• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Wall Street Jatuh, Nasdaq Anjlok

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 25 Maret 2021 - 09:10
in Ekonomi
indoposco

Ilustrasi - Pialang sedang memantau pergerakan saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat. ANTARA/Reuters/pri.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wall Street menghapus keuntungan awal menjadi lebih rendah pada penutupan Rabu (Kamis pagi WIB), terseret aksi jual saham-saham teknologi, setelah optimisme tentang pemulihan ekonomi oleh Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell dan Menteri Keuangan (Menkeu) Janet Yellen tidak dapat menghentikan penurunannya untuk hari kedua berturut-turut.

Indeks Dow Jones Industrial Average sedikit berkurang 3,09 poin atau 0,01 persen, menjadi berakhir di 32.420,06 poin. Indeks S&P 500 kehilangan 21,38 poin atau 0,55 persen, menjadi menetap di 3.889,14 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup merosot 265,81 poin atau 2,01 persen, menjadi 12.961,89 poin.

BacaJuga:

Lewat Teknologi CEOR, PHE OSES Ubah Lapangan Mature Jadi Penopang Ketahanan Energi

Rig Pertamina Drilling Rampungkan Workover Lima Hari, Produksi Gas Sumur Limau Melonjak Enam Kali Lipat

Komitmen Kolaborasi Berbuah Prestasi, PHE Sabet Stakeholder Engagement of the Year 2026

Enam dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor jasa-jasa komunikasi dan teknologi masing-masing terpuruk 1,66 persen dan 1,21 persen, di antara yang berkinerja terburuk. Sementara itu, sektor energi melonjak 2,52 persen menyusul kenaikan harga minyak, menjadikannya kelompok dengan kinerja terbaik.

Pernyataan dua pejabat tinggi ekonomi AS mencerminkan apa yang mereka katakan kepada Kongres sehari sebelumnya, dengan Powell mengatakan pada Rabu (24/3/2021) bahwa kasus yang paling mungkin adalah 2021 akan menjadi “tahun yang sangat, sangat kuat.”

Sementara tiga indeks utama ditutup lebih rendah, investor menjual saham-saham dengan kinerja besar tahun lalu, saham teknologi yang menggandakan Indeks Nasdaq dari posisi terendah tahun lalu, dan membeli saham-saham berorientasi nilai yang di bawah harga bersiap untuk melakukan pemulihan dengan baik.

Wall Street telah bergerak maju-mundur minggu ini karena rotasi selama berbulan-bulan ke saham-saham energi dan keuangan yang sensitif secara ekonomi, yang telah diuntungkan prospek pertumbuhan ekonomi, sempat terangkat oleh penurunan imbal hasil obligasi yang mendorong naiknya saham-saham teknologi.

Imbal hasil obligasi AS 10-tahun mundur menjadi sekitar 1,6 persen, penurunan yang dalam beberapa hari terakhir telah menopang saham teknologi yang mengandalkan modal berbiaya rendah. Saham berorientasi nilai pada Rabu (24/3/2021) ditutup datar, melampaui penurunan 1,4 persen pada saham-saham pertumbuhan, termasuk saham teknologi.

Investor telah fokus pada imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan, mempertimbangkan apakah ada ruang untuk menjalankan suku bunga jangka panjang, kata Kepala Strategi Global JPMorgan Asset Management, David Kelly.

“Kami sedikit tenang di sini. Kami tahu bahwa ekonomi siap untuk benar-benar mengalami akselerasi pada kuartal kedua,” kata Kelly. “Tapi kami belum melihat akselerasinya, jadi itulah yang kami tunggu.”

Menambah bias kenaikan untuk sebagian besar sesi adalah data yang menunjukkan aktivitas pabrik AS meningkat pada awal Maret di tengah pertumbuhan yang kuat dalam pesanan baru. Namun gangguan rantai pasokan terus memberikan tekanan biaya pada produsen, menjaga kekhawatiran inflasi tetap menjadi fokus.

“Semua orang optimis tentang prospek pemulihan saat ini,” kata Analis Ekuitas Utama dan Manajer Portofolio Exencial Wealth Advisors, David Yepez. “Agar pasar turun, kita perlu memiliki lebih banyak ketakutan, dan saya tidak merasa pasar memiliki ketakutan saat ini.”

Apple Inc, Tesla Inc, Amazon.com Inc, Facebook Inc dan Microsoft Corp memimpin penurunan pada S&P 500 dan Nasdaq.

Intel Corp melemah 2,3 persen setelah menghapus keuntungan awal karena perusahaan, dalam upayanya untuk memperluas kapasitas pembuatan chip, mengumumkan rencana untuk menghabiskan sebanyak 20 miliar dolar AS guna membangun dua pabrik di Arizona dan membuka pabriknya untuk pelanggan luar.

Saham Taiwan Semiconductor yang tercatat di AS anjlok 5,2 persen, sementara pembuat peralatan semikonduktor Lam Research Corp, Applied Materials Inc dan ASML Holding menguat. Applied Materials adalah pendorong terbesar ketiga pada S&P 500, setelah raksasa minyak Chevron Corp dan Exxon Mobil Corp.

Bitcoin menguat setelah pendiri Tesla, Elon Musk, mengatakan perusahaan kendaraan listriknya sekarang dapat dibeli menggunakan bitcoin dan opsinya akan tersedia di luar Amerika Serikat akhir tahun ini. (bro)

Tags: bursa sahamNasdaqWall Street

Berita Terkait.

Lokasi-Proyek
Ekonomi

Lewat Teknologi CEOR, PHE OSES Ubah Lapangan Mature Jadi Penopang Ketahanan Energi

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:09
Rig
Ekonomi

Rig Pertamina Drilling Rampungkan Workover Lima Hari, Produksi Gas Sumur Limau Melonjak Enam Kali Lipat

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:08
Gov-Media
Ekonomi

Komitmen Kolaborasi Berbuah Prestasi, PHE Sabet Stakeholder Engagement of the Year 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:07
Pramono
Ekonomi

Kementerian Ekraf Gandeng Pemprov Jakarta Sukseskan WCCE 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:02
purbaya
Ekonomi

Purbaya Ubah Strategi Fiskal, Kas Negara Kini Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 04:14
donny
Ekonomi

Seminar Exim Bank Thailand di Bangkok Soroti Peluang Produk Halal di Pasar Indonesia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:34

BERITA POPULER

  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    1508 shares
    Share 603 Tweet 377
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    944 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    921 shares
    Share 368 Tweet 230
  • 3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan, DPR Desak Pengusutan Tanpa Ampun

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2442 shares
    Share 977 Tweet 611
Alvarez
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Bekuk Swiss, Argentina Tantang Inggris di Semifinal

Editor Ali Rachman
Minggu, 12 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Argentina memastikan tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah melewati duel penuh tensi menghadapi Swiss. Bertanding di Arrowhead...

SelengkapnyaDetails
Bellingham

Hasil Piala Dunia: Tumbangkan Norwegia via Extra Time, Inggris ke Semifinal

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:09
Kane

Piala Dunia: Jelang Inggris vs Norwegia, Harry Kane Berharap Haaland Kehilangan Taji

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:34
Merino

Hasil Piala Dunia: Spanyol Tekuk Belgia 2-1, Super Sub Merino Loloskan La Furia Roja ke Semifinal

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:32
swiss

Argentina vs Swiss: Xhaka Ungkap Tujuan Kelima, Murat Yakin Cium Titik Lemah Tim Tango

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:44
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.