• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Redam Anomali Harga, Kementan Dorong Industri Pakan Ternak Serap Jagung Petani

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 24 April 2021 - 20:32
in Nasional
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berjalan di antara pohon jagung yang mulai dipanen. Foto : Humas Kementan

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berjalan di antara pohon jagung yang mulai dipanen. Foto : Humas Kementan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) langsung bergerak guna menstabilkan anomali harga jagung yang saat ini mengalami kenaikan di tingkat hilir sehingga berdampak pada kenaikan harga pakan dan daging unggas. Salah satunya yakni mendorong pelaku usaha jagung, peternak mandiri dan industri pakan ternak untuk mengakses jagung yang sedang panen di Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, NTB, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Kalimantan Selatan.

“Rata-rata harga jagung nasional dengan kadar air 15 persen pada Maret 2021 sebesar Rp4.002 dan April sekitar Rp4.333 perkilogram dan harga terendah di Bulukumba Rp3.200. Harga jagung di petani intinya masih aman, yang naik ada di hilirnya,” ujar Direktur Jenderal Tanaman Pangan (Dirjen TP) Suwandi pada rapat virtual pembahasan harga jagung nasional di Bogor, Sabtu (24/4/2021).

BacaJuga:

Skrining 10.564 Dokter Internship, DPR RI Minta Kemenkes Benahi Sistem Kerja

40 Juta Warga Miskin Terancam Tak Dijamin, BPJS Watch: RAPBN 2027 Abaikan Hak Kesehatan Rakyat

Mensesneg Sebut Pemerintah Belum Putuskan Amnesti Pejabat BUMN Korup

Rapat ini bersama Kementerian Perdagangan, Badan Ketahanan Pangan, pelaku usaha jagung, industri pakan ternak, Kemenko Perekonomian dan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, dan kepala dinas pertanian se-Indonesia.

Suwandi menyebutkan, saat ini hinga Juni 2021, produksi jagung melimpah karena tengah berlangsung masa panen. Luas panen jagung nasional pada Januari 373.377 hektare (ha), Februari 623.103 ha, Maret 697.264 ha, April 284.295 ha, Mei 286.682 ha, dan Juni mencapai 324.333 ha, sehingga produksinya mencapai 14,73 juta ton.

“Luas panen ini menunjukkan produksi jagung dalam negeri melimpah. Oleh karena itu, ini saatnya pelaku usaha jagung dan industri pakan untuk segera menyerap jagung petani. Sebab dinamika harga jagung tidak terjadi di semua daerah, kita sudah petakan daerah-daerah sentra panen jagung,” ujarnya.

Lebih lanjut Suwandi menyatakan, upaya dalam meningkatkan hasil panen untuk menstabilkan harga jagung, dengan mengoptimalkan aspek hilir, penanganan pasca panen, yakni alat panen, dryer (pengering) dan silo. Penyiapan aspek hilir ini tentunya tidak hanya dilakukan Kementan, namun juga dari petani jagung sendiri dan industri pakan dan peternak mandiri dengan membangun pola kemitraan.

“Selain itu yang harus dibenahi adalah sistem logistiknya karena sentra-sentra produksi tidak bersinergi dengan sentra industri pakan ternak. Sentra indusrti pakannya ada di sini, sedangkan yang panen kebanyakan di NTB, Sulawesi Tenggara dan di luar Jawa lainnya,” terangnya.

Direktur Serealia Direktorat Jenderal (Ditjen) Tanaman Pangan Ismail Wahab menambahkan, kebutuhan jagung per bulan mencapai 1,5 juta ton. Dari produksi jagung Januari-Juni, stok jagung nasional masih aman dalam mememuhi kebutuhan tersebut.

“Estimasi harga untuk Mei-Juni 2021, harga akan turun. Kenaikan harga saat ini memang tidak secara langsung disebabkan karena kenaikan harga jagung internasional. Tapi akibat kenaikan harga jagung internasional, banyak petani yang menyimpan stok jagung mereka, sehingga harga jagung lokal naik,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Dean Novel, pelaku usaha jagung menyebutkan, kenaikan harga jagung saat ini menunjukkan kinerja perdagangan jagung baik nasional maupun internasional sedang menguntungkan petani. Kondisi kenaikan tajam harga jagung di tingkat peternak sekarang ini bersifat situasional, maka ini tidak harus disikapi berlebihan karena ini anomali iklim.

“Harga jagung tingkat petani seperti di Lombok Timur saat ini Rp4.500 perkilogram dengan kadar air 17 persen. Artinya dengan kondisi kenaikan harga saat ini menjadi berkah bagi petani,” katanya.

Presiden Peternak Layer Nasional Ki Musbar Mesdi mengatakan, produksi jagung pada 2019 dan 2020 sangat bagus serta produksi jagung pada 2021 sedikit terganggu bukan disebabkan faktor teknis namun diakibatkan cuaca yang tidak menentu. Dalam memaksimalkan serap jagung petani, ia mengapresiasi Kementan yang menyajikan data luas tanam, luas panen, sehingga pelaku usaha dapat mengetahui data sentra produksi jagung.

“Ke depan, kami berharap data produktivitas jagung masing-masing daerah dapat dilakukan pemetaan. Sebab kondisi unsur hara di masing-masing daerah itu berbeda,” ucapnya.

Adapun berdasarkan data sebaran panen jagung pada April 2021, ada enam provinsi tertinggi luas panen, yakni NTB seluas 67.056 ha, Sulsel 37.926 ha, Jatim, 29.186 ha, Lampung 24.781 ha, NTT 21.564 ha, dan Jateng 20.326 ha. Sementara pada Mei meliputi Jatim 91.045 ha, Jateng 56.949 ha, Lampung 33.365 ha, Sulsel 14.125 ha, Sumut 13.400 ha, dan Sulut 12.598 ha. (yah)

Tags: jagungKementanMentan Syahrul Yasin LimpoPakan TernakSentra Jagung

Berita Terkait.

Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito
Nasional

Skrining 10.564 Dokter Internship, DPR RI Minta Kemenkes Benahi Sistem Kerja

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:16
Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito
Nasional

40 Juta Warga Miskin Terancam Tak Dijamin, BPJS Watch: RAPBN 2027 Abaikan Hak Kesehatan Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:31
Mensesneg Sebut Pemerintah Belum Putuskan Amnesti Pejabat BUMN Korup
Nasional

Mensesneg Sebut Pemerintah Belum Putuskan Amnesti Pejabat BUMN Korup

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:45
Pemulihan Pascabencana Solok Raya Dikebut, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Fokus
Nasional

Musim Tanam Tiba, Nagan Raya Manfaatkan TKD untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:33
Rini
Nasional

35 Kasus Pelanggaran Disiplin ASN Disidangkan, 31 Sanksi Diperkuat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:32
Pemulihan Pascabencana Solok Raya Dikebut, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Fokus
Nasional

Pascagempa di NTT, Sore Ini Getaran Gempa M 6,4 Hantam Simalungun di Sumatera Utara 

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:22

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3766 shares
    Share 1506 Tweet 942
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Makin Banyak Pengguna, Komunitas Geely Perkuat Kebersamaan di GIIAS 2026

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.