• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Disway

Realitas Impian

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 8 April 2021 - 06:01
in Disway
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dahlan Iskan

INDOPOSCO.ID – Tidak semua laporan bank itu bisa saya baca. Hanya bank-bank yang besar saja yang laporan tahunannya (2020) sempat saya lihat.

BacaJuga:

Pengusaha Pilihan

Weda Bay

Bali Lombok

Dari situ saya tahu: hanya BRI yang hebat. Yang pada 2020 masih menambah (ekspansi) kredit. Bank lain – termasuk Bank Mandiri yang begitu raksasa– justru menurunkan bisnis di sektor pemberian kredit.

Pemerintah sebenarnya sudah memberi rangsangan yang sangat menarik: memberikan subsidi bunga kredit tiga persen. Tapi kenyataannya hanya BRI yang kreditnya tumbuh –3,8 persen. Bahkan di sektor mikro tumbuhnya 14 persen.

Saya pun tertarik dengan kredo CEO BRI Sunarso yang diucapkan Januari lalu: raja kredit mikro yang membawa dampak makro.

Tentu semua bank beralasan: menyelamatkan angka NPL. Apalagi beberapa bank punya nasabah besar yang bermasalah besar –pun sebelum ada Covid-19.

Misalnya Bank Mandiri itu. Punya kredit macet Rp ,6 triliun hanya di satu grup perusahaan: Duniatex. Yang tidak ada hubungannya dengan pandemi. Belum lagi di tempat lain.

Tentu bank-bank non-Mandiri juga terseret Duniatex. Tapi nilainya memang tidak sebesar Bank Mandiri –secara nominal.

Apalagi proses penyelesaian kredit macet Duniatex itu sangat memberatkan bank. Bank-bank itu kalah di pengadilan. Justru gugatan Duniatex yang dikabulkan: bank harus melakukan restrukturisasi kredit tersebut –dengan manajemen perusahaan tetap ditentukan oleh pemegang saham yang ada.

Bank-bank kreditur juga dalam posisi lemah di pembicaraan restrukturisasinya. Konon Duniatex kini hanya harus membayar bunga satu persen per tahun. Laba bank telah digergaji di sini.

Tentu banyak yang belum lupa: Oktober 2019 Duniatex mengajukan gugatan ke pengadilan niaga Semarang. Pabrik tekstil itu memang berlokasi di Solo dan Demak. Dalam gugatan itu Duniatex minta Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Itulah puncak berita besar yang paling menghebohkan pada 2019: anak usaha Duniatex gagal bayar utang sebesar sekitar Rp150 miliar. Tepatnya USD 13,5 juta. Lalu terbuka pula bahwa total utang grup itu sekitar Rp3 triliun. Atau USD 260 juta.

Optimisme awal bahwa ekonomi masih bisa tumbuh pada 2020 sudah dijelaskan oleh realitas. Optimisme kredit bank masih bisa tumbuh –ternyata hanya BRI yang mampu. Dengan demikian secara rata-rata pertumbuhan kredit tetap negatif.

Bagaimana dengan 2021? Apakah bank masih mengerem diri? Dan apakah BRI sendiri masih akan tetap ekspansi? Atau menyesali diri –lalu ikut menginjak rem?

Memang, dari laporan pada 2020 itu, laba semua bank mengalami penurunan. Cukup besar. Laba Bank Mandiri turun dari Rp25 triliun (2019) ke Rp14 triliun (2020). Laba BRI juga turun dari Rp34 triliun ke Rp18 triliun.

Penurunan laba itu tentu –terutama– akibat restrukturisasi utang perusahaan. Terutama penundaan pembayaran bunga kredit akibat pandemi.

Tapi Sunarso nan-BRI telah berkomitmen Januari lalu: BRI tetap ekspansi kredit. Langkah mikro dengan pengaruh makro akan terus jadi kredonya.

Maka problem ekonomi pada 2021 ini masih di sekitar itu: apakah bank sudah berani ekspansi atau belum. Kalau belum, apa yang harus dilakukan pemerintah.

Lalu, apakah bank-bank masih mau memperpanjang fasilitas restrukturisasi. Setidaknya hingga setahun lagi.

Beberapa perusahaan mungkin sudah bisa jalan tanpa perpanjangan fasilitas. Sebagian lagi tentu masih akan minta perpanjangan.

Tentu tidak seluruh situasi menjadi buruk. Pemerintah terus mampu memberikan optimisme. Misalnya soal SWF itu: terus saja bisa dipublikasikan negara mana lagi mau menanam uang berapa lagi.

Yang terbaru, Presiden Jokowi sendiri yang memublikasikan ini: desain mutakhir ibu kota baru Republik Indonesia di Kaltim. Video yang diluncurkan itu sangat menarik. Sangat mengesankan. Dengan narasi yang melibatkan emosi masyarakat luas: silakan kalau ada yang mau memberikan masukan untuk penyempurnaan.

Mungkin kita memang perlu terus menyeimbangkan diri: di antara dunia impian dan dunia realitas. (*)

Tags: disway

Berita Terkait.

Kanan Dalam
Disway

Pengusaha Pilihan

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Weda Bay

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Bali Lombok

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Rocky Gerung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Polsek Baru

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Jumling Suyudi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:00

OLAHRAGA

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang
Olahraga

Mandalika Mendunia, Pertamina Apresiasi Kolaborasi di Balik Sukses MotoGP 2026

Editor Dilianto
Senin, 12 Oktober 2026 - 20:51

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, bukan hanya...

SelengkapnyaDetails
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30
Banjir Bandang Padang, Puan Desak Perlindungan Pengungsi hingga Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak

Andra Soni Lepas Atlet Disabilitas Banten ke Ajang Nasional: Kalian Inspirasi Kita Semua

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:55
Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Pengusaha Pilihan

    675 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Elnusa Perkuat Produksi Migas, HWU EHR#10 Dukung Pembukaan Kembali Sumur Idle

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.