• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Disway

Positif Setelah Vaksin

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 9 Maret 2021 - 06:01
in Disway
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dahlan Iskan

INDOPOSCO.ID – Saya menerima WA dari Indri, kemarin. Ia aktivis sosial. Pernah jadi Sekretaris Federasi Barongsai Indonesia. Anak tunggalnya belum lama jadi dokter.

BacaJuga:

Pengusaha Pilihan

Weda Bay

Bali Lombok

“Saya terkena Covid, 3 Maret lalu. Padahal saya sudah menjalani vaksinasi suntikan kedua pada 23 Februari 2021,” tulisnya.

Tentu Indri tidak sendiri. Gubernur Jabar Ridwan Kamil menjelaskan, Bupati dan Wakil Bupati Ciamis juga terkena Covid. Padahal sudah menjalani vaksinasi kedua. Demikian juga Bupati Serang Hj Ratu Tatu Khasanah.

Tentu saya tidak kaget.

Kita sudah tahu afikasi vaksin Sinovac itu 65 persen. Artinya: dari 100 orang yang divaksin ada kemungkinan yang 35 orang tidak berhasil. Yakni tidak berhasil memiliki anti-virus Covid-19.

Sebenarnya itu juga tidak apa-apa kalau saja semua orang sudah menjalani vaksinasi. Yang 65 orang itu tidak akan tertular dan tidak akan menularkan. Dengan demikian yang 35 orang tadi ikut terbawa aman. Itulah prinsip herd immunity. Meski ada 35 orang yang tidak punya antibodi mereka tidak lagi bahaya.

Saya pun bertanya pada Indri: level Covidnya berapa?

Dia pun menjawab: 33.

“Gak usah panik,” kata saya. “Itu mirip dengan tidak kena Covid,” kata saya lagi. Dia tahu saya bukan dokter. Kata-kata saya itu lebih bersifat menghibur.

Indri sendiri sebenarnya tidak tahu kalau dia kena Covid. Tidak merasakan sedikit pun gejala-gejala Covid. Tidak demam. Tidak batuk. Tidak sesak napas. Dan tidak kehilangan rasa.

Dia baru tahu kalau terkena Covid belakangan. Yakni dari sikap hati-hatinyi. Dia merasa baru saja bersama teman yang terkena Covid. Dia harus rapid test: negatif. Dia masih harus hati-hati: melakukan rapid antigen. Juga negatif. Lalu menjalani PCR: positif 33.

Indri buru-buru foto paru-paru: bersih. Tapi ia tetap isolasi diri di sebuah hotel. Anaknyi yang tiap hari mengantar segala macam keperluan. Gantian. Ketika anaknyi dulu terkena Covid, sang ibu yang jadi tukang antar segala macam keperluan isolasinya.

Walhasil, tidak usah panik kalau mendengar orang yang sudah vaksinasi masih terkena Covid. Mungkin mereka itu terlalu percaya diri. Itu wajar. Ekspektasi orang sama: begitu menjalani vaksinasi kedua, harusnya bisa langsung berteriak MERDEKA!

Tidak begitu.

Begitu suntikan kedua melewati hari ke-14 sebaiknya memang tes: apakah “saya” tergolong 65 persen atau masuk yang 35 persen.

Teman-teman saya banyak yang tidak sabar. Baru satu minggu sudah tes. “Sudah muncul sih, tapi baru 7,” katanya. “Teman saya bahkan hanya 2,” tambahnya. “Tapi teman saya lainnya ada yang 37, ada juga yang 136,” katanya. “Ada satu yang masih nonreaktif,” katanya pula.

Begitulah. Vaksinnya sama: Sinovac. Tapi badan orang berbeda-beda. Termasuk cara badan merespons vaksin tersebut.

Munculnya perasaan ”sudah vaksin, sudah aman” tidak bisa dibendung. Sama dengan orang yang sudah berhasil menjalani transplant ginjal atau liver. Mereka cepat-cepat ingin ”show-diri’. “Ini lho saya bukan orang sakit lagi”. Atau “ini lho, saya sudah vaksinasi”.

Bisa jadi Indri terlalu awal bertemu temannyi yang terkena Covid itu. Ia baru 10 hari melewati suntikan kedua. Maka dia masih bisa tertular.

Kini Indri sudah negatif. Berarti dia sudah punya imunitas. Hanya saja dia akan bingung: munculnya imunitas itu karena vaksin atau karena terkena Covid?

Dalam kasus saya, saya tidak bingung. Saya kan juga memiliki kekebalan ganda. Anti-Covid-19 saya itu dari dua sumber sekaligus. IgG dan IgM saya reaktif semua –dengan nilai yang di atas 2.000. Itu menandakan bahwa kekebalan saya muncul dari dua sumber. Yang pertama dari transfusi plasma konvalesen. Yang kedua dari Covid yang menyerang saya.

Waktu itu dokter di RS Premier Surabaya memang bertindak cepat. Yakni setelah terkena Covid lewat satu minggu badan saya belum mengeluarkan antibody. Maka di hari ke-8 dokter memberi saya transfusi plasma konvalesen. Dua hari kemudian antibodi saya muncul. Yang dari konvalesen itu. Eh, lima hari kemudian muncul pula antibodi yang dari tubuh sendiri–akibat terserang Covid.

Semua orang harus vaksinasi. Tapi juga harus siap mental untuk tergolong yang 35 persen.

Maka mengendalikan perasaan ”Merdeka!” setelah vaksinasi begitu penting. Apalagi kalau belum hari ke-14.

Tapi dalam kasus Indri –terkena Covid di level 33– memang menarik. Apakah seandainya belum vaksinasi, level Covidnya juga sebaik itu. Maka saya jadi ingin tahu berapa level Covid yang menimpa bupati dan wakil bupati Ciamis itu. Juga yang menimpa Bupati Serang itu.

Ternyata sama dengan Indri. Bupati Serang Hj Ratu Tatu Khazanah juga tidak merasa terkena Covid. Setelah dicek ternyata level Covid-nya 35. Ketika dicek lagi sudah naik jadi 39. Jumat lalu sudah negatif.

Sedang Bupati Ciamis Dr Herdiat Sunarya sama dengan wakilnya: di level 29 –sama dengan saya dulu. Dua-duanya segera negatif. (*)

Tags: disway

Berita Terkait.

Kanan Dalam
Disway

Pengusaha Pilihan

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Weda Bay

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Bali Lombok

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Rocky Gerung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Polsek Baru

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Jumling Suyudi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:00

OLAHRAGA

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang
Olahraga

Mandalika Mendunia, Pertamina Apresiasi Kolaborasi di Balik Sukses MotoGP 2026

Editor Dilianto
Senin, 12 Oktober 2026 - 20:51

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, bukan hanya...

SelengkapnyaDetails
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30
Banjir Bandang Padang, Puan Desak Perlindungan Pengungsi hingga Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak

Andra Soni Lepas Atlet Disabilitas Banten ke Ajang Nasional: Kalian Inspirasi Kita Semua

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:55
Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    930 shares
    Share 372 Tweet 233
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Pengusaha Pilihan

    694 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Elnusa Perkuat Produksi Migas, HWU EHR#10 Dukung Pembukaan Kembali Sumur Idle

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.