• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Oktohari Sebut Pembinaan Bulutangkis Perlu Dicontoh Cabor Lain

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 10 April 2021 - 10:55
in Olahraga
indoposco

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari (kiri) bersama Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna (tengah) saat pelantikan PP PBSI periode 2020-2024 di Jakarta, Jumat (9/4/2021). Foto: Antara/Ho-KOI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari mengatakan, sistem pembinaan yang dilakukan Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Indonesia (PP PBSI) perlu dicontoh oleh induk organisasi cabang olahraga (cabor) lain.

Setelah menghadiri pelantikan PP PBSI periode 2020-2024 di Jakarta, Jumat (9/4/2021), Okto, sapaan akrabnya mengatakan, pembinaan yang dilakukan PBSI telah berhasil membuktikan diri berkontribusi meraih prestasi di berbagai kejuaraan internasional termasuk Olimpiade.

BacaJuga:

Padel dan Cheerleading Resmi Gabung NOC Indonesia, Peluang Event Dunia Makin Terbuka

Crash di Spa-Francorchamps Warnai Kisah Persahabatan Sean Gelael dan Antonio Giovinazzi

NOC Indonesia Tebar Penghargaan The Game Changer Award, Rizki Juniansyah Raih Best of The Best

“Bulutangkis sudah membuktikan diri telah memberi prestasi di kancah dunia, baik Olimpiade maupun Kejuaraan Dunia,” kata Okto dalam siaran pers yang diterima Jumat (9/4/2021).

“Tentu sistem pembinaan mereka perlu dicontoh cabang olahraga lain karena tingkat tertinggi pencapaian prestasi adalah Olimpiade untuk multievent dan Kejuaraan Dunia untuk single event,” sambung dia.

Atlet cabang bulutangkis tak pernah absen mengibarkan bendera Merah Putih di mata dunia sejak mulai dimainkan pada Olimpiade 1992 Barcelona. Pada saat ini, Susy Susanti dan Alan Budi Kusuma untuk pertama kalinya membawa pulang medali emas untuk Indonesia dari ajang Olimpiade.

Tradisi medali emas itu dilanjutkan oleh ganda putra Rexy Mainaky/Ricky Subagja di Olimpiade 1996 Atlanta, ganda putra Tony Gunawan/Candra Wijaya (Olimpiade 2000 Sydney), tunggal putra Taufik Hidaya (Olimpiade 2004 Athena) dan ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan (Olimpiade 2008 Beijing).

Sayang tradisi emas itu sempat terputus di Olimpiade 2012 London sebelum direbut kembali pada Olimpiade 2016 Rio de Janeiro lewat ganda campuran Tontowi Ahamd/Liliyana Natsir.

“Bisa kita lihat bagaimana penampilan pebulutangkis Indonesia di Olimpiade yang sudah mendulang medali emas. Tentu kita semua menyoroti bagaimana pembinaan yang mereka lakukan. Ini perlu dijadikan benchmark bagi olahraga di Indonesia,” kata Okto, dilansir Antara.

Sementara itu Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna berjanji untuk mempertahankan prestasi bulutangkis Indonesia di kancah dunia. Terdekat dia punya target membawa pulang medali emas di Olimpiade Tokyo yang akan dimulai pada 23 Juli mendatang.

“Kami akan melanjutkan pelatnas, menyiapkan Sirkuit Nasional dan fokus menyiapkan tim menuju Olimpiade Tokyo,” kata Agung saat pelantikan. (arm)

Tags: bulutangkiskoiRaja Sapta Oktohari

Berita Terkait.

Padel dan Cheerleading Resmi Gabung NOC Indonesia, Peluang Event Dunia Makin Terbuka
Olahraga

Padel dan Cheerleading Resmi Gabung NOC Indonesia, Peluang Event Dunia Makin Terbuka

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:31
gt3
Olahraga

Crash di Spa-Francorchamps Warnai Kisah Persahabatan Sean Gelael dan Antonio Giovinazzi

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:07
noc
Olahraga

NOC Indonesia Tebar Penghargaan The Game Changer Award, Rizki Juniansyah Raih Best of The Best

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:40
psim
Olahraga

PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:27
sapta
Olahraga

Menuju Olimpiade 2028, NOC Indonesia Dorong Skema Pembiayaan Atlet yang Berkelanjutan

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:11
persita
Olahraga

Misi Putus Paceklik Pendekar Cisadane Dihadang Laju Kompetitif Laskar Kalinyamat

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:43

BERITA POPULER

  • psim

    PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    661 shares
    Share 264 Tweet 165
  • HUT Ke-40, Patelki Tegaskan Peran ATLM sebagai Pilar Presisi Diagnostik

    658 shares
    Share 263 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.