• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pedalaman Kaltara Dihajar Banjir

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 16 Mei 2021 - 11:43
in Nusantara
Banjir di pedalaman Kabupaten Malinau, Minggu (16/5/2021). Foto: Antara

Banjir di pedalaman Kabupaten Malinau, Minggu (16/5/2021). Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sejumlah daerah pedalaman di Kalimantan Utara banjir akibat tingginya curah dan intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir ini.

Dilaporkan di Tanjung Selor, Minggu (16/5/2021) sesuai laporan beberapa camat dan warga, banjir terjadi di Kecamatan Mentarang Hulu (Kabupaten Malinau, Kecamatan Long Peso (Kabupaten Bulungan) dan Kecamatan Lumbis (Kabupaten Nunukan).

BacaJuga:

Kanwil Bea Cukai Maluku Temukan 64.000 Batang Rokok Ilegal di Paket Kiriman Asal Surabaya

Wakil Dubes Inggris Apresiasi Peran Bea Cukai Denpasar Dukung Perdagangan dan Pariwisata Bali

Bea Cukai di Papua Musnahkan Ratusan Ribu Batang Rokok dan Puluhan Liter Minuman Beralkohol Ilegal

Hujan deras dimulai 21.00 Wita, di Kecamatan Mentang Hulu Sabtu (15/5) sampai dengan dini hari Minggu (16/5) mengakibatkan air Sungai Furu, Kinaye dan Mentarang meluap.

“Banjir menggenangi sebagian rumah warga dua desa, yakni Desa Lung Barang dan Desa Lung Simau,” kata Camat Mentarang Hulu Juari Lakai via pesan singkat seperti dilansir Antara.

Warga terdampak sudah diungsikan sementara ketempat yg lebih tinggi, atau ke Gedung Gereja (Lung Simau) dan sebagian ke gedung SMP Lung Barang.

Dilaporkan belum ada korban jiwa namun banjir menimbulkan kerugian cukup besar, antara lain hanyutnya Mess Desa Lung Mekatif.

Selain itu, banjir juga menghanyutkan rumah Yohanes Kenui, Dermaga Lung Barang, tempat pembuatan perahu Johan, dan 30 drum solar milik desa Lung Barang, empat drum solar milik tower hanyut.

Banjir juga merusak dapur mess perumahan guru rusak akibat abrasi, kandang beserta ternak warga, dan Dermaga UPTD PKM Lung Barang hanyut.

Sejumlah daerah terisolasi termasuk terputus jaringan komunikasi karena BBM habis, sementara beberapa daerah masih hidup karena menggunakan Solarsel (tenaga surya), antara lain Desa Lung Barang, Desa Lung Kebinu, Desa Mekatif, Simau, Desa Sulit, dan Desa Lung Semamu.

Dilaporkan warga saat ini, Malinau telah siaga banjir karena kiriman air dari Mentarang Hulu itu telah menggenangi rumah warga di Tanjung Lapang dan di Desa Paking, Kecamatan Malinau Barat.

Desa Tanjung Lapang ini hanya berjarak sekitar 30 menit perjalanan menuju Malinau Kota, Ibu Kota Kabupaten Malinau.

Sementara itu, banjir kiriman dari Kecamatan Long Peso akibat meluap Sungai Kayan telah sampai di Tanjung Selor, Ibu Kota Kaltara.

Meskipun banjir belum masuk ke rumah warga namun banjir telah menggenangi jalan
antara lain, jalan depan Kantor Cabang Pengadaian Tanjung Palas, Jl. Imam Bonjol, Kampung Arab dan Jl. Semangka.

Banjir Kabupaten Nunukan

Selain banjir di pedalaman Kabupaten Malinau dan Kabupaten Bulungan, juga musibah terjadi di pedalaman Kabupaten Nunukan.

Camat Lumbis Hulu Justinus melaporkan sejumlah rumah warga dan fasilitas umum terendam banjir luapan Sungai Sedalir dan Sungai Sulon di pedalaman Kabupaten Nunukan.

Banjir akibat tingginya curah hujan di negara tetangga Malaysia. Sungai Selalir dan Sungai Sulon ini berhulu di Negeri Sabah, Malaysia.

Banjir mulai meluas pada Jumat (14/5) malam sekitar pukul 20.00 Wita. Luapan air kedua sungai itu hingga mencapai enam meter.

Banjir menerjang rumah warga dan fasilitas umum, yakni Gereja Katolik Santo Yohanes dengan kedalaman hingga 1,5 meter.

Banjir menyebabkan berbagai kerusakan antara lain fasilitas dalam gereja sehingga tidak dapat difungsikan saat Hari Kenaikan Isa Almasih.

Begitu pula di rumah warga kedalaman airnya mencapai 1,5 meter menyebabkan warga banyak yang mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Fasilitas umum yang rusak adalah dermaga perahu di Desa Mamasin dan Sibalu.

Demikian pula pipanisasi air bersih mengalami rusak berat di Desa Kalisan, Desa Kabungolor, Desa Lipaga, dan Desa Tau Lumbis.

Bangunan lain yang terendam rumah dinas guru SMPN 2 Lumbis Hulu, BPU Desa Sibalu dan Desa Mamasin, serta empat MCK.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Utara Andi Santiaji belum memberikan respon saat diminta tanggapan tentang upaya penanganan musibah di sejumlah daerah di provinsi termuda ini.

Sebelumnya, berdasarkan informasi peringatan dini yang diunggah BMKG dalam laman www.bmkg.go.id, diperkirakan terjadi hujan disertai petir dan/atau angin kencang pada hari ini (Jumat, 14 Mei 2021) sejumlah daerah termasuk Kaltara.

Peringatan dini untuk Kaltara, yakni wilayah Tarakan, Tana Tidung, Peso, Sekatak, Peso Hilir, Malinau Selatan Hilir, Malinau Selatan, Malinau Selatan Hulu, Pujungan, Kayan Hilir, Krayan Selatan, Sungai Boh, Lumbis, dan sekitarnya. (bro)

Tags: banjirKalimantan UtaraKaltara

Berita Terkait.

bc3
Nusantara

Kanwil Bea Cukai Maluku Temukan 64.000 Batang Rokok Ilegal di Paket Kiriman Asal Surabaya

Senin, 4 Mei 2026 - 13:33
bc4
Nusantara

Wakil Dubes Inggris Apresiasi Peran Bea Cukai Denpasar Dukung Perdagangan dan Pariwisata Bali

Senin, 4 Mei 2026 - 12:52
bc
Nusantara

Bea Cukai di Papua Musnahkan Ratusan Ribu Batang Rokok dan Puluhan Liter Minuman Beralkohol Ilegal

Senin, 4 Mei 2026 - 12:12
Pegadaian Dukung Kartini Race 2026 sebagai Tonggak Baru Motorsport Indonesia
Nusantara

Perkosa Anak Tiri, Pria Madiun Ditangkap Polisi

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:16
kek
Nusantara

KEK Tembakau Madura Tuai Polemik, Dianggap Melawan Arus Tren Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35
dd
Nusantara

LKC Dompet Dhuafa Salurkan Material Jamban untuk 37 Warga Desa Pagar Dewa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:12

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3648 shares
    Share 1459 Tweet 912
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1292 shares
    Share 517 Tweet 323
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2569 shares
    Share 1028 Tweet 642
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1004 shares
    Share 402 Tweet 251
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.