INDOPOSCO.ID – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri yang diwakili oleh Kabintelkam Polri Komjen Pol Paulus Waterpau melakukan komunikasi sosial secara virtual dengan tokoh agama Provinsi Papua dan Papua Barat, Sabtu (3/4/2021).
Komunikasi sosial secara virtual tersebut juga dihadiri pejabat daerah yakni Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Danrem 181/PVT Sorong, Brigjen TNI Indra Heri, dan Wali Kota Sorong Lambert Jitmau, dan sejumlah pejabat instansi lainnya di wilayah Papua Barat.
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dalam sambutannya menyampaikan bahwa komunikasi sosial secara virtual Panglima TNI dan Kapolri bersama para tokoh agama Papua dan Papua Barat guna mendorong masyarakat agar bisa hidup rukun dan damai.
Dia mengatakan, Papua mendapat urutan pertama terkait toleransi antar umat beragama di Indonesia berkat kearifan lokal satu tungku tiga batu sehingga harus dijaga oleh semua elemen masyarakat.
Gubernur Dominggus Mandacan menyampaikan terima kasih kepada Panglima TNI dan Kapolri yang sudah memperhatikan begitu banyak anak-anak Papua hingga bersih lulus pendidikan menjadi abdi negara.
“Kami juga meminta bantuan TNI dan Polri terkait ketahanan pangan di Papua, mari kita jaga negeri kita bersama dalam wadah NKRI kita bersatu untuk membangun bangsa ini, saling menjaga satu dengan lainnya agar kehidupan bisa ada manfaatnya buat anak cucu kita” ujarnya.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada tokoh agama yang sudah bisa menggerakkan semua umat untuk menjaga protokol kesehatan selama pandemi Covid-19.
“Vaksin bukan senjata ampuh tetapi senjata ampuh dengan menggunakan masker agar hal ini bisa mengurangi, di sinilah peran tokoh agama di perlukan, dalam menjaga kesatuan bangsa dan menjadi lokomotif penggerak,” katanya.
Dikatakan pula oleh Panglima TNI bahwa TNI-Polri akan selalu membantu dan mengantisipasi hal-hal yang akan terjadi sesuai dengan informasi dari intelijen di lapangan dan ini merupakan instruksi dari Presiden.
Ia melihat bahwa tokoh agama di Papua sangat penting untuk membangun peran masyarakat untuk ikut menciptakan situasi yang kondusif dan menghindari hal-hal yang bisa memecahkan persatuan Indonesia
“Tetap selalu berkoordinasi bersama TNI Polri sehingga tugas bisa di selesaikan bersama masyarakat dalam suasana Paskah, marilah kita menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, agar pandemi bisa berakhir dan saya berharap kejadian di Makassar tidak akan terjadi lagi, mari kita bersinergi membangun bangsa dan negeri ini.” tambah dia
Dalam sambutannya Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri, Komjen Pol Paulus Waterpauw menyampaikan, pihaknya hadir dalam kehidupan masyarakat di Papua untuk melihat perkembangan yang terjadi di wilayah serta mendorong kebijakan dari pemerintah pusat untuk mensejahterakan masyarakat.
“Mari kita bekerja dengan hati dan bukan dengan kepentingan sesaat, bahwa kita mempunyai pedoman yaitu pancasila yang harus di pedomani, kebijakan Presiden sudah jelas sehingga dana yang akan digunakan sesuai dan bermanfaat buat masyarakat yang mana berdasarkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya. (bro)










