• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Monopoli Proyek, ALIPP Soroti Oknum Ngaku Orang Dekat Gubernur Banten

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 15 Maret 2021 - 20:21
in Nusantara
pemprov banten

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Aliansi Independen Peduli Publik (ALIPP) menyoroti adanya fenomena oknum yang berinisial ES, mengaku sebagai orang dekat Gubernur Banten Wahidin Halim, berusaha memonopoli sejumlah proyek besar di Banten.

Direktur Eksekutif ALIPP Uday Suhada mengatakan, banyaknya mega proyek di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten membuat oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab memanfaatkan situasi.

BacaJuga:

Waduk Pusong Dinormalisasi, Tambahan TKD Lhokseumawe Mulai Dioptimalkan

Grup PHI Tanam 2.800 Bibit Mangrove, Perkuat Ekosistem Pesisir dan Serap Karbon

Usai Menempuh Perjalanan Pertumbuhan 5.108 Km, Cuprinomat® Resmi Hadir di Sidrap

“Baru-baru ini, berembus kabar soal adanya oknum berinisial ES, yang berkeliaran di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemprov Banten dan kerap menjual nama Gubernur Banten Wahidin Halim, untuk mendapatkan proyek pekerjaan di lingkungan Pemprov Banten,” ujar Uday Suhada, kepada Indoposco.id, Senin (15/3/2021).

Selain itu, kata Uday, ES diduga bisa menggunakan oknum aparat penegak hukum untuk mengintervensi Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan ( Pokja ULP) di Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Banten.

“Informasi tersebut kian santer di beberapa elemen masyarakat terutama di kalangan pengusaha dan OPD,” ujarnya.

Uday mengungkapkan, pekan lalu, ada komponen masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten. Para pedemo, mencium aroma persekongkolan dalam pengkondisian pemenang tender proyek-proyek yang ada di dinas tersebut.

Menelisik lebih dalam, lanjut aktivis antikorupsi tersebut, dugaan upaya pengkondisian berbagai proyek yang bernilai besar nampaknya tidak hanya di satu dua OPD saja, namun tersebar di beberapa OPD lainnya.

“Dari sumber-sumber yang teruji, terungkap sosok laki-laki muda berinisial ES,” ungkapnya.

Menurut Uday, oknum berinisial ES tersebut nampaknya ingin mengendalikan semua proyek besar di APBD Banten. Apalagi kerap menyebut diri “orang gubernur.”

“Jika informasi tersebut benar, jargon Provinsi Banten yang “akhlakul karimah” telah rusak. Di sisi lain, jika informasi itu tidak benar, maka gubernur harus membeberkannya secara terbuka. Siapa sebenarnya yang ia maksud ‘pihak ketiga’ yang disebutnya pada 2018?,” sambung Uday, mengingatkan lagi statement Wahidin Halim yang kerap menyebut broker proyek sebagai pihak ketiga.

Uday menegaskan, berembusnya pihak-pihak yang mengaku ‘orang dekat’ untuk mengkondisikan sejumlah mega proyek di Pemprov Banten perlu disikapi serius oleh Gubernur Banten Wahidin Halim.

“Sebab yang dipertaruhkan adalah uang rakyat Banten. Apalagi uang yang dipakai itu sebagian pinjaman dari PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) yang harus ditanggung oleh rakyat Banten hingga tahun 2024. Sedangkan kepemimpinan Wahidin Halim, Maret 2022 sudah selesai,” jelasnya.

“Para pengusaha Banten harus dibangunkan, jangan mau dikendalikan oleh seseorang sebagai broker yang petantang-petenteng merasa memiliki backing yang kuat,” tegasnya.

Uday meminta agar persoalan ini disikapi secara serius oleh Gubernur Banten Wahidin Halim dan jajarannya. Sehingga, oknum-oknum yang hanya mengeruk uang rakyat atas dalih kekuasaan tidak ada lagi di Provinsi Banten.

Untuk diketahui, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021 Provinsi Banten mencapai Rp16,15 triliun. Meningkatnya jumlah APBD Banten ini karena adanya tambahan dana pinjaman dari PT. SMI sebesar Rp4,1 triliun.

Pemprov Banten sendiri meminjam ke PT. SMI, karena membutuhkan anggaran tambahan untuk membangun infrastruktur seperti pembangunan jalan, jembatan, gedung sekolah dan kesehatan serta pembangunan lainnya.

Besarnya anggaran untuk infrastruktur berdampak terhadap besarnya paket-paket infrastruktur yang dialokasikan oleh Pemprov Banten melalui sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) vital seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) serta OPD lainnya.

Secara terpisah, Gubernur Banten Wahidin Halim melalui Juru Bicara (Jubir) Ujang Giri mengatakan, semua orang bisa mengaku-ngaku orang dekat gubernur, orang dekat bupati, orang dekat presiden atau orang dekat raja sekali pun.

“Semua orang bisa ngaku-ngaku orang dekat gubernur, orang dekat bupatim orang dekat presiden atau orang dekat raja sekali pun, gak ada yang larang, kan kalau sekadar ngaku-ngaku dekat,” ujarnya.

Ujang Giri membantah dengan tegas kalau keterlibatan oknum yang mengaku orang dekat itu atas rekomendasi dari gubernur.

“Tapi kalau dibawa-bawa ke urusan proyek, gubernur tidak pernah merekomendasikan siapa pun itu, mau orang dekat atau keluarga sekalipun. Pak Gubernur tidak pernah merekomendasikan siapa pun itu,” tegasnya.

Ujang mengatakan, Pak Gubernur mempersilakan kepada pengusaha yang mau mengikuti proses tender atau pekerjaan di Pemprov Banten dengan profesional.

Ketika ditanya terkait langkah yang akan diambil gubernur terhadap oknum yang mencatut nama gubernur demi mendapat proyek itu, Ujang Giri tidak memberikan jawaban. (dam)

Tags: ALIPPdana bagi hasilDBHPemprov Banten

Berita Terkait.

WADUK
Nusantara

Waduk Pusong Dinormalisasi, Tambahan TKD Lhokseumawe Mulai Dioptimalkan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:40
phi
Nusantara

Grup PHI Tanam 2.800 Bibit Mangrove, Perkuat Ekosistem Pesisir dan Serap Karbon

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:12
petani
Nusantara

Usai Menempuh Perjalanan Pertumbuhan 5.108 Km, Cuprinomat® Resmi Hadir di Sidrap

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 03:30
soni
Nusantara

Komitmen Gubernur Andra Soni Perkuat Ketahanan Pangan di Banten Dipuji Pramono Anung

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:23
bc3
Nusantara

Penindakan Beruntun, Bea Cukai Kediri Gagalkan Peredaran Lebih dari 4,1 Juta Batang Rokok Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12
phm
Nusantara

PHM Perkuat Pengelolaan Sampah Balikpapan, Salurkan Bantuan untuk 43 Bank Sampah Unit

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:09

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2087 shares
    Share 835 Tweet 522
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2043 shares
    Share 817 Tweet 511
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1068 shares
    Share 427 Tweet 267
  • Persebaya Juara Grup B, Persija Dampingi ke Semifinal Piala Presiden

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3175 shares
    Share 1270 Tweet 794
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.