• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

WHO Tetapkan Target Baru soal Vaksinasi Negara Termiskin Ditetapkan

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 24 Mei 2021 - 23:33
in Internasional
indoposco

Ilustrasi. Vaksinasi. Foto: Antara/HO-Xinhua/aa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) menetapkan target baru untuk melindungi negara-negara termiskin, saat pandemi Covid-19 diperburuk dengan “skandal ketidakadilan” dalam distribusi vaksin.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan, tidak ada negara yang boleh berasumsi telah “keluar dari masalah” –tidak peduli seberapa tinggi tingkat vaksinasinya– selama virus SARS-CoV-2 dan variannya masih menyebar ke wilayah-wilayah lain.

BacaJuga:

Rusia Desak AS-Iran Lanjutkan Dialog demi Stabilitas Global

China Peringatkan AS Usai Penyitaan Kapal Kargo Iran di Selat Hormuz

Blokade Laut Belum Dicabut, Iran Tolak Perundingan Damai Putaran Kedua dengan AS

“Dunia masih berada dalam situasi yang sangat berbahaya,” kata Tedros pada pembukaan pertemuan tahunan menteri kesehatan dari 194 negara anggota WHO, Senin (24/5).

“Sampai hari ini, lebih banyak kasus yang dilaporkan sepanjang tahun ini dibandingkan seluruh tahun 2020. Pada tren saat ini, jumlah kematian akan melampaui total tahun lalu dalam tiga minggu ke depan. Ini sangat tragis,” ujar Tedros, memaparkan.

Dia mengatakan lebih dari 75 persen dari semua vaksin telah diberikan hanya di 10 negara.

“Tidak ada cara diplomatis untuk mengatakannya: sekelompok kecil negara yang membuat dan membeli sebagian besar vaksin dunia mengendalikan nasib bagian dunia lainnya,” tutur Tedros.

Fasilitas COVAX, yang dijalankan oleh WHO dan Aliansi Vaksin GAVI, telah mengirimkan 72 juta dosis vaksin ke 125 negara dan ekonomi sejak Februari –hampir tidak cukup untuk satu persen populasi mereka, kata Tedros.

Dia mendesak negara-negara untuk menyumbangkan dosis vaksin bagi COVAX agar 10 persen populasi semua negara sudah dapat diinokulasi pada September dan 30 persen populasi pada akhir tahun. Itu berarti akan ada 250 juta orang lagi yang divaksin hanya dalam empat bulan.

“Penting untuk menghentikan penyakit dan kematian, menjaga petugas kesehatan kita aman, membuka kembali masyarakat dan ekonomi kita,” kata Tedros.

Tedros juga meminta produsen vaksin agar memberikan COVAX hak pertama untuk menolak volume baru vaksin, atau menyerahkan 50 persen volume mereka untuk COVAX tahun ini.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan agar WHO diberdayakan untuk mengunjungi negara-negara dengan cepat jika terjadi wabah yang berpotensi memicu pandemi, dan untuk mengakses data.

Macron dan Kanselir Jerman Angela Merkel, dalam pidato terpisah yang direkam sebelumnya kepada majelis, menyerukan agar pendanaan badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ditingkatkan. Kedua pemimpin juga mendukung gagasan perjanjian internasional baru untuk mencegah pandemi. (arm)

Sumber: Reuters

Dikutip dari: Antara

Tags: negara termiskinVaksinasi Covid-19WHO

Berita Terkait.

Tak Hanya Jadi Penonton, Alumni PMII Harus Berikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat 
Internasional

Rusia Desak AS-Iran Lanjutkan Dialog demi Stabilitas Global

Senin, 20 April 2026 - 23:59
Kasus Longsor Bantargebang, KLH Tetapkan Mantan Kadis LH Jakarta Tersangka
Internasional

China Peringatkan AS Usai Penyitaan Kapal Kargo Iran di Selat Hormuz

Senin, 20 April 2026 - 20:01
Islamabad
Internasional

Blokade Laut Belum Dicabut, Iran Tolak Perundingan Damai Putaran Kedua dengan AS

Senin, 20 April 2026 - 12:40
Selat-Hormuz
Internasional

Marinir AS Sita Kapal Kargo Iran di Selat Hormuz, Sempat Lepaskan Tembakan

Senin, 20 April 2026 - 11:09
Di Hadapan 150 Negara dalam Sidang IPU, BKSAP DPR RI Tegas Sebut Israel Negara Parasit
Internasional

Di Hadapan 150 Negara dalam Sidang IPU, BKSAP DPR RI Tegas Sebut Israel Negara Parasit

Minggu, 19 April 2026 - 00:35
nuklir
Internasional

Trump Klaim Bakal Angkut Uranium Iran, Teheran Beri Jawaban Menohok

Sabtu, 18 April 2026 - 13:27

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1123 shares
    Share 449 Tweet 281
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Pramono Lantik 11 Pejabat Jakarta: Syafrin Liputo Jadi Wali Kota Jaksel, Budi Awaludin Kadishub

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.