• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Migrasi TV Digital Buat Konten dan Segmentasi Beragam

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 1 April 2021 - 11:27
in Nasional
Ilustrasi tayangan televisi (Pexels/Vidal Balielo).

Ilustrasi tayangan televisi (Pexels/Vidal Balielo).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Migrasi televisi (TV) analog ke TV digital menciptakan ekosistem tayangan atau konten yang disiarkan serta segmentasi pasar semakin beragam.

Hal itu disampaikannya dalam momentum peringatan Hari Penyiaran Nasional yang dirayakan tepat pada 1 April.

BacaJuga:

Delegasi 36 Provinsi Hadir, Permabudhi: Munas Perkuat Persatuan Umat Buddha

Bencana Karhutla Kalimantan, Ketua DPD RI Minta Peran Badan Restorasi Gambut Diperkuat

Dampak Kahurtla, Kemendikdasmen Terbitkan SE Protokol Pembelajaran Darurat

“Melihat beberapa negara yang sudah menggunakan TV digital itu mereka memang lebih banyak segmentasinya. TV-TV baru itu kontennya ada yang khusus untuk olahraga, itu pun olahraganya tersegmentasi ada yang khusus tinju, nanti ada yang khusus untuk bola doang. Nanti ada TV pendidikan juga,” kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Agung Suprio, dalam Webinar bertajuk “Seluk- Beluk Penyiaran di Indonesia” ditulis Kamis (1/4/2021).

Perpindahan dari TV analog atau dikenal dengan istilah Analog Switch Off (ASO) menyebabkan terciptanya kanal-kanal baru dengan tersedianya lebih banyak frekuensi, yang tentu menumbuhkan lebih banyak pelaku industri TV bermunculan.

Para pelaku industri TV yang baru itu yang akan membuat konten- konten dan segmentasi pasar semakin beragam.

Lebih lanjut semakin beragamnya konten serta segmentasi di industri penyiaran TV itu tidak mungkin dihindari, karena menurut Agung para pemain baru di industri TV tidak dapat mengalahkan eksistensi iklim industri TV yang sebelumnya sudah ada sejak masa TV analog.

“Ini hukum pasar, kalau pelaku industri TV ini nggak bisa baca celah, dia memotret keinginan masyarakat sesuai pasar. Kalau nggak bisa melakukan hal itu ya tentu ditinggalkan,” ujar Agung, seperti dilansir Antara.

Para pelaku industri TV yang baru harus bisa memulai eksistensi dari hal- hal yang tidak tersedia oleh industri TV yang sebelumnya sudah ada. “Mereka ini akan memiliki segmentasi yang kecil, pasarnya kecil, namun itu sudah pasti diterima masyarakat,” kata Agung.

Seperti diketahui, saat ini Pemerintah Indonesia tengah sibuk menyiapkan migrasi TV analog ke TV digital yang ditargetkan rampung pada 2022.

Selain untuk menyelaraskan teknologi industri penyiaran dengan negara- negara lain, peralihan ke TV digital itu memberikan keuntungan yang besar bagi masyarakat.

Beberapa keuntungan di antaranya dari segi gambar dan suara lebih jernih, konten lebih beragam karena banyaknya pilihan saluran TV, konten dapat lebih interaktif, hingga menciptakan kanal baru untuk peringatan dini kebencanaan (Early Warning System). (arm)

Tags: hari penyiaran nasionalKPItv digital

Berita Terkait.

budha
Nasional

Delegasi 36 Provinsi Hadir, Permabudhi: Munas Perkuat Persatuan Umat Buddha

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:30
karhutla
Nasional

Bencana Karhutla Kalimantan, Ketua DPD RI Minta Peran Badan Restorasi Gambut Diperkuat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:02
abdul
Nasional

Dampak Kahurtla, Kemendikdasmen Terbitkan SE Protokol Pembelajaran Darurat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:11
kalteng
Nasional

Usai dari Kalbar, Mendagri Tito Bersama Presiden Bertolak ke Kalteng Bahas Penguatan Penanganan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:02
wo
Nasional

Mendagri Tito Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:25
kpk
Nasional

Rektor Unsoed Tersangka Korupsi, JPPI: Legitimasi Moral Kampus Runtuh

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:12

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.