• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

PDIP Usul Pemerintah Siapkan Rapid Test bagi Siswa

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 6 Mei 2021 - 02:31
in Nasional
Politikus PDIP Agustina Wilujeng saat berbicara pada acara live talkshow dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 yang diselenggarakan DPP PDIP secara daring di Jakarta, Rabu (5/5/2021). Foto Antara

Politikus PDIP Agustina Wilujeng saat berbicara pada acara live talkshow dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 yang diselenggarakan DPP PDIP secara daring di Jakarta, Rabu (5/5/2021). Foto Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – DPP PDI Perjuangan mendorong pemerintah untuk memastikan rasa percaya masyarakat terhadap proses sekolah tatap muka dengan mengalokasikan anggaran pendidikan untuk rapid test Covid-19 bagi para siswa.

Politikus PDIP Agustina Wilujeng mengemukakan hal itu ketika berbicara dalam acara live talkshow dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 yang diselenggarakan DPP PDIP secara daring, Rabu (5/5/2021).

BacaJuga:

KKP Kembangkan Model Kolaborasi Konservasi Penyu di Anambas

Kemenko PMK Dorong Lampung Tengah Jadi Percontohan Kerukunan Umat Beragama Nasional

Prabowo Bakal Paparkan Kebijakan Ekonomi di DPR

“Persoalan terbesar sekolah tatap muka adalah terkait dengan untrust atau ketidakpercayaan publik sebab tidak satu pun tes antigen atau PCR yang dilakukan. Saya kira kalau orang tua tak ada garansi bahwa anaknya akan secure, tak ‘kan diizinkan sekolah,” ujar Agustina.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI ini menegaskan bahwa pemerintah seharusnya berpikir menyediakan vaksinasi bagi anak, kemudian secara periodik melakukan tes terhadap anak yang menjalankan sekolah tatap muka.

Dari sisi anggaran, menurut Agustina, hal itu bisa diambil dari dana pendidikan yang ada, atau bisa dilaksanakan dengan realisasi anggaran yang masih belum prioritas. Anggaran sekolah kedinasan, misalnya, bisa ditunda terlebih dahulu sebab pendidikan SD hingga SMA lebih penting.

Menurut dia, anggaran Rp 200 triliun bisa disiapkan demi memastikan sekolah tatap muka dapat dilaksanakan. Selain itu, lanjut dia, pemerintah bisa mendorong agar setiap pemangku kepentingan pendidikan bertanggung jawab dan bergotong royong, baik itu pemerintahan di pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota.

Bahkan, kata Agustina, tokoh dan pengusaha yang punya energi serta orang tua murid yang punya kelebihan turut menyumbangkan biaya rapid test untuk memastikan anak dalam kelas terjamin sehat. “Itu harus. Hal itu adalah jaminan. Dengan begitu, sekolah tatap muka akan terjadi,” katanya.

Inisiator Bukit Algoritma dan Ketua Umum Inovator 4.0 Indonesia Budiman Sudjatmiko mengatakan bahwa mengeluarkan dana besar untuk pendidikan adalah hal yang realistis. Masalahnya, yang sedang dihadapi adalah musibah besar berupa virus Covid-19 yang telah menjadi pandemi.

“Jadi, memang mengalokasikan anggaran Rp200 triliun demi kebudayaan baru dalam belajar, itu murah. Anggaran Rp200 triliun untuk menyelamatkan spesies, generasi itu terlalu murah. Jadi, apa yang disampaikan Mbak Agustina itu realistis,” kata Budiman.

Mantan legislator PDIP ini meminta pemerintah tidak terlalu lama mempertimbangkannya karena jika tak segera dilaksanakan, pendidikan anak akan menjadi korban. “Ada 100 juta anak muda Indonesia yang tergantung,” kata Budiman. (wib)

Tags: PDIPRapid Test bagi Siswa

Berita Terkait.

KKP Kembangkan Model Kolaborasi Konservasi Penyu di Anambas
Nasional

KKP Kembangkan Model Kolaborasi Konservasi Penyu di Anambas

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:04
GPCI: WNI yang Diculik Israel Bertambah Jadi 9 Orang
Nasional

Kemenko PMK Dorong Lampung Tengah Jadi Percontohan Kerukunan Umat Beragama Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:04
Prabowo Bakal Paparkan Kebijakan Ekonomi di DPR
Nasional

Prabowo Bakal Paparkan Kebijakan Ekonomi di DPR

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:42
Konsumsi Rumah Tangga Kokoh, Ekonomi Indonesia Diklaim Tumbuh Melampaui Negara G20
Nasional

Konsumsi Rumah Tangga Kokoh, Ekonomi Indonesia Diklaim Tumbuh Melampaui Negara G20

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:31
Syahardiantono
Nasional

Bareskrim Polri Tegaskan Sanksi PTDH bagi Polisi Terlibat Narkoba

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:21
Mentan
Nasional

Antisipasi ‘Akal-Akalan’ Produsen, Bapanas Perketat Pengawasan Edar Beras Fortifikasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:40

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2804 shares
    Share 1122 Tweet 701
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1125 shares
    Share 450 Tweet 281
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    825 shares
    Share 330 Tweet 206
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.