• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Kasus Ponpes, Jubir dan Eks Jubir Gubernur Banten Saling Sindir

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 26 April 2021 - 10:21
in Nusantara
Ujang Giri, juru bicara Gubernur Banten Wahidin Halim.

Ujang Giri, juru bicara Gubernur Banten Wahidin Halim.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Juru Bicara (Jubir) Gubernur Banten, Ujang Giri menanggapi statmen Ikhsan Ahmad yang juga mantan jubir Gubernur Banten, atas permintaanya terhadap Gubernur Banten untuk mengundurkan diri karena dianggap tidak sukses dalam program penyaluran hibah ponpes.

Pria yang akrab disapa Ugi ini mengatakan bahwa kebijakan yang dikeluarkan oleh Gubernur Banten Wahidin Halim sudah tepat hanya saja dimanfaatkan oleh oknum untuk berbuat jahat.

BacaJuga:

Pariaman Terima 4 Juta Bibit, Yandri Dorong Desa Mandiri Berbasis Alam

Fakta di Balik Video Viral Anggota Polri Sulut yang Dikabarkan Mundur

Update Banjir Demak: Jumlah Pengungsi Melonjak Jadi 2.839 Orang

“Yang jahat itu oknum, Kebijakan gubernur dalam bantuan hibah ponpes telah diapresiasi dan dianggap bagus, dengan tujuan untuk memakmurkan lingkungan ponpes yang ada di Banten, apalagi Banten dikenal sebagai daerah religius banyak ulama dan santri maka telah tepat Gubernur memiliki kebijakan yang pro terhadap pesantren” Ujar Ugi kepada INDOPOSCO, Senin (26/4/2021)

Mengenai adanya tersangka yang melakukan pemotongan, serta adanya ponpes fiktif, menurut Ugi itu adalah tindakan oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Ada oknum yang tidak bertanggungjawab untuk mencari celah mengkorupsi dana hibah ponpes baik memotong maupun mengusulkan ponpes fiktif, itu oknum yang salah bukan kesalahan pada kebijakan Gubernur,” terang Ugi

“Pak WH lagi berantas korupsi di Banten, Jadi kurang tepat jika ada yang meminta Pak WH untuk mengundurkan diri dari jabatan gubernur mengenai kasus hibah ponpes, justru lebih banyak yang apresiasi dan mendukung Pak WH untuk memberantas korupsi di Banten, ya diantaranya menyikat oknum yang telah menyunat dana hibah ponpes,” sambungnya.

Sebelumnya,mantan jubir Gubernur yang juga akademisi Untirta (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa) Ikhsan Ahmad mendesak agar Gubernur Banten Wahidin Halim mengundurkan diri,karena dianggap pihak yang paling bertanggungjawab atas adana kasus pemotongan dana hibah, dan terungkapnya ratusan ponpes fiktif yang ikut menerima dana hibah dari pemprov Banten.

“Apabila hibah kepada pondok pesantren tersebut sudah baik, maka tidak akan terjadi kondisi hukum saat ini. Dan ini telah dibuktikan adanya penetapan tersangka dari Internal Pemprov Banten. Artinya, kondisi pelaksanaan hibah ini terjadi dugaan pemungutan oleh oknum Internal Pemprov Banten,” ujar Ikhsan kepada INDOPOSCO, Minggu ( 25/4/2021)

Menurutnya ikhsan, selain itu bukti yang lainnya adalah, adanya statement Gubernur Banten Wahidin Halim yang mengatakan, bahwa tidak adanya tim verifikasi dalam dana hibah ponpes 2020 tersebut, hal ini harus didalami oleh APH (Aparat Penegak Hukum) .Apakah hal ini sebuah kelalain, pembiaran atau kesengajaan.

“Artinya secara moral, sebenarnya Gubernur Banten sudah selayaknya mengundurkan diri, karena tak paham Pergub buatannya sendiri, dan tak bisa belajar dari pengalaman pemerintahan sebelumnya yang juga bermasalah dalam pengelolaan bansos,” ujarnya. (yas)

Tags: Dana Hibah PonpesGubernur Banten

Berita Terkait.

Yandri
Nusantara

Pariaman Terima 4 Juta Bibit, Yandri Dorong Desa Mandiri Berbasis Alam

Sabtu, 4 April 2026 - 19:07
polri
Nusantara

Fakta di Balik Video Viral Anggota Polri Sulut yang Dikabarkan Mundur

Sabtu, 4 April 2026 - 16:37
Banjir
Nusantara

Update Banjir Demak: Jumlah Pengungsi Melonjak Jadi 2.839 Orang

Sabtu, 4 April 2026 - 12:23
Gempa-Bitung
Nusantara

Gempa Susulan Lagi, Guncang Bitung di Sulut Berkekuatan M 5,8 Pagi Ini

Sabtu, 4 April 2026 - 09:30
Pertamina Dorong EBT di Tengah Gejolak Energi Dunia
Nusantara

Tanggul Jebol di Demak Rendam 4 Kecamatan: Ribuan Warga Mengungsi

Sabtu, 4 April 2026 - 03:36
Pertamina Dorong EBT di Tengah Gejolak Energi Dunia
Nusantara

Sidak DPR RI Bongkar Pelanggaran Lingkungan, Gudang PT Universal Glove di Medan Disegel

Sabtu, 4 April 2026 - 01:38

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    698 shares
    Share 279 Tweet 175
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.