• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Disway

Anak Sarang Burung

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 2 Mei 2021 - 05:05
in Disway
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dahlan Iskan

INDOPOSCO.ID – Anak itu ingin damai dengan ibunya. Tapi ia belum tahu caranya: sang ibu masih belum mau menemuinya. Itulah yang diinginkan Jimmy Wijaya. Terhadap ibunya: Meliana.

BacaJuga:

Pengusaha Pilihan

Weda Bay

Bali Lombok

Jimmy adalah anak `ketiga pasangan Sardjono Rahardjo dengan Meliana. Sardjono, di Semarang, Jawa Tengah (Jateng) biasa dipanggil Adjong. Ia kaya raya. Sampai-sampai orang Semarang menyebutnya agak berlebihan: konglomerat.

Jimmy punya dua kakak: Tommy Wijaya dan Olivia Wijaya. Satu adik: Sicilia Wijaya.
Orang Semarang juga mengenal Adjong sebagai orang baik. Sardjono Rahardjo adalah pemilik sarang burung terbesar di Indonesia –semasa hidupnya. Dalam satu tahun hasil sarang burungnya mencapai tujuh ton. Waktu itu.

Pada 2007 Sardjono jatuh sakit. Ada kanker di saluran masuk livernya. Umurnya, saat itu, baru 54 tahun.
Tahun itu umur saya juga 54 tahun. Juga baru dinyatakan terkena kanker liver. Tapi saya berhasil transplantasi setahun sebelum Sardjono meninggal. Saya menyesal: Jimmy saat itu tidak berhasil menemui saya. Untuk minta saran pengobatan ayahnya. Saya tidak tahu kenapa tidak bisa bertemu. Ia hanya berhasil bicara dengan sekretaris saya.

Rahardjo keburu meninggal di Rumah Sakit NUH –National University Hospital– di Singapura.
Sejak Sardjono sakit, Jimmy diminta mulai ikut mengurus perusahaan. Umur Jimmy baru 25 tahun. Masih bujang. Ia baru pulang sekolah di Australia.

”Pertengkaran” dengan ibunya terjadi beberapa tahun setelah sang ayah meninggal. Yakni saat Jimmy ingin menikah. Gosip di Semarang ramai: sang ibu tidak cocok dengan calon menantunya.
“Saya tidak boleh kawin,” ujar Jimmy kepada Disway.

Calon istri itu tetangga sendiri. Depan rumah. Di Semarang. Jimmy tetap kawin. Komunikasi dengan sang mama pun putus. Total. Jimmy tinggal di rumah terpisah. Lalu tidak lagi mengurus perusahaan peninggalan ayahnya.
Kini Jimmy berumur 32 tahun. Punya dua anak, laki-laki semua.

Ia memilih bisnis sendiri. Juga di bidang sarang burung. Tapi hanya di perdagangannya. “Sama sekali tidak bersinggungan dengan perusahaan keluarga,” ujar Jimmy.

Kini Jimmy sedih sekali. Ia diberitakan negatif sekali di berbagai media: sebagai anak yang ingin memenjarakan ibunya. Kesannya, Jimmy adalah anak durhaka: mengadukan ibunya ke polisi di Semarang. Meliana, sang ibu, tampak menangis di kantor polisi. Bulan lalu.
“Saya sama sekali tidak mengadukan mama,” ujar Jimmy. Lho?

Awalnya, kapan itu, Jimmy menerima surat dari Badan Pertanahan Negara (BPN) Semarang. Isinya: menanyakan kebenaran telah terjadi pemindahan hak atas tanah keluarga.

Rupanya ada permohonan dari seseorang masuk ke BPN: minta balik nama sebidang tanah di Semarang. Dari nama Sardjono ke nama Tommy Wijaya, kakak sulung Jimmy. Sebagai ahli waris, Jimmy diminta oleh BPN untuk tanda tangan.

Sebenarnya Jimmy sudah mau tanda tangan. Tapi ia kaget. Surat permohonan ke BPN itu dilampiri copy surat wasiat. Dalam surat wasiat itu tertulis Sardjono memiliki anak tunggal: Tommy Wijaya.

Jimmy tidak bisa menerima itu: kok bapaknya hanya punya satu anak. Berarti ia tidak diakui sebagai anak lagi. Demikian juga dua saudara lainnya.
Jimmy yakin surat wasiat itu palsu. Jimmy pernah punya surat wasiat lama yang memuat keterangan bahwa Sardjono punya anak empat orang.

Jimmy pun berusaha menemui sang mama. Gagal. Demikian juga usaha menemui kakak sulungnya: idem.
Jimmy pun ke polisi: membuat pengaduan soal surat wasiat itu. “Saya yakin mama tidak terlibat dengan surat palsu itu,” ujar Jimmy.

Rupanya polisi memanggil semua pihak yang terkait. Termasuk Meliana.
Ramailah.

Apalagi ada adegan menangis di kantor polisi.
Itu sudah lebih sebulan lalu. Sampai hari ini belum juga ada pertemuan keluarga. Jalan damai masih terasa begitu sulit. (*)

Tags: disway

Berita Terkait.

Kanan Dalam
Disway

Pengusaha Pilihan

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Weda Bay

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Bali Lombok

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Rocky Gerung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Polsek Baru

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Jumling Suyudi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:00

OLAHRAGA

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang
Olahraga

Mandalika Mendunia, Pertamina Apresiasi Kolaborasi di Balik Sukses MotoGP 2026

Editor Dilianto
Senin, 12 Oktober 2026 - 20:51

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, bukan hanya...

SelengkapnyaDetails
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30
Banjir Bandang Padang, Puan Desak Perlindungan Pengungsi hingga Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak

Andra Soni Lepas Atlet Disabilitas Banten ke Ajang Nasional: Kalian Inspirasi Kita Semua

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:55
Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Elnusa Perkuat Produksi Migas, HWU EHR#10 Dukung Pembukaan Kembali Sumur Idle

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Bangun Energi Positif dari dalam, PLN Icon Plus Perkuat Kolaborasi Lewat ICONMOVE

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.