• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Menhub: Kepala Daerah Aglomerasi Harus Petakan Potensi Penumpukan Penumpang

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 14 Mei 2021 - 14:13
in Nasional
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) saat duduk di kereta komuter di Stasiun Manggarai, Jakarta, Jumat (14/5/2021). Foto: Antara/Ahmad Wijaya

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) saat duduk di kereta komuter di Stasiun Manggarai, Jakarta, Jumat (14/5/2021). Foto: Antara/Ahmad Wijaya

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta para kepala daerah di wilayah aglomerasi memetakan daerahnya, yang berpotensi terjadi penumpukan penumpang kendaraan umum untuk menghindari terjadinya lonjakan kasus Covid-19.

“Melihat pelajaran yang terjadi di Pelabuhan Kali Adem dan Stasiun Manggarai yang terjadi penumpukan penumpang, saya minta kepada kepala daerah aglomerasi harus memetakan potensi penumpukan penumpang terjadi,” katanya dilansir dari Antara di Stasiun Manggarai, Jakarta, Jumat (14/5/2021).

BacaJuga:

YLKI: UU Perlindungan Konsumen Tidak Menjawab Kompleksitas Transaksi Modern

Mendikdasmen Soroti Stigma dan Kesenjangan Akses Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

MBG Disorot, Pengamat Desak BGN Buka-bukaan Soal Anggaran Jumbo

Hal itu dikatakan Menhub Budi Karya setelah meninjau Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, dan Stasiun Manggarai yang ternyata terdapat penumpukan penumpang sehingga tidak mengindahkan protokol kesehatan (prokes).

Menhub mengatakan di Pelabuhan Kali Adem tercatat ada 1.676 orang berlayar ke Pulau Seribu dan jumlah itu sangat besar, sehingga terjadi penumpukan penumpang dan tidak dilakukan jaga jarak.

“Saya sudah sampaikan ke Pak Doni (Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo) minta ditambah fasilitas rapid antigen dan petugassih. Pergerakan penumpang kapal ini harus dilakukan dengan pengelolaan lebih baik,” katanya.

Sementara di Stasiun Manggarai, Budi Karya juga kecewa karena penumpang kereta komuter dalam satu gerbong cukup padat bahkan hingga diisi lebih dari 70 orang per gerbong.

Menurut catatan, dalam 3-4 hari terakhir ini tercatat lebih 200 ribu penumpang tiap hari dan pada Sabtu dan Minggu diperkirakan mencapai puncaknya sebanyak 300-400 ribu penumpang.

“Saya perintahkan PT KCI lebih profesional dalam mengelola penumpang kereta komuter dan mulai besok sudah harus ada perbaikan,” katanya.

Melihat dua lokasi itu yakni Pelabuhan Kali Adem dan Stasiun Manggarai, yang penumpangnya tidak menjaga prokes, Menhub sekali lagi meminta para kepala daerah di wilayah aglomerasi bisa memetakan lokasi yang akan terjadi penumpukan penumpang.

Wilayah aglomerasi adalah kawasan perkotaan atau kabupaten yang saling terhubung dalam kesatuan wilayah.

Di Indonesia ada delapan wilayah aglomerasi, yaitu pertama Medan, Binjai, Deli Serdang, dan Karo; Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek); Bandung Raya; dan Semarang, Kendal, Demak, Ungaran, dan Purwodadi.

Selain itu, aglomerasi Yogyakarta Raya; Solo Raya; Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, dan Sidoarjo, dan Lamongan (Gerbangkertosusila); dan Makassar, Sungguminasa, Takalar, dan Maros. (gin)

Tags: kepala daerah aglomerasiMenhubpenumpukan penumpang

Berita Terkait.

Jual-Beli-Online
Nasional

YLKI: UU Perlindungan Konsumen Tidak Menjawab Kompleksitas Transaksi Modern

Senin, 20 April 2026 - 13:41
PPI
Nasional

Mendikdasmen Soroti Stigma dan Kesenjangan Akses Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

Senin, 20 April 2026 - 13:21
Siswa
Nasional

MBG Disorot, Pengamat Desak BGN Buka-bukaan Soal Anggaran Jumbo

Senin, 20 April 2026 - 10:48
Pemeriksaan
Nasional

MIND ID Tegaskan Komitmen Keberlanjutan di Setiap Daerah Operasional

Senin, 20 April 2026 - 10:28
zon
Nasional

Peringati 71 Tahun KAA, Menbud Ingatkan Pentingnya Menjaga Kebudayaan

Senin, 20 April 2026 - 05:05
rudy
Nasional

Perluas Akses Internet Hingga Desa, Menkodigi: Perkuat Konektivitas Digital Nasional

Senin, 20 April 2026 - 03:30

BERITA POPULER

  • Prabowo

    Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    841 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    770 shares
    Share 308 Tweet 193
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Pramono Lantik 11 Pejabat Jakarta: Syafrin Liputo Jadi Wali Kota Jaksel, Budi Awaludin Kadishub

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.