• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

PJJ di Masa Pandemi Tidak Efektif, Kota Bogor Siap Terapkan PTM Terbatas

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 18 April 2021 - 14:17
in Megapolitan
indoposco

Ilustrasi belajar tatap muka. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Hanafi mengatakan, pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa pandemi Covid-19 sangat tidak efektif. Oleh karena itu, rencananya Kota Bogor, Jawa Barat menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada akhir April ini.

“Untuk sekolah sudah siap, seperti sarana dan prasarana pendukung protokol kesehatan. Kami juga sudah membuat simulasi, rencananya nanti akan dibagikan kepada seluruh orang tua siswa dan siswa untuk patuh saat PTM terbatas diterapkan,” ujar Hanafi, Minggu (18/4/2021).

BacaJuga:

Wagub Pastikan Dukcapil Percepat Penggantian Dokumen Warga Terdampak Kebakaran

Polda Metro Patuhi Putusan PN Jaksel Soal Praperadilan Andrie Yunus

Pasca-Kebakaran Kemayoran: 679 Orang Mengungsi, Anak dan Bumil Diutamakan

Ia menyebut, ujicoba penerapan PTM terbatas akan diberlakukan pada kelas 4, 5 dan 6 sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas/kejuruan (SMA/SMK). Kebijakan tersebut juga menerapkan PTM terbatas 50 persen.

“Untuk Taman Kanak-kanak dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta siswa kelas 1, 2 dan 3 SD belum. Kenapa? Karena pada kelas tersebut, anak cenderung diantar orangtua, dan berpotensi kerumunan,” katanya.

Lebih jauh dia menyatakan, sebanyak 5.851 guru dan tenaga kependidikan di Kota Bogor telah di vaksinasi Covid-19. Jumlah ini setara 77,5 persen dari total guru dan tenaga kependidikan di Bogor sebanyak 7.551 orang.

“Hingga kini masih ada 1.700 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang belum di vaksinasi,” bebernya.

Selain kesiapan, daftar periksa dan prokes, dikatakan Hanafi, juga penting. Disdik dan Sekolah menanyakan kepada orang tua siswa untuk izin, anaknya untuk mengikuti PTM. “Kami tidak memaksakan anak untuk ke sekolah,” terangnya.

Menurut Hanafi, saar ini pihaknya tengah mempersipakan kurikulum untuk mendukung PTM terbatas nanti. Sehubungan pada pelaksanaan PTM terbatas satuan pendidikan bakal menggelar pembelajaran secara daring dan luring.

“Sesuai dengan arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kurikulum PTM terbatas nanti tidak memberikan materi pembelajaran yang berat,” katanya.(nas)

Tags: covid-19kota bogorPJJ

Berita Terkait.

Denny Malik Garap Musikal Nyi Mas Gandasari, Gaet Dewi Gita hingga Asri Welas
Megapolitan

Wagub Pastikan Dukcapil Percepat Penggantian Dokumen Warga Terdampak Kebakaran

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:31
“Kemesraan” Prabowo dengan Megawati dan Jokowi Turun Gunung, Pengamat: Pemain Utama Politik Mulai Menentukan Posisi
Megapolitan

Polda Metro Patuhi Putusan PN Jaksel Soal Praperadilan Andrie Yunus

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:31
Pasca-Kebakaran Kemayoran: 679 Orang Mengungsi, Anak dan Bumil Diutamakan
Megapolitan

Pasca-Kebakaran Kemayoran: 679 Orang Mengungsi, Anak dan Bumil Diutamakan

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:15
ragunan
Megapolitan

Ragunan Buka Suara Soal Video Viral Anak Jatuh ke Kandang Gajah

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:12
samsat
Megapolitan

Pemprov Jakarta Beri Relaksasi Pajak: Denda Keterlambatan PKB dan BBNKB Dihapus, Catat Waktunya!

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:11
dishub
Megapolitan

Sempat Molor, Dishub Jakarta Ungkap Alasan Perpanjangan Perbaikan Jalan Lenteng Agung

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3515 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    949 shares
    Share 380 Tweet 237
  • Dandhy Laksono Bongkar Sosok “Backing” di Balik Film Sexy Killers hingga Pesta Babi

    944 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.