• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

PJJ di Masa Pandemi Tidak Efektif, Kota Bogor Siap Terapkan PTM Terbatas

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 18 April 2021 - 14:17
in Megapolitan
indoposco

Ilustrasi belajar tatap muka. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Hanafi mengatakan, pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa pandemi Covid-19 sangat tidak efektif. Oleh karena itu, rencananya Kota Bogor, Jawa Barat menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada akhir April ini.

“Untuk sekolah sudah siap, seperti sarana dan prasarana pendukung protokol kesehatan. Kami juga sudah membuat simulasi, rencananya nanti akan dibagikan kepada seluruh orang tua siswa dan siswa untuk patuh saat PTM terbatas diterapkan,” ujar Hanafi, Minggu (18/4/2021).

BacaJuga:

Pramono Merasa Sangat Tertegur Buntut Sekolah Ambruk 2 Tahun Dibiarkan Terbengkalai

Keliling Kota Tua Sambil Bersantap, Open Dining Jakarta Siap Mengaspal Mulai Agustus

Tak Lagi Sekadar Ditimbun, Sampah Jakarta Mulai Diolah Sebelum Masuk Bantargebang

Ia menyebut, ujicoba penerapan PTM terbatas akan diberlakukan pada kelas 4, 5 dan 6 sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas/kejuruan (SMA/SMK). Kebijakan tersebut juga menerapkan PTM terbatas 50 persen.

“Untuk Taman Kanak-kanak dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta siswa kelas 1, 2 dan 3 SD belum. Kenapa? Karena pada kelas tersebut, anak cenderung diantar orangtua, dan berpotensi kerumunan,” katanya.

Lebih jauh dia menyatakan, sebanyak 5.851 guru dan tenaga kependidikan di Kota Bogor telah di vaksinasi Covid-19. Jumlah ini setara 77,5 persen dari total guru dan tenaga kependidikan di Bogor sebanyak 7.551 orang.

“Hingga kini masih ada 1.700 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang belum di vaksinasi,” bebernya.

Selain kesiapan, daftar periksa dan prokes, dikatakan Hanafi, juga penting. Disdik dan Sekolah menanyakan kepada orang tua siswa untuk izin, anaknya untuk mengikuti PTM. “Kami tidak memaksakan anak untuk ke sekolah,” terangnya.

Menurut Hanafi, saar ini pihaknya tengah mempersipakan kurikulum untuk mendukung PTM terbatas nanti. Sehubungan pada pelaksanaan PTM terbatas satuan pendidikan bakal menggelar pembelajaran secara daring dan luring.

“Sesuai dengan arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kurikulum PTM terbatas nanti tidak memberikan materi pembelajaran yang berat,” katanya.(nas)

Tags: covid-19kota bogorPJJ

Berita Terkait.

pram
Megapolitan

Pramono Merasa Sangat Tertegur Buntut Sekolah Ambruk 2 Tahun Dibiarkan Terbengkalai

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:07
bus
Megapolitan

Keliling Kota Tua Sambil Bersantap, Open Dining Jakarta Siap Mengaspal Mulai Agustus

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:02
Gempa M 4,3 Guncang NTB, Getaran Dirasakan Dompu, Bima dan Sumbawa
Megapolitan

Tak Lagi Sekadar Ditimbun, Sampah Jakarta Mulai Diolah Sebelum Masuk Bantargebang

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:01
Suhu Relatif Hangat, Hari Ini Cuaca di Jakarta Cerah Cenderung Berawan
Megapolitan

Suhu Relatif Hangat, Hari Ini Cuaca di Jakarta Cerah Cenderung Berawan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:19
Pramono
Megapolitan

Pramono Kecolongan Informasi Soal SD Ambruk yang Terbengkalai 2 Tahun

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:26
Pramono
Megapolitan

APBD DKI Tembus Hampir Rp30 Triliun, Pramono Genjot Belanja demi Dongkrak Ekonomi Jakarta

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:05

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3195 shares
    Share 1278 Tweet 799
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1241 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2822 shares
    Share 1129 Tweet 706
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.