• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Disway

Terpanjang Baru

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 6 April 2021 - 06:01
in Disway
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dahlan Iskan

INDOPOSCO.ID – Tiga bulan pertama tahun ini saja naiknya hampir 400 persen. Itulah statistik jumlah kereta dari Tiongkok ke Eropa. Padahal belum ada kejadian Ever Given di Terusan Suez.

BacaJuga:

Dokter Icha

Bawah Tanah

Ganti Dolar

Stasiun pemberangkatannya pun terus bertambah. Dari Tiongkok kereta itu kini berangkat dari 35 kota. Menuju 34 kota di Eropa.

Bahkan sudah ada kereta dari kota sekecil Jinhua –Anda mungkin belum pernah mendengar nama itu. Tujuan akhirnya Duisburg di Jerman. Padahal tidak jauh dari Jinhua sudah ada kereta jurusan Madrid, Spanyol. Yakni dari Kota Yiwu (baca: i-u).

Jinhua adalah kota tetangga Yiwu. Hanya beda kabupaten. Sama-sama di Provinsi Zhejiang –yang beribu kota di Hangzhou. Hangzhou Anda sudah tahu: pusatnya Alibaba-nya Jack Ma.

Saya tak terhitung berapa kali ke Hangzhou dan sekitarnya. Kalau saja tidak ada Covid-19, cucu pertama saya, Icha Khalisa, sudah masuk SMA di Hangzhou. Dia sudah observasi ke sana. Sudah pilih-pilih sekolahnya. Dia suka –apalagi makanan halalnya, enak-enak, katanya.

Tentu saya juga pernah ke Jinhua atau pun Yiwu. Hanya sekitar 150 Km di selatan Hangzhou. Provinsi ini, secara ekonomi, luar biasa. Saya banyak belajar dari provinsi ini. Yang setiap kabupaten, bahkan kecamatan, punya keunggulan produknya sendiri.

Lebih separo dasi di seluruh dunia bikinan satu kabupaten di provinsi ini. Lebih separo celana dalam dan BH wanita di seluruh dunia juga dari salah satu kabupaten di Zhejiang. Investor nikel terbesar dunia yang di Morowali, Sulawesi Tengah, itu juga dari kabupaten di provinsi ini –Kabupaten Wenzhou.

Xi Jinping, saat dua periode jadi gubernur di sini, membuat ekonomi provinsi Zhejiang tumbuh 20 persen per tahun!

Maka provinsi Zhejiang kini memegang rekor baru: rute kereta api terpanjang di dunia. Dari Yiwu ke Madrid. Sejauh 13.000 Km. Berangkat seminggu sekali.

Dulu, rekor itu dipegang Rusia. Yakni kereta trans Siberia. Dari Vladivostok di paling timur ke Belarus di paling barat. Bahkan terpanjang kedua pun kini diambil alih jurusan Yiwu-London, 12.000 Km.

Saya beberapa kali ke Yiwu. Sejak sebelum ada internet. Ada mal terbesar di dunia di Yiwu. Jualan apa saja yang dibutuhkan orang hidup sampai orang mati. Anak-anak saya pernah saya ajak ke sini –agar tahu bagaimana orang berdagang.

Saya juga melihat begitu banyak orang Arab di Yiwu –kulakan barang. Karena itu banyak pula restoran dengan papan nama berbahasa Arab. Ada juga beberapa night club di kota itu dengan nama huruf Arab. Dan orang-orang Arab itu pada bicara dalam bahasa Mandarin.

Setelah ada internet, Yiwu berubah total. Mal terbesar tadi jadi kosong. Tak terawat. Sepi. Malnya sudah pindah ke komputer. Tapi peran Yiwu sebagai pusat grosir tidak tergantikan.

Kereta Tiongkok-Eropa pun sudah menjadi silk road model baru. Sudah kian banyak kota di Eropa yang terhubung dengan kota di Tiongkok. Tanpa terusan Suez.

Perbaikan jalur kereta juga terus dilakukan. Sebelum tahun 2016 kereta jurusan Shanghai-Hamburg masih memakan waktu 28 hari. Kini tinggal 16 hari. Jauh lebih cepat dari kapal laut yang 40 hari.

Hambatan kereta itu tinggal ketika melewati negara-negara Ex Uni Soviet. Begitu masuk ke Kazakhstan memang harus berhenti. Harus ganti kereta. Relnya sih nyambung. Tapi ukuran relnya berbeda.

Uni Soviet punya standar ukuran lebar rel sendiri: 1.520 mm. Lebar rel di Tiongkok sama dengan di Eropa: 1.435 mm.

Maka selama melewati empat negara Ex Uni Soviet kereta itu dioperasikan perusahaan kereta api Rusia. Lalu, ketika kereta itu tiba di Eropa –perbatasan Rusia-Polandia– harus ganti kereta lagi –mengikuti rel standar Eropa.

Bahkan Spanyol pun dulu punya standar lebar rel sendiri. Belakangan Spanyol harus mengalah. Harus mengubah seluruh jaringan rel kereta apinya mengikuti standar Eropa. Apalagi Spanyol juga memasuki era kereta cepat –yang memerlukan rel yang lebih lebar.

Indonesia juga punya standar rel kereta sendiri. Sempit sekali. Hanya 1.067 mm. Padahal Belanda sendiri pakai standar Eropa. Mungkin, waktu itu, Belanda ingin berhemat: Belanda memang dikenal sebagai Yahudi-nya Eropa.

Ups, salah.

Saat Indonesia dijajah Belanda lebar relnya dibuat sama dengan Eropa. Tapi ketika Jepang masuk dan menjajah Indonesia ukuran rel itu disamakan dengan Jepang: 1.067.

Maka negara yang ukuran rel keretanya sama dengan Indonesia kini tinggal Jepang, Filipina, dan Taiwan.

Indonesia pun kelihatannya akan menuju Eropa. Rel baru kereta di Aceh, dibuat tidak sama dengan di Jawa atau Sumbagsel. Demikian juga rel kereta yang baru dibangun di Sulsel. Di dua daerah itu relnya sudah ikut standar Eropa. Itu memberi indikasi bahwa di Jawa dan Sumbagsel pun kelihatannya akan diubah ikut standar Eropa –kapan-kapan.

Di Aceh, perbedaan ukuran itu tidak menyebabkan kesulitan apa-apa: kereta jurusan Aceh-Medan itu tidak jalan. Di Sulsel juga tidak menyebabkan masalah: juga belum jalan. (*)

Tags: disway

Berita Terkait.

disway
Disway

Dokter Icha

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:00
disway
Disway

Bawah Tanah

Senin, 29 Juni 2026 - 08:00
disway
Disway

Ganti Dolar

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:00
disway
Disway

Bobotoh Kuning

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:00
disway
Disway

Tiket Lungsuran

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:00
disway
Disway

Wani 2727

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:00

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1643 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1696 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1020 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1727 shares
    Share 691 Tweet 432
Konsep Otomatis
Olahraga

Singkirkan Belanda, Mazraoui Tegaskan Maroko Layak Diperhitungkan di Piala Dunia 2026

Editor Dilianto
Selasa, 30 Juni 2026 - 20:17

INDOPOSCO.ID - Bek Timnas Maroko Noussair Mazraoui menegaskan, bahwa timnya bukan lagi sekadar tim kejutan di Piala Dunia 2026, melainkan...

SelengkapnyaDetails
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Koeman Ogah Bahas Masa Depannya Usai Belanda Tersingkir di Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:52
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:42
Pemain-Maroko

Hasil Piala Dunia: Bounou Jadi Pahlawan, Maroko Pulangkan Belanda via Tos-tosan

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:23
Julio-Enciso

Paraguay Singkirkan Jerman, Gustavo Gomez: Persatuan Jadi Kekuatan Kami

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:41
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.