• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

KemenkopUKM Pastikan Pemerintah All Out Bantu Pulihkan Ekonomi Akibat Pandemi

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 4 Mei 2021 - 12:30
in Ekonomi
indoposco

Deputi Bidang Usaha Mikro KemenkopUKM, Eddy Satriya

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) menyatakan akan terus berupaya maksimal untuk pemulihan ekonomi nasional, khususnya bagi UMKM di tengah ancaman lonjakan kasus Covid-19. Hal ini terkait dengan potensi penularan Covid-19 yang dipicu oleh momentum hari raya Idulfitri, dimana para ekspatriat dan pekerja melakukan mudik lebaran atau pulang kampung.

Deputi Bidang Usaha Mikro KemenkopUKM, Eddy Satriya menjelaskan, meski ancaman dan tantangan pemulihan ekonomi nasional (PEN) kian berat, pemerintah tetap komitmen memberikan bantuan bagi pelaku usaha khususnya sektor UMKM untuk tetap bertahan. Di sisi lain, pemerintah juga tetap fokus melakukan pengendalian laju pertambahan kasus Covid-19 melalui berbagai upaya pencegahan yang dikoordinatori oleh Satgas Penanganan Covid-19 bersama Kementerian Kesehatan.

BacaJuga:

RUPST bank bjb Tebar Dividen Rp900 Miliar, Susi Pudjiastuti Masuk Jajaran Komisaris

Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR

Tekan Harga, Pemerintah Pangkas Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0 Persen

“Seperti diperkirakan oleh OECD (Organization for Economic Cooperation and Development) pada pertengahan 2020 tentang kemungkinan second wave pandemi Covid19, memang di beberapa negara hal itu terjadi. Akibatnya proses penyembuhan dan penyelesaian Covid bertambah lama. Artinya pemulihan ekonomi juga akan bertambah tantangannya,” kata Eddy Satriya saat memberikan sambutan pada acara Bazar Ramadan dan Penunjukan Duta UMKM di Majalengka, Jawa Barat, Senin (3/5/2021).

Eddy menegaskan bahwa dukungan yang diluncurkan pemerintah pusat akan terus berlanjut. Bantuan itu seperti program restrukturisasi, pemberian subsidi bunga KUR dan non KUR, PPh final ditanggung pemerintah, imbal jasa penjaminan dan penyediaan dana bergulir bagi koperasi yang disalurkan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang merupakan Satuan Kerja dari KemenkopUKM.

Pemerintah juga dipastikan melanjutkan pemberian bantuan produktif untuk pelaku usaha mikro (BPUM) di tahun ini. Dijelaskan Eddy bahwa anggaran BPUM yang telah disiapkan tahun 2021 ini sebesar Rp11,76 triliun yang akan diperuntukkan bagi 9,8 juta pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia. Diharapkan akan ada tambahan untuk 3 juta penerima lagi.

Dia berharap dengan adanya BPUM dapat membantu pelaku usaha tetap bertahan di masa pandemi Covid-19 yang belum mereda. Diakuinya bahwa selama ini UMKM selalu menjadi bumper bagi krisis ekonomi seperti krisis moneter 1997-1998 dan krisis tahun 2008. Dia optimis dengan sinergi semua stakeholder dari tingkat pusat hingga daerah, krisis ekonomi akibat Covid-19 ini juga bisa dilalui dengan baik melalui gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) khususnya produk UMKM.

“Kita tetap harapkan ada pendataan dari Bapak/ Ibu semua (Kepala Dinas dan stakeholder terkait). Meski tahun ini jumlahnya turun menjadi Rp1,2 juta per penerima tapi kami rasa bantuan BPUM bisa jadi tambahan modal produktif dan jadi tambahan untuk pengadaan bahan baku bagi pelaku usaha mikro,” sambung Eddy.

Eddy mengapresiasi upaya pemerintah daerah Kabupaten Majalengka yang berperan aktif dalam melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap UMKM sehingga bisa berkontribusi terhadap perekonomian wilayah. Dikatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Majalengka menjadi salah satu yang positif dibandingkan wilayah lainnya. Hal itu terjadi karena peran sektor UMKM khususnya sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan di wilayah ini berkembang cukup baik meski di tengah pandemi.

“Majalengka memperlihatkan resilient-nya di tengah pandemi. Di sini sektor pertanian tumbuh bagus. Jadi ini perlu kerjasama kita semua agar tidak hanya soal pemasaran saja yang digarap tapi kita harus sediakan dukungan lain terutama bagi sektor pertanian perkebunan, peternakan karena saya pikir dalam 5 tahun mendatang ini jadi tumpuan ekonomi kita,” pungkas Eddy.

Di tempat yang sama, Bupati Majalengka, Karna Sobahi mengatakan bahwa jumlah UMKM di wilayahnya tahun 2020 sebanyak 28.722 unit. Dari jumlah itu didominasi oleh sektor usaha mikro yang mencapai sekitar 27.542 unit. Besarnya jumlah UMKM ini diharapkan bisa menjadi penopang bagi perekonomian di Majalengka.

Dijelaskannya bahwa dalam menjalankan usahanya, para pelaku UMKM menemukan berbagai kendala seperti keterbatasan modal usaha, kendala teknis hingga keterbatasan akses pemasaran. Oleh sebab itu pihaknya meminta agar ada keikutsertaan dari semua pihak khususnya Kementerian Koperasi dan UKM untuk memberikan dukungannya.

“Mohon dibantu Majalengka Pak Deputi, karena awalnya kota ini sepi ibarat kota pensiun tapi kita terus gerak cepat dengan melakukan inovasi, kreatifitas untuk ciptakan sesuatu. Alhamdulillah kini Majalengka bisa sejajar bahkan di atas kabupaten lain,” ujar Karna.

Untuk bantuan BPUM tahun 2020, Kabupaten Majalengka mendapatkan dana sebesar Rp87 miliar yang diperuntukkan bagi 36.000 pelaku usaha mikro. Tahun ini pihaknya telah mengajukan ke pemerintah pusat agar program BPUM bagi 17.000 pelaku usaha mikro kembali mendapatkan BPUM tersebut.

Sementara itu terkait penunjukan Aurra Kharisma sebagai Duta UMKM Majalengka, Karna berharap bisa memberikan efek positif bagi pemasaran produk UMKM Majalengka. Sebagai Miss Grand Internasional 2021 yang bergaul di dunia internasional, Aurra dinilai memiliki relasi yang baik dalam kancah global sehingga bisa menjadi sarana peningkatan brand UMKM lokal di dunia internasional.

“Sehebat apapun potensi yang kita miliki tanpa strategi pemasaran yang baik potensi ini akan jadi biasa saja. Maka dengan Duta UMKM ini kita harap bisa membantu pemasaran produk UMKM kita,” pungkas dia.

Aurra Kharisma mengaku terhormat atas penobatan dirinya sebagai Duta UMKM Majalengka. Dia berharap dengan kepercayaan tersebut bisa membantu masyarakat khususnya pelaku UMKM di Majalengka mendapatkan pasar baru. Dia menyatakan kesiapannya untuk membantu pemasaran produk UMKM di kancah internasional melalui jaringan yang dimilikinya.

“Terima kasih atas kepercayaan ini, mudah-mudahan saya bisa membantu bapak-ibu semua dalam mempromosikan produk-produk UMKM Majalengka supaya bisa lebih dikenal,” tutur Aurra. (arm)

Tags: Kemenkop dan UKMKemenKopUKMpandemi covid-19Pemulihan EkonomiPemulihan Ekonomi Nasional

Berita Terkait.

RUPST bank bjb Tebar Dividen Rp900 Miliar, Susi Pudjiastuti Masuk Jajaran Komisaris
Ekonomi

RUPST bank bjb Tebar Dividen Rp900 Miliar, Susi Pudjiastuti Masuk Jajaran Komisaris

Selasa, 28 April 2026 - 21:55
Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
Ekonomi

Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR

Selasa, 28 April 2026 - 21:45
Tekan Harga, Pemerintah Pangkas Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0 Persen
Ekonomi

Tekan Harga, Pemerintah Pangkas Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0 Persen

Selasa, 28 April 2026 - 21:31
Crawit
Ekonomi

BPDP Perkuat Peran, HASI 2026 Jadi Panggung Transformasi Industri Sawit

Selasa, 28 April 2026 - 15:09
Didi
Ekonomi

Ubah Sampah Jadi Sumber Penghasilan, Warga Kuala Tanjung Kelola hingga 2 Ton per Hari

Selasa, 28 April 2026 - 12:26
Irene-Umar
Ekonomi

Irene Umar Tekankan Peran Strategis Kampus Bangun Ekosistem Kreatif

Selasa, 28 April 2026 - 12:06

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2522 shares
    Share 1009 Tweet 631
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    970 shares
    Share 388 Tweet 243
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    897 shares
    Share 359 Tweet 224
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    938 shares
    Share 375 Tweet 235
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    780 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.