• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Polda Banten Tutup Dua Lubang Tambang di Gunung Liman Baduy

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 23 April 2021 - 22:27
in Nusantara
Direskrimsus Polda Banten Kombes Pol Joko Sumarno.

Direskrimsus Polda Banten Kombes Pol Joko Sumarno.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Aktivitas penambangan ilegal di Gunung Liman Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten akhirnya ditutup Polda Banten. Kayu, cangkul dan tenda disita sebagai barang bukti.

Saat melakukan pengecekan di lokasi, petugas menemukan dua lubang tambang dengan kedalaman 2 meter. Aktivitas tambang itu berada di kawasan wewengkon adat kasepuhan Cibrani yang juga masuk hutan sakral adat Baduy.

BacaJuga:

Awasi Jalur Pengiriman Barang, Kanwil Bea Cukai Banten Perketat Pengawasan Rokok Ilegal

Usai Gempa Dangkal M 6,7 Guncang Sulteng, Kini Bergeser ke Cilacap di Jawa Tengah

NHM Inisiasi Aksi Bersih di Tanjung Barnabas dan Dukung Penghijauan MTs Bukit Tinggi

Direskrimsus Polda Banten Kombes Pol Joko Sumarno mengatakan, tidak ada aktivitas penambangan saat satgas Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) melakukan pengecekan ke lokasi.

”Untuk di Gunung Liman sendiri memang ada bekas aktivitas penambangan, namun aktivitas kegiatan sudah tidak ada. Hingga pada saat ke lapangan ya tinggal tendanya, kita lakukan pembongkaran sekitar 14 April, seminggu yang lalu sebelum video itu viral,” katanya saat ditemui di Mapolda Banten, Jumat (23/4/2021).

Sejauh ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk menangkap warga yang melakukan penambangan di kawasan sakral Baduy. Penamabangan itu sangat meresahkan warga adat karena khawatir berdampak pada bencana alam.

”Karena kami cek ke lapangan tidak ada aktivitas dan berkomunikasi dengan tokoh dan masyarakat setempat untuk memberikan informasi kalau ada kegiatan kembali dan terakhir kami mengecek dan tutup. Kembali kita laksanakan penyelidikan,” terangnya.

Menurut informasi, penambang yang merusak alam itu bukan berasal dari Baduy. Terlebih, jarak tempuh dari kampung ke lokasi penambangan cukup jauh.

”Iya, itu yang ditemukan Gunung Liman itu. Kedalaman sekitar dua meter diatas permukaan. Ini masuknya ke penambangan ilegal masuknya. Dari lokasi pun dilarang dilakukan penambangan, ini suatu pelanggaran hukum,” paparnya.

Direskrimsus mengklarifikasi bahwa pihaknya belum menetapkan tersangka atas kasus penambangan ilegal di Gunung Liman. Sebab hingga kini belum ada yang tertangkap.

”Untuk Gunung Liman belum ada tersangkanya karena pas kita ke sana sudah ditinggakan bekasnya dan kita turunkan tim kita ke lapangan. Yang kita temukan 2 lubang dan alat cangku yang ditemukan di sana,” terangnya.

Ia menjelaskan, pelaku yang ditetapkan lima tersangka itu di luar penambang Gunung Liman, melainkan penambang ilegal di Desa Ciparay dan Desa Cikoneng, Kecamatan Cibeber.

”Tapi kita sampaikan juga sebelum kejadian ini laksanakan penyelidikan tambang emas, kita telah mengamankan lima orang bukan di Gunung Liman ini, namun di Cibeber ada 5 tersangka yang diproses. Peran tersangka ada yang gurandil, prosesnya, kimianya,” tandasnya. (son)

Tags: BaduyBantentambang

Berita Terkait.

Awasi Jalur Pengiriman Barang, Kanwil Bea Cukai Banten Perketat Pengawasan Rokok Ilegal
Nusantara

Awasi Jalur Pengiriman Barang, Kanwil Bea Cukai Banten Perketat Pengawasan Rokok Ilegal

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:25
Gempa-Cilacap
Nusantara

Usai Gempa Dangkal M 6,7 Guncang Sulteng, Kini Bergeser ke Cilacap di Jawa Tengah

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:38
Perwira-NHM
Nusantara

NHM Inisiasi Aksi Bersih di Tanjung Barnabas dan Dukung Penghijauan MTs Bukit Tinggi

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:26
Rumah
Nusantara

Gempa M 6,7 Sulteng Telan Korban Jiwa, Satu Warga Sigi Meninggal

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:35
Dampak-gempa
Nusantara

Update Gempa M 6,7 Guncang Sulteng, 32 Warga Luka dan Puluhan Rumah Rusak

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:24
BMKG Catat 13 Gempa Susulan di Palu, Warga Diimbau Tetap Waspada
Nusantara

BMKG Catat 13 Gempa Susulan di Palu, Warga Diimbau Tetap Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:11

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7116 shares
    Share 2846 Tweet 1779
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.