• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Disway

Cing Ming

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 5 April 2021 - 06:01
in Disway
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dahlan Iskan

INDOPOSCO.ID – Tiongkok libur tiga hari: untuk menghormati leluhur. Di Indonesia itu disebut hari Cing Bing atau Cing Ming. Hari ke kuburan. Tanggal tepatnya Senin (5/4/2021) ini – tapi kebanyakan sudah ke makam Sabtu (3/4/2021) dan Minggu (4/4/2021).

BacaJuga:

Pengusaha Pilihan

Weda Bay

Bali Lombok

Inilah acara keluarga paling ramai kedua setelah Imlek. Kalau Imlek harus berkumpul di rumah orang tua, Cing Bing kumpul di kuburan mereka.

Di era pandemi ini tidak semua orang Tionghoa ke kuburan. Apalagi kalau harus naik pesawat. Sebelum pandemi, hari-hari Cing Bing begini sulit sekali dapat tiket pesawat ke Pontianak. Melebihi hari Lebaran.

Cing Bing tahun ini berdekatan dengan ruwahan di kalangan masyarakat Jawa. Di minggu terakhir sebelum bulan puasa orang Jawa juga mementingkan ke kuburan orang tua. Mereka boleh tidak pulang Lebaran, tapi harus pulang saat ruwahan. Maka hari-hari ini kuburan Tionghoa dan Jawa sama-sama ramainya.

Singapura sudah tidak punya kuburan lagi –kecuali kuburan untuk orang Islam. Undang-undang di Singapura melarang orang mati dikubur. Harus dibakar. Abunya disimpan di vihara atau di gereja.

Robert Lai, teman saya di Singapura itu menyimpan abu orang tuanya di vihara Buddha dekat rumahnya. Istri Robert, menyimpan abu orang tuanyi di gereja. Di hari Cing Bing seperti ini, Robert ke vihara, Dorothy ke gereja.

Itu sebelum pandemi. Kali ini mereka sembahyang Cing Bing dari rumah. Rumah Robert yang sekarang ini pun dulunya juga kuburan Tionghoa. Mungkin kuburan terbesar.

Proses penutupan kuburan ini dilakukan di awal pemerintahan Lee Kuan Yew. Awalnya tidak boleh lagi ada orang dimakamkan di situ. Langkah berikutnya, family orang yang dimakamkan di situ harus membongkar kuburan leluhur mereka –tulangnya dibakar, abunya disimpan. Sampai batas waktu tertentu pemerintah membongkar kuburan yang tanpa keluarga.

Sejak itu tidak ada lagi kuburan Tionghoa di Singapura. Di areal itu lantas didirikan apartemen pencakar langit dalam jumlah ratusan gedung. Robert tinggal di salah satunya.

Kuburan orang Islam pun ditata ulang di Singapura. Itu untuk menghemat tanah. Caranya: kuburan delapan turunan (generasi) harus dijadikan satu lubang. Satu ”bani” satu kuburan. Kuburan delapan generasi itu digali. Tulang-tulangnya dijadikan satu. Dibungkus kain putih. Diikat. Disembahyangkan. Dibacakan doa. Lalu dikubur di satu lubang. Lengkap dengan riwayat keluarga tersebut.

Di Tiongkok sekitar 50 juta orang mudik di Cing Bing tahun ini. Memang jauh dengan suasana Imlek: mencapai 450 juta orang yang pulang kampung.

Tapi tetap saja angka 50 juta itu tinggi –terutama Tiongkok kan negara Komunis. Di Indonesia banyak yang mengira semua orang Tiongkok itu komunis. Tidak. Dari 1,4 miliar penduduk, yang komunis sekitar 70 juta orang. Atau sekitar 5 persen.

Partai Komunis Tiongkok adalah ”partai kader”, bukan ”partai massa” seperti di Indonesia. Untuk bisa menjadi anggota partai sangat sulit. Harus mendaftar. Lalu harus ikut pendidikan awal. Harus lulus ujian. Pendidikan lagi. Ujian lagi. Lalu dicoba menjadi calon anggota dengan tugas khusus mengabdi di masyarakat.

Dari situ baru diputuskan apakah akan diterima menjadi anggota partai komunis. Setelah menjadi anggota pun masih banyak pendidikan partai yang harus diikuti. Juga harus ikut ujian lanjutan lagi.

Begitulah. Setiap tingkatan ada pendidikannya, ada ujiannya. Lalu ada penugasan untuk dinilai. Anggota yang merusak nama baik partai –perbuatan tercela, menyakiti rakyat, korupsi– akan ditindak. Sejauh ini tidak ada pejabat atau pimpinan BUMN yang ditangkap karena korupsi. Mereka selalu ditangkap karena ”melanggar disiplin partai”. Setelah di persidangan barulah terbuka: karena korupsi, menyalahgunakan kekuasaan, atau menipu, atau lainnya.

Tidak seperti di Singapura, di Tiongkok masih boleh ada kuburan. Tapi di pedalaman yang penduduknya tipis. Di kota-kota besar tidak boleh lagi ada kuburan –kecuali untuk orang Islam.

Saya pernah ke kuburan orang Islam di Tianjin –kota besar melebihi Jakarta. Orang Islam di sana ke kuburan setelah salat Idul Fitri. Ramainya bukan main. Ribuan orang ke makam. Makam itu menjadi seperti pasar mendadak –karena banyaknya orang berjualan segala macam makanan dan pakaian.

Tapi di Cing Bing tahun ini, di Tiongkok, mulai banyak yang ke kuburan secara virtual. Banyak sekali Apps yang menyediakan layanan Cing Bing virtual.

Semoga leluhur di alam sana bisa menerima sinyal internet. (*)

Tags: disway

Berita Terkait.

Kanan Dalam
Disway

Pengusaha Pilihan

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Weda Bay

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Bali Lombok

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Rocky Gerung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Polsek Baru

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Jumling Suyudi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:00

OLAHRAGA

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang
Olahraga

Mandalika Mendunia, Pertamina Apresiasi Kolaborasi di Balik Sukses MotoGP 2026

Editor Dilianto
Senin, 12 Oktober 2026 - 20:51

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, bukan hanya...

SelengkapnyaDetails
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30
Banjir Bandang Padang, Puan Desak Perlindungan Pengungsi hingga Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak

Andra Soni Lepas Atlet Disabilitas Banten ke Ajang Nasional: Kalian Inspirasi Kita Semua

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:55
Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Pengusaha Pilihan

    674 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Elnusa Perkuat Produksi Migas, HWU EHR#10 Dukung Pembukaan Kembali Sumur Idle

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.