• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

27,6 Juta Orang di Inggris Sudah Divaksin

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 22 Maret 2021 - 11:47
in Internasional
indoposco

Ilustrasi Vaksin AstraZeneca. Foto: Instagram/@ilsole_24ore

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sedikitnya 27,6 juta orang di Inggris, yaitu lebih dari setengah penduduk usia dewasa, telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19, menurut data resmi pada Minggu (21/3/2021).

Inggris pada Minggu (21/3/2021) juga mencatatkan rekor penyuntikan harian vaksin, sebanyak 844.285 dosis, yang diberikan pada hari sebelumnya.

BacaJuga:

Prabowo Tunggangi Mobil Maung saat Tiba di KTT ASEAN Filipina

Gertak Sambal Trump, Ancam Serang Iran Lagi di Tengah Narasi Perdamaian

Konflik Mereda, Iran Pastikan Jalur Logistik Selat Hormuz Aman

Sekitar 2,2 juta orang telah mendapatkan dosis kedua vaksin tersebut, menurut data itu.

“Upaya besar-besaran ini oleh bersama menunjukkan sisi terbaik Inggris,” kata Menteri Kesehatan Matt Hancock di Twitter. Ia memuji rekor kedua jumlah harian dosis yang telah diberikan.

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan angka lebih tinggi terkait jumlah dosis harian vaksin yang diberikan pada Sabtu (20/1/2021).

Hancock mengatakan angka itu sudah direvisi dan turun dari data yang datang dari Skotlandia. Namun, angka baru tersebut tetap menjadi rekor harian Inggris.

Perdana Menteri Boris Johnson mendesak semua warga untuk disuntik begitu mereka mendapat undangan vaksinasi.

Data Covid-19 di Inggris memperlihatkan bahwa ada 33 kematian baru pada Minggu. Angka itu merupakan yang terendah sejak Oktober 2020 dan turun dari puncaknya, yaitu lebih dari 1.000 kematian per hari pada Januari dan Februari.

Jumlah total kematian selama tujuh hari tercatat 640 orang, turun 37 persen dibandingkan dengan periode tujuh hari sebelumnya.

Jumlah infeksi baru juga turun. Sebanyak 5.312 kasus dilaporkan pada Minggu dan total 38.145 kasus selama periode tujuh hari, turun empat persen dari tujuh hari sebelumnya.

Sejak pandemi mulai muncul, secara keseluruhan sudah 126.155 orang yang meninggal di Inggris dalam 28 hari setelah dinyatakan positif Covid-19. Angka itu merupakan jumlah kematian resmi tertinggi di Eropa dan tertinggi kelima di dunia.

Peluncuran vaksin Inggris adalah yang tercepat di antara negara-negara negara ekonomi kuat, meskipun pemerintah telah memperingatkan bahwa kecepatan itu akan melambat pada April karena kekurangan pasokan.

Meskipun terjadi perlambatan, kemajuan masih sejalan dengan target-target yang ditetapkan otoritas.

Artinya, kecuali ada perubahan, rencana empat langkah pemerintah untuk melonggarkan pembatasan sosial diperkirakan akan tetap berjalan seperti yang diumumkan. (arm)

Sumber: Reuters

Dikutip dari: Antara

Tags: covid-19Inggris

Berita Terkait.

Prabowo
Internasional

Prabowo Tunggangi Mobil Maung saat Tiba di KTT ASEAN Filipina

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:26
Trump
Internasional

Gertak Sambal Trump, Ancam Serang Iran Lagi di Tengah Narasi Perdamaian

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:24
Kapal-Tanker
Internasional

Konflik Mereda, Iran Pastikan Jalur Logistik Selat Hormuz Aman

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:42
Demi Akhiri Perang, Trump Hentikan Operasi Militer di Selat Hormuz
Internasional

Demi Akhiri Perang, Trump Hentikan Operasi Militer di Selat Hormuz

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:03
abbas
Internasional

Menlu Iran Temui Wang Yi di Beijing, Bahas Ketegangan di Timur Tengah

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:22
Tinggi Biaya Pemeliharaan, Komisi I Minta Pemerintah Kaji Hibah Kapal Induk C551 Italia
Internasional

Tinggi Biaya Pemeliharaan, Komisi I Minta Pemerintah Kaji Hibah Kapal Induk C551 Italia

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:05

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Mengasah Kompetensi dari Lapangan, PEP Sangasanga Buka Wawasan Mahasiswa Migas

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.