• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Pemudik di Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Diwajibkan Tes Usap Antigen

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 19 Mei 2021 - 15:59
in Megapolitan
indoposco

Seorang warga diperiksa Covid-19 yang disaksikan anggota Muspika Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang di Kampung Tangguh Jaya di Kelurahan Bojong Nangka, Perumahan Sasana Indah RW 15, Rabu (19/5/2021). Foto: Antara/Azmi Samsul Maarif

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kampung Tangguh Jaya di Kelurahan Bojong Nangka, Perumahan Sasana Indah RW 15, Kecamatan Kelapa dua, Kabupaten Tangerang, Banten, mewajibkan warganya yang baru kembali mudik untuk menjalani tes usap antigen.

Hal itu dilakukan untuk memastikan masyarakat yang kembali dari kampung halaman tidak membawa virus corona yang membahayakan, kata Ketua RW 15 Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang, Toto di Tangerang, Rabu (19/5).

BacaJuga:

Hendak Gabung Demo Mahasiswa, 2 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap

Jakarta Fair 2026 Makin Seru, Bank Jakarta dan Blibli Sajikan Engagement Store dengan Promo Eksklusif

Jalan Sudirman Masih Diblokade, Mahasiswa Ancam Kerahkan Massa Lebih Besar

“Kami sudah membuat SOP untuk warga kita yang melaksanakan mudik lebaran. Jadi kita akan data untuk memudahkan dalam pengawasanya,” katanya, dilansir Antara.

Ia mengatakan terdapat 75 orang warganya yang melakukan perjalanan mudik ke wilayah Jawa Tengah, namun hingga kini baru 5 orang yang baru kembali.

“Mereka berangkat ada yang pakai mobil pribadi, ada juga pakai kendaraan umum seperti bus. Tujuannya ke Solo, Yogyakarta, dan Pekalongan. Jadi banyaknya ke arah Jawa,” katanya.

Ia menjelaskan, warganya yang telah melakukan perjalanan mudik itu telah mengantongi izin dari pengurus RW setempat, untuk meminta pengantar surat izin keluar masuk (SIKM) sebagai salah satu syaratnya.

“Bahkan kita dari tim membuat list. Kita juga buat akun zoom meeting, tujuanya untuk berkomunikasi dengan warga yang mudik. Seperti menanyakan sudah sampai di mana, kapan pulang dan sebagainya,” jelasnya.

Seperti Vera (56) warga RW 15 Perumahan Dasana Indah yang baru tiba mudik lebaran dari Solo mengaku, bahwa dirinya tetap mengikuti protokol kesehatan COVID-19 yang ditetapkan oleh pemerintah selama melakukan perjalanan.

“Sebenarnya kita ikut aturan pemerintah enggak boleh mudik, tapi ini mendesak jadi kami harus pulang ke Solo pas hari lebarannya. Dari sini sebelum berangkat kita sudah di swab semua, jadi kita lapor lagi dan kita harus mengikuti protokol kesehatan dan hari ini kita swab mudah-mudahan negatif,” katanya.

Ia juga sepakat bila langkah yang di ambil oleh Satgas penanganan Covid-19 RW 15 untuk mewajibkan tes usap antigen kepada warga yang melakukan perjalanan mudik.

“Oh saya sangat setuju dong, karena baik untuk kita baik untuk orang lain,” kata Vera.

Sementara itu Camat Kelapa Dua, Prima Saras Puspa mengaku bahwa sebelumnya pihaknya sudah memberikan imbauan kepada warga yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2021.

Menurutnya, imbauan yang disampaikan tersebut bertujuan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kabupaten Tangerang khususnya di wilayah Kecamatan Kelapa Dua.

“Kami sudah imbau yang mudik, yang akan kembali ke tempat tinggalnya masing-masing. Baik RT/RW itu harus ada tes usap antigen mandiri. Jadi mereka melaporkan ke pihak RT RW,” kata dia.

Sementara itu, dari hasil tes swab antigen terhadap lima keluarga yang kembali itu dinyatakan negatif Covid. Namun meski hasilnya negatif, dari semua keluarga diminta untuk melaksanakan isolasi mandiri. (arm)

Tags: covid-19Kabupaten Tangerangpemudiktes usap antigen

Berita Terkait.

bhudi
Megapolitan

Hendak Gabung Demo Mahasiswa, 2 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:08
bank jakarta
Megapolitan

Jakarta Fair 2026 Makin Seru, Bank Jakarta dan Blibli Sajikan Engagement Store dengan Promo Eksklusif

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:49
bl
Megapolitan

Jalan Sudirman Masih Diblokade, Mahasiswa Ancam Kerahkan Massa Lebih Besar

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:57
ui
Megapolitan

Sesalkan Blokade Polisi, Ketua BEM UI: Kita Mau Aksi Damai di Bundaran HI tapi Dilarang

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:35
demo
Megapolitan

Hendak Long March ke Bundaran HI, Massa Aksi Saling Dorong dengan Polisi di Sudirman

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:16
Polisi
Megapolitan

Kawal Demo Mahasiswa Hari Ini, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin Situasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:21

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1236 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1471 shares
    Share 588 Tweet 368
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    898 shares
    Share 359 Tweet 225
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    898 shares
    Share 359 Tweet 225
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1176 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.