• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Migrasi TV Digital Buat Konten dan Segmentasi Beragam

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 1 April 2021 - 11:27
in Nasional
Ilustrasi tayangan televisi (Pexels/Vidal Balielo).

Ilustrasi tayangan televisi (Pexels/Vidal Balielo).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Migrasi televisi (TV) analog ke TV digital menciptakan ekosistem tayangan atau konten yang disiarkan serta segmentasi pasar semakin beragam.

Hal itu disampaikannya dalam momentum peringatan Hari Penyiaran Nasional yang dirayakan tepat pada 1 April.

BacaJuga:

Wamen Ekraf: Kolaborasi Industri dan Kreator Kuatkan Ekonomi Kreatif Nasional

Kemenkes Umumkan Kontak Erat Hantavirus Kapal MV Hondius Negatif

Tembus Top 4 Dunia, Startup Muda Indonesia Binaan Pertamina Curi Perhatian Internasional

“Melihat beberapa negara yang sudah menggunakan TV digital itu mereka memang lebih banyak segmentasinya. TV-TV baru itu kontennya ada yang khusus untuk olahraga, itu pun olahraganya tersegmentasi ada yang khusus tinju, nanti ada yang khusus untuk bola doang. Nanti ada TV pendidikan juga,” kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Agung Suprio, dalam Webinar bertajuk “Seluk- Beluk Penyiaran di Indonesia” ditulis Kamis (1/4/2021).

Perpindahan dari TV analog atau dikenal dengan istilah Analog Switch Off (ASO) menyebabkan terciptanya kanal-kanal baru dengan tersedianya lebih banyak frekuensi, yang tentu menumbuhkan lebih banyak pelaku industri TV bermunculan.

Para pelaku industri TV yang baru itu yang akan membuat konten- konten dan segmentasi pasar semakin beragam.

Lebih lanjut semakin beragamnya konten serta segmentasi di industri penyiaran TV itu tidak mungkin dihindari, karena menurut Agung para pemain baru di industri TV tidak dapat mengalahkan eksistensi iklim industri TV yang sebelumnya sudah ada sejak masa TV analog.

“Ini hukum pasar, kalau pelaku industri TV ini nggak bisa baca celah, dia memotret keinginan masyarakat sesuai pasar. Kalau nggak bisa melakukan hal itu ya tentu ditinggalkan,” ujar Agung, seperti dilansir Antara.

Para pelaku industri TV yang baru harus bisa memulai eksistensi dari hal- hal yang tidak tersedia oleh industri TV yang sebelumnya sudah ada. “Mereka ini akan memiliki segmentasi yang kecil, pasarnya kecil, namun itu sudah pasti diterima masyarakat,” kata Agung.

Seperti diketahui, saat ini Pemerintah Indonesia tengah sibuk menyiapkan migrasi TV analog ke TV digital yang ditargetkan rampung pada 2022.

Selain untuk menyelaraskan teknologi industri penyiaran dengan negara- negara lain, peralihan ke TV digital itu memberikan keuntungan yang besar bagi masyarakat.

Beberapa keuntungan di antaranya dari segi gambar dan suara lebih jernih, konten lebih beragam karena banyaknya pilihan saluran TV, konten dapat lebih interaktif, hingga menciptakan kanal baru untuk peringatan dini kebencanaan (Early Warning System). (arm)

Tags: hari penyiaran nasionalKPItv digital

Berita Terkait.

Ilead-Summit
Nasional

Wamen Ekraf: Kolaborasi Industri dan Kreator Kuatkan Ekonomi Kreatif Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:00
Hantavirus
Nasional

Kemenkes Umumkan Kontak Erat Hantavirus Kapal MV Hondius Negatif

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:47
Tim-TERANGIN
Nasional

Tembus Top 4 Dunia, Startup Muda Indonesia Binaan Pertamina Curi Perhatian Internasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:37
Menhut
Nasional

Menhut Sampaikan Keberhasilan Pengendalian Karhutla Indonesia di PBB, Waspadai Kemarau Panjang 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:17
Perempuan Dianiaya di SPBU Slipi, Korban Ternyata Calon Saksi Sidang
Nasional

Tiba di Indonesia, Teknologi KRI Canopus-936 Siap Dukung Riset Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:34
Perempuan Dianiaya di SPBU Slipi, Korban Ternyata Calon Saksi Sidang
Nasional

Bangun Karakter Bangsa, Akademisi Ingatkan Pentingnya Revitalisasi Naskah Kuno dengan Tekstologi

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:03

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    975 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    792 shares
    Share 317 Tweet 198
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.