• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Larangan Mudik Lebaran, Sektor Transportasi-Pariwisata Paling Terpukul

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 27 Maret 2021 - 23:48
in Ekonomi
indoposco

Ilustrasi seorang calon penumpang melintas di depan loket penjualan tiket bis antar kota antar provinsi (AKAP) di Terminal Bis Pakupatan, Serang, Banten, Sabtu (27/3/2021). Foto : Antara/Asep Fathulrahman/hp.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Industri transportasi dan pariwisata akan menjadi dua sektor yang paling terdampak kebijakan larangan mudik Lebaran 2021/Idul Fitri 1442 H. “Dampak dari larangan mudik ini tampaknya akan berpusat pada industri transportasi dan pariwisata yang sampai Kuartal I 2021 masih jauh lebih rendah daripada sektor-sektor lainnya,” kata Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Pingkan Audrine Kosijungan di Jakarta, Sabtu (27/3/2021).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor transportasi dan pergudangan memberikan kontribusi paling besar terhadap penurunan Produk Domestik Bruto (PDB) 2020, yakni minus 0,64 persen dengan laju pertumbuhan minus 15,04 persen.

BacaJuga:

Daya Beli Tertekan, IDEAS: Jumlah Hewan Kurban di 2026 Diprediksi Turun

Pertamina Sambangi Kampus Lewat PGTC 2026, Mahasiswa Diajak Siap Hadapi Industri Energi

PGN Tancap Gas di IPA Convex 2026, Amankan Pasokan Energi Jangka Panjang

Sementara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mencatat penurunan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan devisa pada 2020 hanya 4 juta kunjungan dan devisa sekitar USD 3,54 juta.

Hingga awal 2021, kedua sektor tersebut belum juga mengalami perbaikan karena kebijakan pembatasan kegiatan serta larangan masuk bagi wisman.

Pingkan menuturkan, larangan mudik Lebaran tahun ini nampaknya tidak akan mempengaruhi perekonomian secara signifikan.

Ia memperkirakan peningkatan konsumsi masyarakat di saat momentum Lebaran akan terpusat di daerah karena kebijakan larangan mudik. “Biasanya konsumsi masyarakat menjelang Lebaran akan meningkat karena ada THR maupun penerimaan bansos, saya rasa untuk hal ini tetap akan berkontribusi tapi hanya akan terpusat di daerah tersebut saja karena ada larangan mudik ini,” katanya dikutip Antara.

Pingkan menambahkan, berkaca dari pengalaman tahun lalu, pemerintah diharapkan lebih konsisten atas kebijakan-kebijakan yang diambil.

Dia menambahkan, konsistensi dan komunikasi publik yang baik akan dapat membantu industri, khususnya yang terdampak langsung, untuk menyiapkan strategi bertahan.

“Utamanya berkaitan dengan konsisten kebijakan dan juga komunikasi ke publik atas kebijakan-kebijakan tersebut harus bisa lebih jelas. Hal ini tentu akan membantu para pelaku usaha untuk dapat menyiapkan strategi dalam menyikapi kondisi tahun ini,” ucap Pingkan. (aro)

Tags: bisnisidul fitriLarangan Mudiklebaranpemudik

Berita Terkait.

sapi
Ekonomi

Daya Beli Tertekan, IDEAS: Jumlah Hewan Kurban di 2026 Diprediksi Turun

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:53
pgtc
Ekonomi

Pertamina Sambangi Kampus Lewat PGTC 2026, Mahasiswa Diajak Siap Hadapi Industri Energi

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:43
pgn
Ekonomi

PGN Tancap Gas di IPA Convex 2026, Amankan Pasokan Energi Jangka Panjang

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:45
bank jakarta
Ekonomi

Bank Jakarta Raih Penghargaan Indonesia Best CSR in Bank Sector 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:35
air
Ekonomi

Pemerintah Perpanjang Kebijakan WFH ASN hingga 2 Bulan ke Depan, Ini Alasannya

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:17
maman
Ekonomi

Wujudkan Ekosistem Layanan Terpadu, Aplikasi SAPA UMKM Resmi Diluncurkan

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:35

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2824 shares
    Share 1130 Tweet 706
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1214 shares
    Share 486 Tweet 304
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,4 Guncang Trenggalek di Jawa Timur

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    827 shares
    Share 331 Tweet 207
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.