• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Produktivitas Pertanian, Kementan Dorong Penyuluh Tingkatkan Kompetensi

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 26 April 2021 - 12:39
in Nasional
Mentan Syahrul Yasin Limpo dialog interaktif secara virtual via AWR Kementan didampingi Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi (dua kanan). Foto: BPPSDMP

Mentan Syahrul Yasin Limpo dialog interaktif secara virtual via AWR Kementan didampingi Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi (dua kanan). Foto: BPPSDMP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Evaluasi dan peningkatan kompetensi penyuluh pertanian melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) menjadi sasaran strategis Kementerian Pertanian RI (Kementan) mendukung petani mengembangkan sistem pertanian modern.

Kegiatan ToT sebagai pelatihan untuk penyuluh menjadi perhatian utama Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo saat membuka ToT bertajuk ‘Pemupukan Berimbang Tingkatkan Produktivitas dan Daya Saing Pertanian’ di Jakarta, Jumat pekan lalu (23/4/2021), yang diikuti oleh sejumlah penyuluh dari seluruh Indonesia secara virtual.

BacaJuga:

Skrining 10.564 Dokter Internship, DPR RI Minta Kemenkes Benahi Sistem Kerja

40 Juta Warga Miskin Terancam Tak Dijamin, BPJS Watch: RAPBN 2027 Abaikan Hak Kesehatan Rakyat

Mensesneg Sebut Pemerintah Belum Putuskan Amnesti Pejabat BUMN Korup

“Bagi penyuluh, ToT ini penting. Ini ToT awal, dan kita harus terus melakukan terobosan dan inovasi. Siapa pun yang mengurus pertanian, harus menjaga sekitar kita agar perut selalu kenyang,” kata Mentan Syahrul di Agriculture War Room (AWR) Kementan didampingi Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi.

Menurut Mentan, kegiatan ToT menjadi vital bagi Kementan, sebagai upaya memastikan penyuluh untuk mengevaluasi keterampilan dan meningkatkannya. Jangan menganggap penyuluh yang sudah lama bekerja, tetap mampu meneruskan pengetahuan dan keterampilan kepada penyuluh kepada petani.

“Memang dia menguasai pekerjaannya, tapi mampukah dia mengajarkan hal itu kepada yang lain, dalam hal ini, pemupukan berimbang, yang menjadi fokus ToT. Di sinilah, kita membutuhkan ToT,” kata Mentan Syahrul.

Dengan mengikuti ToT, katanya lagi, penyuluh akan mendapatkan berbagai teknik penting dan bermanfaat yang memungkinkannya menjadi fasilitator yang lebih efektif dan menarik bagi petani. Hasilnya, petani yang mendapat pelatihan tentang pemupukan berimbang dari penyuluh mumpuni, akan meneruskan ke petani lain.

“Siapa pun yang mengurusi pertanian, dilarang tenang-tenang jika ada tetangga atau sekitar rumahnya kelaparan. Pertanian harus menyediakan pangan buat rakyat. Pertanian juga memberi pekerjaan sekaligus menghidupi keluarganya,” kata Mentan Syahrul.

Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi mengingatkan dinamika sektor pertanian berkembang dengan cepat, sehingga penyuluh dituntut meningkatkan kapasitas dan kompetensinya.

“Kinerja penyuluhan kita masih jauh dari harapan, karena kondisinya, kita bisa memaklumi. Namun hal itu tidak bisa menjadi alasan untuk menutupi kinerja kita, atau membuat kerja tidak semangat,” kata Dedi.

Dia mengajak penyuluh di pusat maupun di daerah dalam naungan Komando Strategis Pembangunan Pertanian (KostraTani) di tingkat kecamatan pada Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) maupun di tingkat provinsi [Kostrawil] dan kabupaten [Kostrada] untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensinya, khususnya pemupukan berimbang guna meningkatkan produktivitas.

“Penyuluh harus all out. Penyuluh harus memahami mendampingi agar mampu mengimplementasikan pemupuan berimbang. Ini terkait efisiensi penggunaan pupuk,” kata Dedi.

Menurutnya, dari penyuluhan, BPPSDMP akan melakukan pendampingan dan pengawalan oleh para penyuluh, maka pada kegiatan ToT akan dibahas pula penggunaan pupuk kompos dan hayati.

“Metode pelatihan ToT ini adalah kombinasi off line dan online. Kita semua berharap pelatihan bisa lancar. Saya juga berharap pemupukan berimbang benar-benar dilaksanakan, sehingga tidak ada lagi petani kelebihan menggunakan pupuk,” kata Dedi. (ibs)

Tags: KementanMentan Syahrul Yasin Limposistem pertanian modernTraining of Trainers (ToT)

Berita Terkait.

Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito
Nasional

Skrining 10.564 Dokter Internship, DPR RI Minta Kemenkes Benahi Sistem Kerja

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:16
Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito
Nasional

40 Juta Warga Miskin Terancam Tak Dijamin, BPJS Watch: RAPBN 2027 Abaikan Hak Kesehatan Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:31
Mensesneg Sebut Pemerintah Belum Putuskan Amnesti Pejabat BUMN Korup
Nasional

Mensesneg Sebut Pemerintah Belum Putuskan Amnesti Pejabat BUMN Korup

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:45
Pemulihan Pascabencana Solok Raya Dikebut, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Fokus
Nasional

Musim Tanam Tiba, Nagan Raya Manfaatkan TKD untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:33
Rini
Nasional

35 Kasus Pelanggaran Disiplin ASN Disidangkan, 31 Sanksi Diperkuat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:32
Pemulihan Pascabencana Solok Raya Dikebut, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Fokus
Nasional

Pascagempa di NTT, Sore Ini Getaran Gempa M 6,4 Hantam Simalungun di Sumatera Utara 

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:22

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3769 shares
    Share 1508 Tweet 942
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Makin Banyak Pengguna, Komunitas Geely Perkuat Kebersamaan di GIIAS 2026

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.