudara laki-laki dan ayahnya dibunuh,” ujarnya.

Sebelumnya, Perempuan inisial IW (31) yang ditemukan tewas di kamar hotel di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, diduga korban pembunuhan. Korban diduga dihabisi teman kencannya.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan berhasil menangkap diduga pelaku berinisial AA. Dia saat ini kini tengah diperiksa intensif di Polres Metro Jakarta Pusat. (nas)

Tags: motif pembunuhan berbasis genderPembunuhan

Berita Terkait.

Darunnajah
Nasional

Universitas Darunnajah Bawa Isu Wakaf Pendidikan ke ICOP 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:36
Silmy-Karim
Nasional

KPK Akan Kembangkan Kasus Silmy Karim dkk ke TPPU

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:43
Kecelakaan
Nasional

Usai Insiden Bekasi Timur, DPR Soroti “Benang Kusut” Persinyalan Kereta Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:42
Dadan
Nasional

Kejagung Tak Sita Motor Listrik Kasus Korupsi MBG, Ini Alasannya

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:31
Menko-Polkam
Nasional

Prabowo Tak Pandang Bulu Berantas Korupsi, Menko Polkam Ingatkan Pejabat Jaga Amanah

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:21
AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas
Nasional

KAI Percepat Pengembangan Stasiun Bogor, Siap Layani Commuter Line 12 Kereta

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:33

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2096 shares
    Share 838 Tweet 524
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1018 shares
    Share 407 Tweet 255
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    954 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3530 shares
    Share 1412 Tweet 883
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.