• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KEK Singhasari Modal Kebangkitan Ekraf di Era Pandemi

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 23 Mei 2021 - 02:40
in Nasional
indoposco

Menteri Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (kiri) pada saat mencoba salah satu gim yang dikembangkan oleh pelaku usaha ekonomi kreatif di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) SInghasari, di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (22/5/2021). ANTARA/HO-Humas Kemenparekraf/VFT.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari yang berlokasi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, diharapkan bisa menjadi modal awal untuk mendorong kebangkitan sektor ekonomi kreatif di tengah pandemi virus Corona.

Menteri Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan bahwa adanya pandemi penyakit akibat penyebaran virus Corona, memaksa para pelaku usaha termasuk sektor ekonomi kreatif untuk mampu beradaptasi, namun tetap melahirkan berbagai inovasi.

BacaJuga:

Pendidikan Kepemimpinan Harus Melahirkan Pelayanan Publik Berkualitas

Kelautan dan Perikanan Salah Satu Kunci Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi

Tak Lengkapi Syarat Administrasi, DKPP Tegaskan Aduan terhadap Anggota M Tio Aliansyah Dinyatakan Gugur

“KEK Singhasari ini diharapkan bisa membangkitkan semangat baru, motivasi baru, karena COVID-19 ini memaksa kita untuk melakukan adaptasi dan inovasi,” kata Sandiaga, saat meninjau KEK Singhasari, di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (22/5/2021).

Sandiaga menjelaskan, KEK Singhasari yang terletak di Kecamatan Singosari tersebut, merupakan kawasan ekonomi khusus yang diperuntukkan bagi pengembangan sektor pariwisata, dengan konsentrasi pada sektor ekonomi kreatif.

Dengan adanya KEK Singhasari tersebut, nantinya mampu meningkatkan skill atau kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya bagi kaum milenial yang ada di Indonesia, bukan hanya dari wilayah Malang Raya.

“Harapan kami yaitu bisa meningkatkan keterampilan, bagi milenial kita, dan juga membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya dan sebesar-besarnya,” ujar Sandiaga.

Keberadaan KEK Singhasari yang akan ditopang dengan kebijakan pemerintah, juga diharapkan bisa memulihkan sektor pariwisata, dan ekonomi kreatif. Pandemi COVID-19 saat ini, memberikan dampak cukup besar khususnya terhadap sektor pariwisata Indonesia.

“Kebijakan pemerintah diharapkan mampu memulihkan pariwisata ekonomi kreatif. Banyak anak muda kita, yang punya solusi berkaitan dengan ekonomi digital dan produk-produk kreatif yang lain,” kata Sandiaga.

Sandiaga menambahkan, dengan potensi dari anak-anak muda yang mampu mengembangkan sektor ekonomi kreatif, termasuk pariwisata tersebut, nantinya mampu memulihkan ekonomi Indonesia dari sektor tersebut akibat dampak pandemi COVID-19.

“Ini membuka mata kita terkait potensi-potensi yang ada, bahwa kita bisa bersaing untuk memulihkan ekonomi kita,” kata Sandiaga.

Pada kesempatan itu, Sandiaga juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kompleks Animation and Film Factory, serta menanam pohon di Kompleks Bromo Tengger Semeru Tourism Hub, di KEK Singhasari.

KEK Singhasari merupakan kawasan ekonomi khusus pertama bidang pengembangan teknologi yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 68 Tahun 2019. Kawasan tersebut, mencakup wilayah seluas 120,3 hektare.

Pengembangan KEK Singhasari sendiri nantinya akan meliputi dua zona, yakni pariwisata dan zona pengembangan teknologi. Pada kawasan ekonomi khusus tersebut, diharapkan mampu menciptakan ekosistem digital yang terintegrasi. (bro)

Tags: ekrafKEK SinghasarikemenparekrafMenparekraf

Berita Terkait.

Tomsi-Tohir
Nasional

Pendidikan Kepemimpinan Harus Melahirkan Pelayanan Publik Berkualitas

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:24
Wamendagri
Nasional

Kelautan dan Perikanan Salah Satu Kunci Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:33
I-Dewa
Nasional

Tak Lengkapi Syarat Administrasi, DKPP Tegaskan Aduan terhadap Anggota M Tio Aliansyah Dinyatakan Gugur

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:23
Ojol
Nasional

Skema 92 Persen untuk Ojol Berlaku, DPR Soroti Efek Samping yang Tak Terduga

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:03
Pratama
Nasional

Spam Judi Online di Kolom Komentar: Modus, Tanggung Jawab Platform, dan Peran Pemilik Akun

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:52
SBN
Nasional

DPD RI: Bandar Antariksa Biak Perkuat Teknolog Nasional hingga Mesin Ekonomi Baru Papua

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:32

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1645 shares
    Share 658 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1022 shares
    Share 409 Tweet 256
  • Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2109 shares
    Share 844 Tweet 527
Belgia
Olahraga

Belgia Menang Kontroversial di Babak Gugur Piala Dunia, Pelatih Senegal Tetap Legawa

Editor Dilianto
Kamis, 2 Juli 2026 - 17:02

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Senegal Pape Thiaw mengaku kecewa atas kekalahan dramatis timnya saat bersua Timnas Belgia pada babak 32...

SelengkapnyaDetails
Hasil Piala Dunia Kunci Sukses Inggris Redam Perlawanan Kongo: Sabar dan Jaga Kepercayaan Diri

Hasil Piala Dunia Kunci Sukses Inggris Redam Perlawanan Kongo: Sabar dan Jaga Kepercayaan Diri

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:22
Hasil Piala Dunia: Pulangkan Bosnia dengan 10 Pemain, AS Lanjut ke 16 Besar

Hasil Piala Dunia: Pulangkan Bosnia dengan 10 Pemain, AS Lanjut ke 16 Besar

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:56
Hasil Piala Dunia: Belgia Lolos Dramatis, Penalti Ujung Laga Akhiri Mimpi Senegal

Hasil Piala Dunia: Belgia Lolos Dramatis, Penalti Ujung Laga Akhiri Mimpi Senegal

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:35
Hasil Piala Dunia: Brace Harry Kane Antar Inggris Comeback Spektakuler

Hasil Piala Dunia: Brace Harry Kane Antar Inggris Comeback Spektakuler

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:25
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.