• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

PCR Berulang Antisipasi Masuknya Mutasi Covid-19

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 27 April 2021 - 12:25
in Nasional
Ilustrasi. Foto: Pixabay

Ilustrasi. Foto: Pixabay

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Guru Besar Paru FKUI, Prof. Tjandra Yoga Aditama mengatakan, perkembangan mutasi virus Covid-19 di India mengharuskan orang-orang dari negara lain, termasuk di Indonesia untuk selalu waspada.

Sebagai salah satu upaya mengantisipasi berbagai varian dan mutan baru Covid-19 dari luar negeri ialah pemeriksaan PCR secara berulang bagi orang-orang yang tiba di Indonesia.

BacaJuga:

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Mendagri Salurkan Santunan Duka kepada Keluarga Korban Gempa di Nangapanda, Ende

Lanjutkan Peninjauan, Mendagri Tito Sampaikan Bantuan Duka di Desa Waekokak, Nagekeo

“Bila ada pelawat dari luar negeri maka memang sebaiknya dilakukan pemeriksaan PCR ulangan setibanya di Indonesia,” kata dia dalam pesan elektroniknya, Selasa.

Apabila hasilnya negatif, dia tetap harus menjalani karantina sesuai masa inkubasi yang dimulai ketika seseorang terinfeksi virus hingga akhirnya muncul gejala yakni dua pekan.

Tetapi, bila hasil pemeriksaan positif, maka pasien perlu ditangani, diisolasi dan diperiksa whole genome sequencing-nya (pengurutan genom lengkap adalah proses menentukan urutan DNA lengkap dari suatu genom organisme pada satu waktu).

Terkait mutasi Covid-19 terutama yang menyebabkan naiknya kasus penyakit di India beberapa waktu lalu, Tjandra menyebut ada dua kelompok besar jenis.

Pertama, jenis “Variant of Concern” (VOC) yang sudah dikenal luas, yaitu: B117 yang pertama kali terdeteksi di Inggris pada 20 September 2020 dan kini sudah ada di 130 negara di dunia termasuk Indonesia.

Kemudian, B1351 yang pertama kali dilaporkan di Afrika Selatan pada awal Agustus 2020 dan sekarang sudah ada di lebih dari 80 negara. Menurut laporan, mutasi ini mungkin mempengaruhi efikasi vaksin, termasuk Astra Zeneca yang digunakan di Indonesia.

Terakhir, P1 atau B11281 yang awalnya dilaporkan di Brazil dan Jepang yang kemudian sudah menyebar ke sekitar 50 negara di dunia.

“Ketiga jenis VOC ini tentu mungkin jadi salah satu penyebab kenaikan kasus di India,” tutur Tjandra.

Jenis mutasi kedua, yang kemudian banyak dibahas adalah mutan yang bermula dilaporkan dari India, bahkan disebut “double mutant” dan belakangan malah juga ada “triple mutant”.

Beberapa hal tentang mutasi ganda atau mutasi “double” yaitu B1617 yang dilaporkan berasal dari dari India dan kini sudah menyebar ke lebih dari 20 negara, termasuk ke Inggris.

Tjandra mengatakan, sebenarnya, dari sekitar 11 perubahan, ada dua mutasi yang dianggap paling banyak berpengaruh pada perjalalan penyakit Covid-19, yaitu E484Q. Mutasi ini sedikit banyak ada kemiripan dengan mutasi E484K yang pertama kali di deteksi di Afrika Selatan dan Brazil dan sudah ada juga di Indonesia, serta mutasi L452R yang juga ditemukan di California Amerika Serikat.

“Gabungan keduanya ini yang kemudian jadi bahan bahasan, walaupun penelitian masih terus berjalan sampai nanti ada kesimpulan yang lebih pasti,” kata dia.

Para pakar kesehatan juga melaporkan mutasi lebih baru lagi, yakni B1618 yang disebut sebagai mutan “triple”. Mutasi ini mula-mula dilaporkan di daerah Bengal Barat sehingga disebut sebagai virus korona “Bengal strain”.

Laporan mengungkapkan, jenis ini lebih mudah menular lagi, dan juga mungkin dapat mempengaruhi efikasi vaksin, walaupun memang penelitian masih terus berjalan untuk mendapatkan informasi yang lebih pasti.

B1618 sendiri mencakup tiga hal yakni delesi pada H146 dan Y145 serta dua mutasi yaitu D614G dan E484K. Kedua jenis mutasi ini dalam keadaan terpisah sudah pernah dilaporkan di Indonesia. Pada awal April ini, mutasi yang banyak dibahas yaitu E484K atau dikenal dengan mutasi Eek. (bro)

Tags: covid-19Mutasi Covid-19PCR

Berita Terkait.

Nusron-Wahid
Nasional

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:28
Mendagri
Nasional

Mendagri Salurkan Santunan Duka kepada Keluarga Korban Gempa di Nangapanda, Ende

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:08
Tito
Nasional

Lanjutkan Peninjauan, Mendagri Tito Sampaikan Bantuan Duka di Desa Waekokak, Nagekeo

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:07
Rumah Tahan Gempa BRIN Lulus Ujian, Siap Jadi Model Rekonstruksi di Daerah Rawan Bencana
Nasional

Rumah Tahan Gempa BRIN Lulus Ujian, Siap Jadi Model Rekonstruksi di Daerah Rawan Bencana

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:15
Lagi, Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 22,3 Kg Emas Senilai Rp60 Miliar di Bandara Soetta
Nasional

Dorong Dosen dan Mahasiswa Berinovasi, USNI Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:15
Mendagri Dorong Pemda NTT Percepat Pendataan Sekolah dan Rumah Ibadah Rusak Akibat Gempa
Nasional

Sekjen Kemendagri Minta Daerah Segera Intervensi Kenaikan Harga Beras

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:27

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    3248 shares
    Share 1299 Tweet 812
  • METOO Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Lewat Inovasi Perfume Toothpaste

    925 shares
    Share 370 Tweet 231
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3872 shares
    Share 1549 Tweet 968
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Bea Cukai Yogyakarta Awasi Pemusnahan Rokok HM Sampoerna, Pastikan Sesuai Ketentuan

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.