• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Disway

Satya Konvalesen

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 23 Maret 2021 - 06:01
in Disway
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dahlan Iskan

INDOPOSCO.ID – Baru kemarin saya bisa melihat orang donor konvalesen. Padahal saya adalah orang yang sembuh dari Covid-19 berkat transfusi plasma konvalesen. Akhir Januari 2021.
Saya lihat begitu banyak yang antre donor konvalesen kemarin. Bahkan banyak yang bukan baru kali pertama. “Kalau hasil cek darah ok, ini akan menjadi yang ke-10 kalinya saya donor konvalesen,” ujar Satyagraha.

BacaJuga:

Pengusaha Pilihan

Weda Bay

Bali Lombok

Satyagraha terlihat lagi antre untuk cek darah di kantor tabloid wanita Nyata Surabaya, Jawa Timur. Nyata memang mengadakan acara donor darah plus konvalesen. Ramai sekali. Kantornya yang di Jalan Raya Darmo –samping Kebun Binatang Surabaya, ramai sepanjang hari.
“Sehari kemarin bisa mendapat 250 kantong,” ujar Eddy Sukotjo, panitia di situ.

Berita baik lainnya: semakin banyak penyintas Covid-19 yang memenuhi syarat menjadi pendonor konvalesen. “Dulu, dari 100 orang pendonor paling hanya 10 orang yang memenuhi syarat,” ujar Eddy. Sekarang, katanya, dari 100 orang bisa didapat 60-70 orang.

Yang dimaksud dengan ’’dulu’’ adalah di awal Covid – -sekitar bulan Mei 2020. Dan yang dimaksud ’’sekarang’’ adalah sejak bulan November sampai Februari 2021.

Salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah: penyintas Covid tersebut harus sudah memiliki antibodi melebihi untuk kebutuhan dirinya sendiri. “Dulu banyak penyintas Covid yang memiliki antibodi kurang dari itu,” ujar Eddy.

Sebenarnya saya memiliki antibodi jauh melebihi kebutuhan saya sendiri. Karena itu saya merasa bersalah: disembuhkan lewat konvalesen tapi tidak bisa menjadi donor konvalesen. Saya tidak memenuhi syarat – -pernah punya hepatitis B. Juga karena umur saya sudah melebihi 60 tahun.

Mereka yang datang antre di Nyata kemarin adalah untuk pengambilan darah. Dari situ akan diketahui memenuhi syarat jadi pendonor atau tidak. Hasil itu akan diberitahukan lewat HP. Bagi yang memenuhi syarat diminta datang ke Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya – -pada tanggal dan jam yang ditentukan.
Di PMI-lah plasma Konvalesen itu diambil. PMI Surabaya memiliki lima mesin pemroses darah. Sebelum ada Covid mesin itu banyak menganggur. Transfusi plasma sangat jarang dilakukan.

Dulu, mesin itu baru bermanfaat kalau ada yang perlu transfusi plasma penyakit tertentu. Misalnya HIV. Bahkan saat ada wabah Ebola tidak sampai ada yang harus transfusi plasma Ebola.

Barulah ketika ada Covid mesin pemroses darah itu kerja keras. Terutama setelah RSPAD Gatot Subroto berhasil menjadi perintis dimulainya pengobatan konvalesen pertama di Indonesia.

Beda dengan donor darah, donor konvalesen itu perlu waktu hampir satu jam. “Caranya seperti cuci darah,” ujar Eddy. Pendonor duduk di sebelah mesin. Darah pendonor dialirkan ke mesin itu. Hanya untuk diambil plasma konvaselennya. Unsur darah lainnya kembali masuk tubuh.

Semua itu memakan waktu 45 menit. Lalu tunggu 30 menit lagi sebelum pergi – -untuk kehati-hatian.
“Setelah yang pertama itu hampir tiap dua minggu sekali saya donor konvalesen,” ujar Satya.
Sebentar lagi Satya pindah kembali ke Jakarta. Ia bekerja di perusahaan distributor bumbu masak Sasa. Umurnya 50 tahun. Anaknya tiga orang.

Sudah tiga tahun Satya bertugas di Surabaya. Ia lahir dan dibesarkan di Jakarta. Setamat SMAN 7 Gambir Satya meneruskan kuliah di sekolah tinggi ilmu ekonomi swasta. Ayahnya Sunda, ibunya Palembang. Istrinya dari Bandung, kerja sebagai tenaga medis di Tangerang.

Satya senang ditarik lagi ke Jakarta. Bisa dekat dengan keluarga. Tapi ia menjadi belum tahu apakah akan bisa donor plasma untuk yang ke-11 kali dan seterusnya.

Awalnya Satya hanya sakit biasa. Masuk rumah sakit. Dinyatakan sembuh. Lalu bekerja lagi. Tapi ia harus kembali ke rumah sakit untuk kontrol. Termasuk harus antre pemeriksaan paru-paru. Ia curiga saat kontrol itulah tertular Covid.
Itu pada Mei 2020.

Ia dirawat di RS khusus Covid – -saat itu disebut RS Lapangan di Jalan Indrapura Surabaya.
Ia termasuk pasien angkatan pertama yang masuk RS yang baru saja dibuka itu.

Setelah sembuh ia tergabung dalam grup alumni RS Lapangan Indrapura. Ia masuk grup 1 –karena tergolong pasien awal. “Sekarang sudah ada grup 14,” ujar Satya. Satu grup berisi sekitar 100 orang–sesuai kapasitas WA.

Di grup WA itulah ia kali pertama tahu konvalesen. Di bulan Juli ia tergugah untuk menjadi pendonor. Setelah diperiksa ternyata memenuhi syarat. Sejak itu Satya terus menjadi pendonor konvalesen. Sampai yang kali ke-10 kemarin.

Tidak semua penyintas Covid bisa jadi pendonor. Seorang ibu yang pernah hamil termasuk yang tidak boleh. Yang umurnya di atas 60 tahun juga tidak diterima. Demikian juga yang di bawah 17 tahun.

Berbahagialah yang terkena Covid belakangan. Para dokter sudah begitu pintar. Mereka banyak belajar selama satu tahun Covid –di samping banyak yang sampai menjadi korban. Pilihan jalan penyembuhan pun kian banyak –termasuk transfusi plasma konvalesen. (*)

Tags: disway

Berita Terkait.

Kanan Dalam
Disway

Pengusaha Pilihan

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Weda Bay

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Bali Lombok

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Rocky Gerung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Polsek Baru

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Jumling Suyudi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:00

OLAHRAGA

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang
Olahraga

Mandalika Mendunia, Pertamina Apresiasi Kolaborasi di Balik Sukses MotoGP 2026

Editor Dilianto
Senin, 12 Oktober 2026 - 20:51

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, bukan hanya...

SelengkapnyaDetails
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30
Banjir Bandang Padang, Puan Desak Perlindungan Pengungsi hingga Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak

Andra Soni Lepas Atlet Disabilitas Banten ke Ajang Nasional: Kalian Inspirasi Kita Semua

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:55
Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    930 shares
    Share 372 Tweet 233
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Pengusaha Pilihan

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Elnusa Perkuat Produksi Migas, HWU EHR#10 Dukung Pembukaan Kembali Sumur Idle

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.