• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kritik Ketua Umum Perempuan Tani HKTI Terhadap Kenaikan Harga Pangan

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 19 April 2021 - 08:58
in Nasional
indoposco

Ketua Umum Perempuan Tani HKTI, Dian Novita Susanto

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Perempuan Tani HKTI, Dian Novita Susanto menyoroti setiap kali bulan Ramadan dan lebaran datang, saat itu pula riak-riak pangan menyeruak. Mulai dari cukup-tidaknya ketersediaan pangan sampai harga pangan yang selalu naik berkali-kali lipat. Seolah menjadi hajatan tahunan.

“Lalu media cetak dan online beramai-ramai memberitakannya bahkan jadi headline. Seperti minyak goreng, gula pasir, telur, daging sapi, daging ayam, terigu, bawang merah, bawang putih adalah sejumlah bahan pangan yang selalu naik. Memasuki hari kedua puasa, pergerakan harga bahan pokok mulai naik seperti gula, terigu, bawang dan ayam ras,” ujar Dian.

BacaJuga:

DPR dan Pemerintah Bentuk Satgas Mitigasi PHK, Antisipasi Ancaman 55 Ribu Buruh Kehilangan Pekerjaan

Rayakan HUT Ke-61, PGN Gelar Nikah Massal untuk Wujudkan Kepastian Hukum bagi Masyarakat

Soroti Kampanye LGBT, DPR Minta Regulasi Disusun dengan Kajian Komprehensif

Organisasi Perempuan Tani, yang merupakan sayap dari Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ini memiliki catatan, berdasarkan data resmi Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), Rabu (13/4/2021), menjelaskan, rata-rata harga komoditas pangan masih tinggi dibanding pekan lalu, meski ada juga yang mengalami penurunan.

Secara nasional harga gula per kilogram pada Rabu (14/4/2021) mengalami kenaikan 0,76 persen sebesar Rp 13.200 per kilogram dibandingkan harga pekan lalu Rp 13.100 per kilogram. Harga tepung terigu di Jawa Tengah yang mengalami kenaikan 1,11 persen di level Rp 9.100 per kilogram dibanding pekan lalu Rp 9.000 per kilogram.

Secara nasional harga ayam ras juga naik 6,03 persen sebesar Rp 36.900 per kilogram dibandingkan pekan lalu Rp 34.800 per kilogram. Di DKI Jakarta harga ayam ras mengalami kenaikan 4,8 persen dari Rp 31.200 per kilogram menjadi Rp 32.700 per kilogram.

Sementara di Sumatera Utara harga bawang justru mengalami kenaikan, bawang merah naik 2,51 persen di harga Rp 32.700 per kilogram, pekan lalu Rp 31.900 per kilogram. Sementara untuk bawang putih hari ini harganya Rp 28.800 per kilogram atau turun 6,2 persen dibanding minggu lalu Rp 27.100 per kilogram.

Dian yang merupakan alumni dari Universtas Nasional (Unas) ini menyayangkan, di saat rakyat akan merayakan ibadah dan kemenangan, harusnya urusan pangan tersedia dengan harga yang terjangkau, bagi masyarakat dengan pendapatan pas-pasan apalagi di tengah pandemi ini sangat memberatkan.

Fakta berkata lain, tiap bulan suci dan lebaran jeritan ketidakberdayaan, bagai pusat melodrama yang selalu tersuguhkan. Setiap kali itu pula jalan keluar yang diambil pemerintah hanya melakukan operasi pasar untuk mengendalikan harga pangan.

“Kami menghimbau kepada lembaga terkait seperti Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kementerian Pertanian (Kementan), Pemerintah Daerah (Pemda) untuk berkoordinasi mengawasi lalulintas pangan di pasaran,” katanya.

“Tambal sulam adalah kata yang tepat untuk menjelaskan cara negara mengatasi persoalan tersebut, mengapa? Sebab tiap tahun selalu terulang, tak menyelesaikan masalah. Sepertinya kita diajak untuk menjadikannya agenda tahunan sebagai bagian dari ibadah “berhala” pada pasar, disaat seharusnya rakyat fokus beribadah,” tutur Magister Ilmu Politik dan Ekonomi ini.

Soal apakah yang menjadi sebab harga-harga selalu meroket pada bulan mulia tersebut, pemerintah harus mencari solusi tidak seimbangnya antara produksi dan permintaan?

Termasuk memberantas berkeliarannya para cukong/tengkulak/oknum pemerintah yang selalu menjadikan bulan suci tersebut sebagai ladang keuntungan. Menimbun sebanyak mungkin, lalu menjualnya dengan harga tak manusiawi.

“Pemerintah harus memperkuat kontrol kondisi di lapangan. Harus ada langkah preventif jauh hari untuk memotong rantai kecurangan perdagangan ini? Pemerintah harus serius melindungi masyarakat wong cilik, di tengah tuntutan ekonomi yang semakin tinggi? Perlu diingat, pangan adalah kebutuhan dasar, mau tak mau meski harga tinggi, rakyat tetap membelinya. Meski dalam lubuk hatinya kadang bertanya mengapa demikian? Lagi dan lagi rakyat kecil hanya bisa bertanya pada dirinya sendiri dan terkadang mengadu pada sang khalik. Kapan semua ini akan berakhir, bulan suci dan lebaran yang mana saya akan merdeka,” pungkas Dian. (ibs)

Tags: Harga Kebutuhan PokokHarga PanganPerempuan Tani HKTI

Berita Terkait.

DPR dan Pemerintah Bentuk Satgas Mitigasi PHK, Antisipasi Ancaman 55 Ribu Buruh Kehilangan Pekerjaan
Nasional

DPR dan Pemerintah Bentuk Satgas Mitigasi PHK, Antisipasi Ancaman 55 Ribu Buruh Kehilangan Pekerjaan

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:01
Nikah-Massal
Nasional

Rayakan HUT Ke-61, PGN Gelar Nikah Massal untuk Wujudkan Kepastian Hukum bagi Masyarakat

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:41
Atribut
Nasional

Soroti Kampanye LGBT, DPR Minta Regulasi Disusun dengan Kajian Komprehensif

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:25
Menhan
Nasional

Menhan Sjafrie Bahas Pengamanan Wilayah Udara dengan AHY

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:20
Calon-Mahasiswa
Nasional

Puan Soroti 60 Ribu Calon Mahasiswa Tak Daftar Ulang, Desak Evaluasi Total Sistem PT

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:00
Prabowo
Nasional

Teddy Buka Suara soal Pertemuan Prabowo-Kapolri di Istana, Ini Pokok Bahasannya

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:09

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1708 shares
    Share 683 Tweet 427
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1673 shares
    Share 669 Tweet 418
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1050 shares
    Share 420 Tweet 263
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    946 shares
    Share 378 Tweet 237
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    925 shares
    Share 370 Tweet 231
Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos
Olahraga

Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Editor Laurens Dami
Jumat, 26 Juni 2026 - 17:03

INDOPOSCO.ID – Persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 memasuki babak paling menentukan. Pada Sabtu (27/6/2026), rangkaian pertandingan terakhir Grup...

SelengkapnyaDetails
Piala-Dunia

32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Ditantang Jepang, Belanda Jumpa Maroko

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:24
Diego-Carlos

Hasil Piala Dunia Grup D: Turki Bungkam AS, Australia Lolos Usai Tahan Paraguay

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:51
Elanga

Graham Potter Bangga dengan Perjuangan Pemain Swedia Hadapi Jepang

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:50
Nagelsman

Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:39
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.